Kisah Cinta Segitiga

Kisah Cinta Segitiga
Hari Ulang Tahun Perusahaan Episode 30.


__ADS_3

Tiara begitu santai di rumah menemani rayanza Erlangga sedang kan junior Erlangga sedang berada di acara ulang tahun perusahaan, bersama karyawan karyawati sedang mempersiapkan acara tersebut!.....dan mitra kerja nya di kantor, bersama Desi sebagai pendamping wanita yang ia pilih dari awal.


Rayanza Erlangga di hari libur sekolah nya ia baru menyadari bahwa Tiara tidak pergi bersama papa nya, dan ia pun menghampiri Tiara di ruang keluarga dan bertanya kepada Tiara mengenai pesta ulang tahun perusahaan.... yang di adakan pada malam ini.


" Rara, kenapa kamu tidak pergi dengan papa!..... untuk menghindari acara ulang tahun perusahaan" tanya rayanza dengan penasaran kepada Tiara sambil bermain pesawat terbang.


" Karena sudah ada yang menemani papa mu...." jawab Tiara dengan singkat sambil tersenyum kepada rayanza Erlangga.


" PAPA JAHAT, SUDAH PUNYA ISTRI MALAH MENGAJAK WANITA LAIN!..... RARA APAKAH MAU PERGI?...


Rayanza begitu marah kepada junior Erlangga karena tidak mengajak Tiara, ke pesta ulang tahun perusahaan membuat Tiara begitu tidak bahagia.


" Tidak, tetapi..... papa mu tidak mengijinkan kita pergi.


Tiara begitu kecewa, kepada junior Erlangga yang tidak mengajak nya ke pesta ulang tahun perusahaan! karena ada rayanza Erlangga suasana hati Tiara jauh lebih baik dari apa yang ia rasakan saat ini....


Tiara berbicara rayanza Erlangga sambil tersenyum dan mengelus kepala rayanza Erlangga.


" TETAPI AKU MAU PERGI?.... tidak jadi masalah, kita bisa pikirkan cara untuk pergi?!...." ujar rayanza Erlangga yang tadinya emosi ia memiliki ide untuk pergi ke pesta ulang tahun perusahaan tersebut.


Rayanza Erlangga dengan mengangkat jari telunjuk nya ia mendapat kan ide cemerlang,.....


Ia menelpon adik papa nya, yang jarang sekali pulang dan selalu berada di luar negeri, yang bekerja sebagai desainer khusus untuk keluarga yang selalu membuat kan berbagai macam jenis fashion produk di dalam maupun luar negeri.....


" Halo paman aku mau ikut ke acara ulang tahun perusahaan papa malam ini, kamu bawa kami pergi ke sana ya!..... kalau tidak aku akan melaporkan mu pada nenek, kamu membohongi gadis cantik untuk tidur bersama mu lagi,....." ujar rayanza Erlangga mengancam nya agar ia mau membantu untuk pergi ke ulang tahun perusahaan tersebut.


" Bos kecil ampuni aku, bila terjadi sesuatu pada saat membawa mu keluar, papa mu pasti akan membunuh ku....." ujar Rijal menolak permintaan rayanza Erlangga, untuk membawa nya ke pesta ulang tahun perusahaan tersebut.


" HUH, AKU TIDAK PEDULI KALAU PAMAN TIDAK BAWA AKU PERGI AKU AKAN PERGI SENDIRI?!......


Rayanza besi keras ingin ke pesta ulang tahun perusahaan, demi Tiara ia rela melakukan apa pun itu membuat nya bahagia.


" Ok....ok....ok....! bos kecil nanti sore aku akan menjemputmu.


Rayanza sambil berbicara di telepon rumah nya itu ia mengacungkan jempol berbalik badan melihat Tiara, memberi kan isyarat bahwa ia berhasil membuat Rijal menyerah dengan perkataan nya tersebut.


Tiara hanya tersenyum melihat tingkah laku rayanza saat berbicara di telepon.


Pada sore hari nya Rijal sudah menunggu di depan rumahnya ia menggunakan setelan baju yang begitu rapi dengan bersender di mobil sport miliknya!..... berwarna putih yang begitu mewah sambil memasukkan sebelah tangan nya ke kantong.


" Rara cepat, paman sudah datang.....


Rayanza memanggil Tiara di luar rumah, dengan berteriak agar ia cepat keluar dari rumah.


" Halo aku Rijal....


" Salam kenal aku Tiara....


Mereka pun berjabat tangan memperkenalkan diri masing masing, Rijal dengan sopan kepada Tiara sambil tersenyum.


" PAMAN JANGAN MEMBUNG BUANG WAKTU LAGI, AYO KITA SEGERA PERGI?!....." ujar rayanza Erlangga berteriak kepada Rijal memotong pembicaraan mereka berdua.


Rijal melihat baju Tiara biasa biasa saja, dan tidak memakai baju untuk ke acara tersebut, dan pun pun bertanya kepada Tiara.


" Tunggu, apa kah nona Tiara mempunyai gaun untuk pergi ke pesta?...." tanya Rijal melihat baju Tiara yang masih memakai baju harian nya.


" Ti.... tidak!...


Rijal dengan indisyatif ia menelpon karyawannya untuk mempersiapkan gaun pesta untuk Tiara pakai.


Rijal berbalik badan dan bicara di telepon meninggal kan Tiara sebentar.

__ADS_1


" Tunggu sebentar, divisi pakaian segera antar kan sebuah gaun panjang berwarna merah ke sini.... ukuran nya, lingkaran dada 85, pinggang 56, Pinggul 96.


Tiara begitu kaget mendengar Rijal menyebutkan ukuran badannya, dengan tepat sesuai dengan apa yang ia pakai saat ini.


" Rara tidak usah kaget, asalkan wanita paman lihat sekilas saja ia bisa langsung tahu lingkungan badan nya...." ujar rayanza melihat ekspresi wajah Tiara yang menutupi mulutnya dengan kaget dan bicara kepada Tiara.


" Hmmm.... melihat sekilas sudah langsung tahu? dengan kata lain sudah terlalu melihat banyak wanita kan? ternyata sama seperti Marseille..... penampilan yang sopan tapi hancur semua..


Tiara mengejek Rijal dan membandingkan nya dengan Marseille ananta mantan tunangannya itu, membuat nya kesal seketika itu.


Satu jam kemudian mereka pun telah sampai ke acara ulang tahun perusahaan tersebut, membawa Tiara sebagai wanita pendamping nya!..... mereka bertiga memasuki aula pertemuan dengan langkah kaki yang anggun Tiara melihat acara ulang tahun perusahaan tersebut, begitu ramai banyak sekali orang yang bekerjasama dengan perusahaan tersebut.


Rijal melambaikan tangan nya menyapa orang orang tersebut, sedang kan rayanza Erlangga begitu senang sekali melihat acara tersebut meriah sekali dan Tiara baru pertama kali nya ia menghadiri acara ulang tahun perusahaan!.... ia begitu gugup dan canggung di lihat in banyak orang.


" Eh bukan kah itu adik dari pak junior?....


" Siapa wanita pendamping yang berdiri di sebelah nya itu, cantik sekali ya!....


Semua orang menggosipkan Tiara dan junior Erlangga pun mendengar kan pembicaraan mereka.... dan ia melihat Rijal sedang bercanda bersama orang lain sambil minum anggur merah, dan rayanza sedang makan an yang tersedia di meja tersebut, sedang kan Tiara hanya terdiam melihat mereka berdua berbicara bersama.


Junior Erlangga pun menghampiri mereka dan langsung berbicara kepada Rijal.


Junior Erlangga bicara dalam hati nya" Tidak memberikan mereka datang, tetapi tetap saja datang berani sekali?!.... datang bersama pria lain berdandan begitu cantik, wanita yang tidak penurut ini, seperti nya aku harus memberikan ia pelajaran!.....


" Apa kah kamu boleh datang ke tempat seperti ini?....


junior Erlangga dengan wajah yang kesal bicara kepada rayanza Erlangga, yang tidak menurut pada kata kata nya.


" Kak rayanza masih kecil, kamu jangan...." ujar Rijal bicara kepada junior Erlangga membela rayanza.


" Pa... papa?...." rayanza Erlangga melihat raut wajah junior Erlangga yang akan marah kepada nya.


" Cepat antar dia pulang sekarang juga....


" TIDAK, AKU TIDAK MAU PULANG!....." ujar rayanza Erlangga besi keras ingin berada di acara ulang tahun perusahaan tersebut.


Mereka semua berbisik bisik, secara terang-terangan di depan mereka dan membuat nya resah.


" Anak itu adalah penerus keluarga junior, yang tidak pernah kelihatan itu ya????


" Seharusnya ya waktu itu pak junior, pernah menikahi seseorang dan mereka memiliki seorang putra.....


" Ssssttttt, pelan kan suara mu..... kalau sampai pak junior terusik, kita pasti gawat!.


Tiara mendengar suara bisikan mereka yang sedang membicarakan tentang keluarga Erlangga, dan melihat wajah junior yang begitu dingin terdiam sejenak..... seperti lagi menahan amarahnya.


Tiara bicara dalam hati nya" Tidak heran kenapa junior, tidak membiarkan anaknya hadir dalam acara seperti ini.....


" Tadi masih baik-baik saja ada apa ini?...." tanya mama nya junior yang bernama Jihan Fahira menghampiri junior Erlangga.


" Nenek! nenek...." ujar rayanza Erlangga tiba-tiba langsung berdiri ke arah nenek nya dan memeluk nya dengan erat ia tidak ingin pergi dari acara tersebut.


" cucu ku sayang, kenapa kamu berada di sini? nenek bawa kamu pergi makan makanan enak yuk......


Jihan Fahira langsung membawa pergi rayanza dari keramaian di pesta perusahaan tersebut, ia tidak ingin membuat keributan yang membuat orang semakin tahun tentang keluarga nya.


" Kamu juga sudah harus pergi...." ujar junior Erlangga membelakangi Tiara dan bicara ketus tanpa basa-basi lagi membuat Tiara sakit hati.


" nona Tiara...." ujar Rijal Erlangga hendak menghentikan langkah kaki Tiara.


" Aku baik baik saja, kalian nikmati lah acara ini, aku akan pulang dulu....." ujar Tiara berbicara kepada Rijal Erlangga dengan menahan rasa kecewa nya itu.

__ADS_1


Di saat Tiara berjalan melewati orang orang tersebut, tak di sangka Marseille ananta pun berada di acara tersebut ia di datang dengan sengaja karena acara ulang tahun perusahaan..... bebas siapa saja yang boleh datang dan tidak melarang untuk tidak datang.


tiba-tiba di saat ia sedang mengobrol bersama rekan kerja nya!.... ia tidak sengaja melihat Tiara yang sedang berjalan menuju lift, dan ia mengikuti nya dan setelah itu ia langsung memegang tangan Tiara dan membawa nya ke tempat yang di mana tidak ada orang sama sekali....ia membekap mulut Tiara sehingga Tiara tidak bisa melakukan apapun kepada Marseille ananta.


" Tiara!....


Marseille ananta langsung mengagetkan nya sambil memegang erat tangan Tiara.


" Marseille, lepaskan tanganku! ini di acara ulang tahun perusahaan.... kalau kamu tidak ingin melepaskan nya aku akan meminta tolong?!...." jawab Tiara mengancam Marseille ananta dengan cemas ia langsung memberontak.


" Hahahaha, kalau begitu kita pergi ke tempat yang dimana tidak ada orang sama sekali...." ujar Marseille ananta tertawa licik sambil memegang tangan Tiara.


" Marseille, apa yang ingin kamu lakukan" tanya Tiara dengan emosi kepada Marseille ananta.


" Apa yang mau aku lakukan? aku selalu menyesal kenapa tidak memiliki mu dari dulu...." jawab Marseille ananta berbicara kepada Tiara sambil membekap mulutnya dan membawa nya pergi dari keramaian.


Marseille ananta membawa Tiara ke ruang an tangga darurat, yang di mana jarang sekali orang melewati tangga tersebut.


" Marseille.... aku mohon lepas kan aku...." ujar Tiara berbicara kepada Marseille ananta dengan panik.


" Heh! mana mungkin aku melepaskan mu!...." jawab Marseille ananta sambil memegang bahu Tiara.


" AH! TIDAK!....


SREETTT!.....


Marseille ananta menyobek gaun pesta Tiara, dengan tangan nya sendiri dengan kuat di bagian bawah membuat Tiara berteriak ketakutan.


" TIDAK....


Tiara berteriak saat Marseille ananta menggila meraba bagian yang telah ia sobek dengan tersenyum licik, Tiara mendorong Marseille ananta dan dengan terpaksa ia menggigit bahu nya Marseille ananta untuk melepaskan diri.


" AHHH.... KAMU! WANITA KURANG AJAR!...." ujar Marseille ananta langsung mendorong Tiara yang belum sempat ia menikmati nya karena ia merasa kesakitan di bagian bahu nya.


Tiara memakai sepatu hak tinggi, tanpa terduga Marseille ananta mendorong nya begitu kencang dan membuat kaki nya tergelincir dan jatuh ke bawah tangga membuat Marseille ananta sangat kaget dan cemas kepada Tiara....Ter geletak di bawah ia langsung turun dan memasukkan nya apa kah dia baik baik saja atau tidak.


" TIARA! mencoba untuk kabur lagi.... ini lah akibat nya kalau kamu melawan ku! sakit tidak?....


Marseille ananta berbicara kepada Tiara yang sedang pingsan ia dengan panik nya sambil memegang bahu Tiara dan mencoba untuk membangun kan nya.


" TIARA.....? TIDAK!! DASAR WANITA JAHAT MALAH MALAH MEMILIH UNTUK MATI JUGA TIDAK INGIN AKU MENYENTUH MU!....." ujar Marseille ananta berbicara dengan emosi kepada Tiara namun usahanya sia-sia Tiara tetap tidak bangun dari pingsannya.


" Sayang, malam ini kamu akan menjadi milik ku...." ujar suara dari luar pintu tangga darurat tersebut.


Tiba-tiba ada seseorang yang datang, menghampiri ruang an tersebut dan itu membuat Marseille ananta kaget dan terdiam sejenak.


Marseille ananta bicara dalam hati nya" Ada yang datang ke tempat ini?! jangan sampai ada orang yang melihat ku membunuh Tiara.....


Marseille ananta langsung meletakkan kembali tubuh Tiara di bawah tangga tersebut, dan ia pergi begitu saja turun meninggal kan tempat tersebut......


" Tuan Rijal begitu terbaru buru, apakah tidak boleh pergi ke tempat yang lebih nyaman dulu...." ujar Mia memeluk tubuh Rijal dengan indisyatif sendiri.


" Siapa suruh kamu begitu mempesona, membuat ku tidak tahan!.... jawab Rijal Erlangga bicara kepada Mia sambil menyentuh pipinya dengan tersenyum.


" Kenapa ada orang yang berbaring di sana?" ujar Mia dengan bingung melirik ke arah bawah tangga dan bertanya kepada Rijal Erlangga.


Mia pun dengan penasaran ia berjalan ke arah tangga tersebut dan ia melepaskan pelukannya itu....


" AHHH!! ADA ORANG MATI?!.....


Setelah mereka melihat Tiara tergeletak di lantai dekat tangga, Rijal Erlangga pun langsung membawa nya ke kamar yang sudah di sediakan..... dengan panik dan langsung pergi mencari dokter.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2