Kisah Cinta Segitiga

Kisah Cinta Segitiga
Apartemen junior Erlangga Episode 09.


__ADS_3

Desi mencari kesempat an untuk mendapatkan, kepercayaan junior Erlangga agar dia bisa mendapatkan perhatian khusus oleh junior Erlangga kepada nya, dengan mendekati anak nya bernama rayanza Erlangga, dan akhirnya ia bisa menjadi ibu sambung untuk anak nya rayanza namun meskipun berkali kali ia mencoba untuk mendekati dan berbuat baik kepada anak nya rayanza Erlangga tidak menyukai Desi sama sekali.


Menurut nya setiap wanita yang ingin berbuat baik, cuma di depan papa nya saja bila papa nya tidak ada di sisi nya wanita itu berubah derastis menjadi acuh tak acuh kepada nya dan selalu seperti itu dan tidak lain Desi pun begitu kepada nya, ia pikir yang selama ini selalu membuat nya bahagia bersama nya tapi ia sama saja seperti perempuan perempuan yang lain nya cuma hanya ingin bersama papa nya dan tidak peduli dan sayang kepada nya karena itu ia berbuat kenakalan kepada mereka yang berusaha, mendekati dan mencari perhatian papa nya ia selalu mengganggu orang tersebut.


Tok......


Tok......


Tokk......


ceklek


suara pintu pun di buka oleh pelayan rumah tersebut, dan menyapa nya dengan ramah.


" Eh nona Desi?????? Ada apa gerangan datang ke sini nona desi" ujar Hasna menyapa dan bertanya kepada Desi seperti biasa.


" Ada junior nya bi Hasna, aku kesini mencari nya tadi aku datang ke kantor katanya ia sudah pulang" ujar Desi menjawab pertanyaan Hasna sambil berjalan-jalan masuk ke dalam rumah junior tanpa permisi seperti biasa.


" Oh tuhan ia !!!!! sedang berada di kamar nya, tuan muda rayanza nona desi" ujar Hasna memberi tau kan kepada Desi.


" Mmmm begitu ya, kalo begitu aku akan langsung menemui nya di sana???? huuh anak itu membuat ku kesal saja seperti ibu nya, yang tidak memberi kan aku kesempatan untuk berdua an bersama junior, dulu ibu nya yang selalu menghalangi ku mendapatkan kepercayaan dan ingin memiliki junior!!!!! sekarang setelah ia pergi mengejar mimpi nya menjadi model, anak nya yang bikin aku kesal dan jengkel karena anak itu semakin tidak bisa ku kendalikan lagi" ujar Desi berbicara sendiri sambil berjalan ke atas kamar rayanza Erlangga.


Desi mengingat kan kembali pada waktu 5 tahun lalu, saat Yasmine baru menikah dengan junior Erlangga!!!!! saat itu ia sedang hamil besar, Desi berbicara dengan Yasmine tentang cita-cita nya yang selalu ingin tampil cantik dan anggun didepan semua orang, dan termasuk kepada junior Erlangga dan selain itu ia ingin


Menjadi model majalah popular dan mendapatkan kepercayaan dari semua orang, sehingga ia terkenal dan itu sulit untuk di raih butuh waktu lama dan harus mengorbankan, kebahagiaan nya yang telah ia dapat kan bersama junior Erlangga dengan pernikahan mereka akhirnya di karuniai seorang anak, namun nyatanya ia malah memilih untuk menjadi model setelah ia melahirkan anak pertama nya????? dan itu membuat mereka kecewa dengan keputusan sepihak yang di setujui oleh nya sendiri, tanpa seorang pun yang tahu ntah ia pergi ke mana ia hanya meninggalkan sebuah surat yang ia letakkan di dekat bayi nya sendiri yang tidak lain rayanza Erlangga.

__ADS_1


Pada waktu itu masih berusia 3 bulan, dan Desi berkesempatan untuk mendekati junior Erlangga dan niat nya ingin mengganti posisi seorang istri, dan setiap hari ia selalu memberikan waktu kepada junior dan anak nya itu dan mereka meskipun sudah terbiasa, sampai sekarang dengan adanya Desi namun pendirian junior tetap lah sama pada waktu itu, ia belum bisa mencari ibu sambung buat rayanza Erlangga anak kesayangan nya itu, ia masih sangat mencintai Yasmine meski pun ia merasa kecewa dengan keputusan sepihak nya itu, dan lagi pula rayanza tidak menyukai Desi sama sekali, menurut nya Desi itu hanya berpura pura baik dan tidak menyukai anak-anak, maka dari itu ia selalu tidak menurut apa yang di katakan papa nya.


" Hay kalian sedang apa pada sore hari, di kamar dan tidak kemana mana" ujar Desi menghampiri mereka yang sedang bermain perang-perangan di kamar.


" Ah rupanya kau Desi, kapan kau kesini" jawab junior Erlangga menghentikan bermainan bersama rayanza.


" Huuh dia lagi????? yang menggangu " ujar rayanza Erlangga dengan kesal nya ia duduk di kasur.


" Hay rayanza, nih liat apa yang Tante Desi bawah kan untuk mu??????? eskrim kesukaan mu rasa vanilla dan coklat kau suka dengan" ujar Desi mendekati rayanza, dan memberikan eskrim kepada rayanza.


" Tuh Tante Desi sudah membeli kan eskrim untuk mu, bilang apa sama Tante Desi" ujar junior Erlangga mengelus kepala rayanza Erlangga.


" Iya terima kasih Tante Desi???? aku mau ke bawah dulu mau makan bersama bi Hasna" ujar rayanza Erlangga meletakkan eskrim nya di meja tidak ia bawa ke bawah.


" Tidak akan mencair papa???? karena aku begitu lapar papa temani saja Tante Desi" ujar rayanza Erlangga sambil berjalan ke luar kamar.


" Tidak apa-apa jangan marah junior, dia masih anak-anak' ber sikap seperti itu hal yang wajar" ujar Desi sambil tersenyum kepada junior Erlangga.


Pada hal di dalam hati nya ia berbicara!!!!, tuh kan belum apa apa saja anak itu sudah membuat ku kenal saja ingin sekali aku pukul dia, tapi ini belum saatnya nya nanti bila aku sudah menjadi ibu sambung nya habis kau rayanza Erlangga huuh.


" Eskrim ini mengingatkan ku kepada Yasmine, dulu sewaktu kita masih sekolah SMA ia selalu membeli eskrim, yang rasa yang sama seperti ini" ujar junior Erlangga memegang eskrim yang di berikan Desi untuk rayanza Erlangga.


Iya mengingat kan kembali kenangan kenangan, nya bersama Yasmine ketika sekolah SMA dulu!!!! saat istirahat di taman belakang sekolah nya waktu itu ada pedagang eskrim di taman tersebut.


" Hey coba kau lihat junior, di sana ada pedagang eskrim ayo kita beli eskrim dulu" ujar Yasmine menunjuk ke arah ujung jalan taman tersebut.

__ADS_1


" Ah ayo kita ke sana????? kau suka banget eskrim ia Yasmine" tanya junior Erlangga sambil berjalan bersama menuju tukang es krim.


" Aku suka banget sama eskrim junior" ujar Yasmine dengan memegang tangan junior Erlangga.


" kau suka eskrim rasa apa Yasmine, mmmm rasa vanilla dan coklat itu paling enak" jawab Yasmine sambil tersenyum kepada junior Erlangga.


" Oh kalo begitu nanti aku akan, membeli kan eskrim untuk mu yang banyak biar kau bisa memakannya setiap saat" ujar junior Erlangga mempercandai Yasmine sambil memakan eskrim bersama.


" Eh nggak ah????? nggak mau" ujar Yasmine berhenti memainkan eskrim nya di depan junior Erlangga.


" Kenapa nggak mau memakan eskrim lagi????? bukan kah kau suka banget sama eskrim nya" tanya junior Erlangga kepada Yasmine.


" Kamu mau membuat ku gendut ia, membeli kan eskrim begitu banyak kepada ku" Jawab Yasmine dengan kesal kepada junior Erlangga.


Mereka pun tertawa bahagia bersama, pada masa yang bahagia seperti waktu itu tanpa ia sadari ia tertawa kecil saat mengingat waktu itu di depan Desi.


" Oh benar kah kenapa????? aku tidak ingat bahwa Yasmine juga menyukai eskrim yang sama persis dengan kesukaan eskrim rayanza ya" ujar Desi menghampiri junior Erlangga dengan menepuk pundak nya saat ia terdiam sejenak.


" Ah sudah lupa kan saja, soal itu mari kita kebawah makan bersama kebetulan aku lapar juga" ujar junior Erlangga mengajak nya untuk makan bersama.


" Iya ayo kita kebawah" ujar Desi mengikuti dari belakang,.


Dengan hati kesal nya Desi langsung berinisiatif untuk bertahan saat junior menceritakan tentang Yasmine di depan nya, membuat nya merasa tidak nyaman dan ingin rasanya ia menghentikan pembicaraan nya tersebut.


Bersambung.........

__ADS_1


__ADS_2