
Setelah semua peserta sudah melakukan tes pertama, panitia sudah mempersiap kan tempat untuk tes kedua yaitu tes bakat.
Yang berhasil lulus pada tes pertama hanya berkisar 450 peserta, karna sekte pedang cahaya hanya mengambil pejuang berbakat saja.
Untuk tes kedua akan dilaksanakan besok pagi, karna hari ini sudah tidak terkejar melanjutkan tes kedua.
Karna tes akan dilaksanakan besok, Fadil mulai melangkah keluar arena dan pergi jalan-jalan keliling Kota Baja.
Fadil melihat cabang rumah lelang yang dia singgahi dulu, tanpa menunggu lama fadil bergegas kesana.
Sampai disana, Fadil disuruh menunjukan identitas untuk syarat masuk kedalam, dia mengeluarkan kartu diamond yang diberikan oleh pak josep dulu.
''Apakah ini bisa membatu..'' ucap Fadil dengan alis terangkat sambil memperlihatkan kartu diamond nya.
''Si-silahkan masuk tuan, maaf kan saya yang tidak mengenal tuan..'' balas pelayan sambil tergagap.
''Tidak masalah senior..'' ucap Fadil ramah.
Fadil diantar lansung keruangan vip dirumah lelang.
''Ini ruangan nya tuan..'' ucap pelayan itu mempersilahkan Fadil untuk memasuki ruangan.
''Terimakasih senior..'' balas Fadil lalu masuk kedalam ruangan.
Selang beberapa saat, terlihat seorang wanita berjalan keatas panggung dengan pakaian cukup terbuka.
''Selamat sore semua nya, perkenalkan nama saya yola, hari ini kami cuma melelang 5 item saja, lansung saja kita mulai acaranya..'' teriak Yola itu sambil bertepuk tangan tiga kali.
Terlihat seorang pria membawa kotak kaca yang tidak terlalu besar, wanita itu membuka kotak kaca dan mengambil benda yang terlihat seperti batu yang bewarna ungu.
''Ini adalah batu roh, sangat bagus untuk meningkatkan kekuatan, untuk harga awal batu ini adalah 5 juta rupiah dan untuk kenaikan tidak boleh kurang dari 200 ribu rupiah, lelang dimulai..'' teriak Yola menjelaskan.
Peserta rumah lelang mulai menawarkan harga.
''5 juta 500 ribu rupiah..'' ucap seseorang diruangan biasa.
''6 juta rupiah..'' sahut seseorang diruangan vip nomor 2.
''8 juta rupiah, berikan saja padaku..'' teriak seseorang diruangan vip nomor 3.
''10 juta rupiah..'' balas Fadil santai.
Pemuda di ruangan nomor 3 hanya mengertakan gigi geram.
''Apakah tidak ada lagi yang mau menawar..'' ucap Yola berharap ada yang menawar lagi.
Semua nya hening.
''Baiklah, kalau sudah tudak ada yang menawar makan item pertama dimenangkan oleh tuan diruangan vip nomor 1..'' teriak Yola.
Terlihat seorang wanita mengantarkan batu yang Fadil menangkan tadi dan lansung membayar tagihannya.
__ADS_1
''Kita lanjut ke item kedua..'' ucap Yola sambil bertepuk tangan tiga kali.
Seorang wanita membawa kotak yang cukup panjang.
Yola membuka kotak itu, terlihat sebilah pedang yang mirip katana disana.
''Ini adalah katana yang kami temukan direruntuhan kuno, untuk harga awalnya
adalah 5 juta rupiah dan kenaikannya tidak boleh kurang dari 200 ribu rupiah..'' teriak Yola menjelaskan.
''6 juta rupiah..'' ucap seseorang diruangan vip nomor 5.
''7 juta rupiah..'' balas seseorang diruangan vip nomor 4.
Perang harga masih berlanjut hingga angka 10 juta dan dimenangkan vip nomor 2.
''Selamat untuk tuan diruangan vip nomor 2 karna sudah memenangkan item kita yang kedua..'' teriak Yola dengan tersenyum.
Pelelangan masih berlanjut sampai item keempat.
''Baiklah, sekarang kita masuk kepuncak acara kita..'' ucap Yola sambil bertepuk tangan.
Terlihat seorang wanita membawa botol giok berwarna putih.
''Didalam botol ini ada satu pil tingkat tinggi yang akan kami lelang, pil ini kami dapatkan direruntuhan kuno saat tim kami pergi kesana..'' ucap Yola menjelaskan.
''Untuk harga awalnya adalah 20 juta rupiah dan untuk kenaikan tidak boleh kurang dari 1 juta rupiah..'' ucap Yola.
''25 juta rupiah..'' ruang vip nomor 2 menawar.
''30 juta rupiah..'' ruang vip nomor 5 menawar.
''40 juta rupiah, mengalah lah biar akun yang membelinya..'' teriak seseorang diruangan vip nomor 3 dengan arogan.
''50 juta rupiah, maaf, saya juga membutuhkan pil itu..'' jawab Fadil acuh tak acuh.
Fadil yakin dengan pil ini kekuatan nya akan meningkat drastis.
Peserta yang lain mulai terdiam, karna sudah melebihi anggaran yang mereka bawa, Yola yang melihat semua peserta tidak menawar lagi dia pun angkat bicara.
''Apakah suda tidak ada lagi yang menawar..'' ucap Yolah sambil tersenyum.
Semua peserta hanya dia dan geleng-geleng kepala.
''Baiklah, item terakhir yang kita lelang dimenangkan oleh tuan diruangan vip nomor 1, selamat..'' teriak Yolah dengan semangat.
Para peserta mulai keluar rumah lelang satu persatu.
Setelah transaksi, Fadil kembali ketempat dia menginap, sesampainya dikamar yang dia pesan, Fadil mengeluarkan pil yang dimenagkan tadi, terlihat pil berwarna emas cerah dengan aroma yang sangat harum.
Fadil duduk bersila dan menelan pil tadi, dia merasakan tubuhnya terbakar oleh api yang sangat panas, terlihat keringat mulai membasahi tubuhnya.
__ADS_1
Selang beberapa waktu, dantian Fadil bergejolak karna karna energi yang sangat deras mengalir disetiap pembuluh darah nya.
Boom.
Boom.
Boom.
Terdengar tiga kali ledakan teredam dari dalam tubuh Fadil, menandakan dia naik tiga tingkat sekaligus.
Saat ini Fadil berada diranah Inti berlian tahap awal, tapi belum ada tanda-tanda akan berhenti karna khasiat pil nya masih ada.
Fadil merasa tubuh nya sudah diperkuat oleh pil yang dia serap tadi, dia merasakan kekuatan yang sangat kuat mengalir disetiap meridian nya.
Selang beberapa waktu, dantian Fadil kembali bergejolak.
Boom.
Fadil kembali menerobos, dan lansung memperkuat fondasi nya.
Saat ini Fadil berada diranah Inti Berlian tahap menengah.
Selesai memperkuat fondasi nya, Fadil mengeluarkan dua kitab berbeda dari cincin ruangnya yaitu kitab pisau cahaya dan kitab pedang bayangan, fadil terlebih dahulu mepelajari jurus ke empat pisau cahaya.
Setelah memahami cara membagi qi pada keempat pisau, Fadil mulai mengendalikan keempat pisau itu, pertama memang susah mengendalikan banyak pisau sekaligus, karna kita harus membagi qi pada pisau dengan sama rata.
Tidak butuh waktu lama untuk Fadil mengontrol keempat pisau dengan leluasa, karna merasa suda menguasai jurus ke empat pisau cahaya, Fadil mengambil kitab pedang bayangan dan mulai mempelajari teknik-teknik sebelum mempraktekannya.
Tidak butuh waktu lama untuk Fadil mempelajari dan memahami tekni-teknik jurus ketiga pedang bayangan, namun berbeda kalau memprakyekan nya, Fadil harus mencari tempat cukup luas dan jauh dari keramain penduduk kota.
Karna efek jurus ini sangat besar mengigat kultivasi Fadil sudah meningkat pesat, karna tidak mau menunda, Fadil keluar dari Hotel dan pergi kedalam hutan untuk mempraktekan jurus yang dia pelajari.
Kesampainya dihutan, Fadil mengeluarkan pedang nya dari cincin ruang dan lansung mencoba jurus ketiga pedang bayangan.
''Pedang jiwa naga..'' batin Fadil sambil mengayunkan pedang nya kearah batu besar.
Terlihat seekor naga melesat kearah batu besar yang Fadil targetkan tadi.
Duuuaaarrr..
Ledakan yang sangat keras terjadi saat serangan Fadil mengenai batu itu, tampak batu itu lansung hancur berkeping-keping dan debu bertebaran disekitar sana.
Ledakan tadi terdengar sampai kekota, para pejuang yang berada dikota bergegas menuju tempat ledakan tadi.
Fadil yang tau kalau perbuatan nya sudah membuat gaduh seisi kota, tampa menunggu lama Fadil kembali ke kamar hotel.
Sampai dikamar, Fadil lansung berbaring dan tertidur dengan lelap.
*
*
__ADS_1
**Yuk koment biar author semangat upload**