
Disebuah gudang kosong, seorang wanita cantik dan kaya raya. Sedang meminta bantuan, pada pembunuh bayaran kelas atas.
" Saya akan bayar kamu dengan jumlah uang yang banyak. Kamu ikuti saja petunjuk dari saya, jangan sampai kamu mengecewakan saya ! "
" Baik Nona ! "
" Oke, terimakasih! "
" Sama-sama, baiklah saya pergi dulu !"
" Baik Nona ! "
Wanita cantik itu, berjalan meninggalkan tempat tersebut. Dia, mengeluarkan senyum miringnya . Merasa bangga akan tindakannya barusan, karena saingannya akan mati terbunuh oleh orang suruhannya.
" Jika aku tidak bisa memiliki dia, maka kamupun tak akan bisa. Jangan pernah bermain-main denganku, putri manja ! " batinnya.
Rahman, dan juga Zaskia kini sampai di rumah kontrakan sederhana yang baru beberapa bulan yang lalu disewanya. Rencananya, dia akan mengumpulkan uang untuk membeli rumah. Sebab, dia ingin Istrinya nyaman tinggal bersamanya.
" Rahman, rumahnya kok kecil banget sih. Nanti aku tidur dimana, kalau tahu begini uang mahar kamu tidak usah banyak-banyak!"
" Maaf Nona, insyaallah kalau uangnya sudah terkumpul. Saya, akan membeli rumah yang lebih besar dari ini ! "
" Tidak perlu besar-besar hanya untuk kita berdua ini ! "
" Baiklah, Nona kamu tidur di kasur. Saya, akan tidur di sofa ruang tamu saja. Kalau begitu, saya permisi ! "
Di rumah ini, hanya ada satu kamar tidur dan ranjang yang kecil. Karena, rencana awalnya memang Rahman begitu sudah menikah, dia akan tidur di sofa panjang ruang tamu. Karena, sudah menunjukkan kamar untuk sang istri. Akhirnya, Rahman segera pergi meninggalkan Zaskia seorang diri. Rahman, pergi mandi di kamar mandi untuk tamu. Sedangkan, Zaskia mandi di kamar mereka. Setelah selesai, Zaskia memakai pakaian tidurnya yang seksi. Karena, memang sudah jadi kebiasaan jika akan tidur dia selalu, memakai pakaian yang seksi.
Tidak hanya itu, ketika keluar dari rumah pun dia akan memakai pakaian yang seksi. Itulah, alasan kedua orang tuanya menikahkannya dengan Rahman. Mereka sebenarnya tahu, jika Zaskia tidak melakukan hubungan intim bersama Rahman. Akan tetapi, mereka yang khawatir dengan putri mereka yang tidak ingin menikah itu, pada akhirnya meminta Rahman untuk bertanggung jawab terhadap putri bungsu mereka.
__ADS_1
Saat ini, Zaskia sedang browsing di internet. Bagaimana jika seseorang sudah menikah. Tugas seorang istri itu, apa saja. Ternyata disana menyebutkan, harus melayani dan berbakti kepada suami maka akan dapat balasan pahala dari Allah Ta'ala. Zaskia semakin penasaran, sampai pada akhirnya dia menemukan artikel tentang bercinta. Dimana, jika seorang istri meminta jima' duluan sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Uqudullijain karya Syekh Nawawi Bin Umar Al- Bantani .
Siapa saja seorang istri yang menawarkan diri untuk suaminya dengan suka-rela, maka: 1. Allah akan mengharamkan dirinya dari api neraka. 2. Memberinya pahala dua ratus ibadah Haji dan Umroh. 3. Dicatatkan untuknya dua ratus ribu kebaikan. 4. Diangkat untuknya dua ratus ribu derajat di surga. ( Source: Sindonews.com )
" Berarti, kalau aku tidak melayani Rahman. Aku berdosa karenanya, aduh daripada berdosa sebaiknya aku meminta duluan saja. Supaya, aku bisa mendapatkan pahala. Baiklah, sekarang aku akan berwudhu terlebih dahulu. Lalu memakai parfum, dandan yang cantik dan seksi. Setelah itu, aku akan merangsang Rahman, supaya mau bercinta denganku! " batin Zaskia.
Setelah bersiap, dia mencari suaminya. Rahman sedang, duduk sembari memijat kepalanya. Zaskia segera berjalan, menuju pintu masuk, dan menguncinya, dia juga menutup gorden jendelanya. Rahman, hanya terdiam, melihat penampilan sang istri. Dia, meneguk salivanya.
" Astaghfirullah'aladzim, tahan Rahman. Dia, memang istrimu, tapi dia adik kandung Bosmu ! " batin Rahman.
Zaskia, tersenyum manis melihat wajah sang suami.
" Panggil dia dengan sebutan yang mesra. Apa ya kira-kira? Ah iya, Mas aja deh ! " batinnya.
" Ada apa dengan Nona Zaskia? Mengapa dia tersenyum padaku ? Aku, jadi tergoda kan melihat penampilannya! " batin Rahman.
Zaskia, mendekati Rahman, dia hendak memijat kepala sang suami. Rahman, dibuatnya terkejut, dia refleks menghindari sentuhan sang istri.
" Apa yang akan Nona lakukan? "
Karena kesal, Zaskia akhirnya melompati kepala Rahman, dan duduk di pangkuannya.
" Nona, apa ini ? "
Zaskia, tersenyum menggoda menanggapi pertanyaan suaminya tersebut. Dia, mengalungkan lengannya pada leher sang suami. Memberikan sentuhan-sentuhan ringan pada wajah suaminya tersebut. Sampai pada akhirnya dia mengucapkan kata-kata yang tidak terduga pada telinga Rahman. Membuat, pria itu terangsang dan ingin menyentuhnya. Karena, suaminya masih terdiam dan tidak merespon. Akhirnya, Zaskia melepaskan lingerie seksi miliknya. Tapi, Rahman mencegahnya.
" Ada apa ini Nona, kita bicarakan dulu . Mari kita ke kamar! "
Rahman, menggendong tubuh sang istri ala koala dimana kaki jenjang Zaskia melingkari pinggangnya karena takut terjatuh. Setelah itu, dia duduk di samping ranjang, dan menunggu istrinya menjelaskan semuanya padanya. Zaskia, menjelaskan semuanya pada Suaminya. Sementara itu, Rahman menghela napasnya.
__ADS_1
" Kalau nona mau, mari kita lakukan. Tapi, saya ingin anda menyerahkan seluruh tubuh anda hanya untuk saya. Dan, yang saya inginkan kita bisa mencapai puncak kenikmatan ragawi bersama, tidak boleh egois ! "
" Aku mengerti, karena aku ingin mendapatkan pahala! "
Rahman, yang memang sudah berwudhu, dia memberikan air putih pada sang istri. Setelah itu, dia memijat punggung istrinya supaya relax. Kemudian, dia berdoa dan mengajari istrinya untuk berdoa. Lalu, mulai memberikan sentuhan-sentuhan pembuka untuk istrinya. Zaskia, yang memang pertama kalinya melakukan skin ship dia masih belum bisa menyeimbangkan dengan Rahman . Tapi, pria itu dengan sabar menuntunnya, hingga pada akhirnya mereka melakukan hubungan suami-istri pada umumnya.
Beberapa saat kemudian...
Zaskia, memeluk tubuh suaminya, yang tidak memakai sehelai benangpun. Dia, yang masih kesakitan akhirnya hanya bisa diam menunggu sang suami untuk membantunya mandi.
" Rahman, bantu aku mandi ! " ujarnya lirih.
" Iya, nanti saya bantu anda. Dan, terimakasih sudah menjaganya hanya untuk saya. Maaf sekali, saya sudah tidak bujang lagi . Walaupun begitu, saya belum memiliki anak. Jadi, ketika saya melakukannya dengan anda. Saya, berharap kita segera memiliki momongan! "
Zaskia tersenyum menggoda, dia meminta Rahman untuk memberinya sebuah kecupan.
" Sudah ya, mari kita mandi ! "
" Rahman, kita lakukan lagi bagaimana. Supaya pahalanya berlipat ganda! "
" Kita lakukan di kamar mandi ya, takutnya tetangga kita mendengar jeritan anda Nona ! "
" Mas Rahman, aku akan memanggil kamu seperti itu. Dan, kamu harus memanggil aku sayang oke ! "
Rahman, tersenyum manis dia mengecup bibir sang istri, sayangnya istrinya yang ingin mendapatkan pahala itu melanjutkan kegiatannya hingga dia menjadi terangsang kembali.
" Sayang, tunggu sebentar. Kita berdua belum wudhu lagi, tidak boleh seperti itu. Bercinta juga ada aturannya dalam agama kita !"
Zaskia yang malu, akhirnya memeluk tubuh sang suami. Setelah itu, Rahman menggendong tubuh sang istri, dan segera pergi ke kamar mandi untuk melanjutkan kegiatannya bersama sang istri.
__ADS_1
Bersambung...