
Setelah merasa cukup untuk meditasi hari ini, Fadil menunggu sentia sebentar, karna sebelumnya sentia sudah menerobos sebanyak 2 kali sepeninggalannya dan kembali menerobos saat Fadil juga ikut meditasi, saat ini sentia sedang memperbaiki fondasinya sehabia menerobos, Fadil duduk dengan santai sambil melihat-lihat cincin ruangnya.
Didalam cincin ruang cukup banyak uang tunai yang tersusun rapi dan setumpuk emas setinggi dirinya yang belom sempat diuangkan Fadil, ada banyak tanaman herbal yang Fadil kumpulkan selama perjalanannya.
Dan ada lumayan banyak batu roh yang dia dapat dari goa yang dia temukan dulu selama perjalanan, itu semua berkat mata cahayanya yang bisa melihat jauh bahkan kedalam tanah sekalipun.
Setelah cukup lama menunggu, tampak mata sentia mulai terbuka perlahan, sentia terlihat sangat senang karna sudah menerobos keranah selanjutnya.
''Selamat sen'er sudah menerobos keranah Inti perak tahap awal..'' ucap Fadil sambil tersenyum pada sentia.
Sentia berdiri dan duduk dipangkuan Fadil dengan tangannya yang melingkar dileher Fadil.
''Ini semua berkat gege, sen'er tidak tau harus membalas dengan apa, kalaupun gege menginginkan tubuh sen'er, dengan senang hati sen'er berikan untuk gege..'' balas sentia dan mencium bibir Fadil dengan bergairah.
Fadil pun membalas ciuman kekasihnya itu sambil melingkarkan tangan kepingang sentia.
Mereka berciuman cukup lama dengan sesekali mengambil nafas lalu melanjutkannya kembali, sentia kadang juga mengoyangkan pinggulnya untuk menggoda tongkat Fadil yang sudah berdiri dari tadi, karna tongkat Fadil menusuk lembah surganya yang terhalang oleh pakaian.
''Apakah gege menginginkan lebih dari ini..'' tanyak sentia sambil menggoyangkan pinggulnya dengan lembut.
''Masih terlalu cepat untuk melakukannya sen'er, kita akan melakukannya secara bertahap..'' balas Fadil sambil meremas pantat berisi sentia.
''Baiklah, tapi apakah kita melanjutkannya sekarang..'' tanya sentia kembali sambil menyeringai.
''Kapan-kapan saja kita lanjutkan, oke..'' balas Fadil sambil mencubit pipi sentia dan diangguki oleh sentia.
Mereka pun menyudahi aktivitas panas mereka dan turun kelantai satu.
Sesampai dilantai satu, para pengawal sudah datang, beni pun angkat bicara.
''Tuan Fadil, kenalan yang kami ceritakan tadi mau bekerja disini, besok pagi mereka akan datang kesini untuk mulai bekerja, totalnya ada lima orang saja..'' ucap beni menjelaskan kenalannya yang akan bekerja disini besok pagi.
''Baiklah, terimaksih kak beni sudah membantu mencarikan karyawan untuku..'' balas Fadil berterimakasih dengan tulus.
''Tidak masalah tuan Fadil..'' ucap beni meyakinkan dia melakukannya dengan tulus.
''Oh iya kak beni, nanti malam saya dan sentia akan jalan-jalan melihat kota ini, apakah kak beni keberatan tinggal ditoko, karna banyak barang-barang berharga didalam toko saat ini,, soal keamanan sentia, kak beni percayakan saja padaku..'' ucap Fadil menjelaskan tujuannya.
__ADS_1
''Baiklah tuan Fadil, kami akan menjaga toko ini selama tuan Fadil fan tuan putri keluar..'' balas beni meyakinkan.
''Terimakasih sekali lagi kak beni..'' ucap Fadil dengan tulus dan diangguki oleh beni.
Karna semuanya sudah beres, Fadil dan sentia naik kelantai dua untuk istirahat sejenak, karna nanti malam akan berkeliling kota untuk melihat-lihat..
Sesampainya didalam kamar, Fadil lansung merebahkan tubuhnya dengan sentia yang selalu menempel pada Fadil untuk tidur didadanya.
Sentia sangat merasa nyaman saat tidur sambil memeluk Fadil, sedangkan Fadil pun juga tidak menolaknya..
Mereka sama-sama tertidur dengan lelap.
**
Jauh dari kota pusat, diberbagai tempat dibenua pusat, beberapa kelompok masih mencari keberadaan sentia.
Sudah beberapa hari mereka mencari keberadaanya, namun masih menemukan kebuntuan.
''Bagaimana pemimpin, apakah kita akan melapor pada atasan terlebih dahulu, atau kita lanjutkan pencarian..'' tanya anggota geng mafia itu kepada pemimpinnya.
''Aku akan melaporkan ke atasan dahulu, kalian coba hubungi kelompok lain, siapa tau mereka menemukan jejaknya..'' balas pemimpin kelompok itu pada anggotanya.
**
Joker atau ketua geng mafia naga hitam saat ini sedang berkumpul kembali untuk membahas rencana mereka untuk menyerang kerajaan pusat.
''Ketua, apakah sudah ditentukan hari penyerangan itu, saya juga sudah menyiapkan semua senjata yang diperlukan..'' tanya sam kepada joker.
Joker saat ini sdang banyak pertimbangan untuk menyerang kerajaan pusat.
''Untuk saat ini, informan kita sedang mengumpulkan informasi yang diperlukan, dan juga saat ini putri Raja Senlong masih belum kita tangkap..'' ucap joker menjelaskan situasi saat ini.
''Apakah bawahan kalian sudah menemukan keberadaan putri raja senlong itu..'' tanya joker kembali sambil mengangkat satu alisnya.
''Sampai saat ini, bawahanku belum menemukan keberadaan putri raja senlong itu, menurut ketua, apakah kita mengerahkan lebih banyak anggota kita untuk mencarinya..'' ucap Rido memberikan usulannya.
''Jangan dulu, itu hanya akan membuat pihak lain menjadi curiga saat melihat banyak anggota kita yang berkeliaran..'' balas joker tidak setuju rencana rido.
__ADS_1
Mereka semua hening, tampak mereka saling bergelut fengan fikiran mereka sendiri.
''Rencana penyerangan ini akan kita laksanakan dua bulan lagi, cari kekuatan tambahan untuk mendukung penyerangan ini..'' ucap joker memberikan keputusannya.
''Baik ketua, kami akan mencari tambahan kekuatan, kalau perlu kita rekrut saja preman-preman jalanan untuk kita jadikan tumbal, bagaimana menurut ketua..'' ucap sam memberikan usulnya.
''Cukup bagus, mereka bisa kita jadikan tameng untuk kita nanti..'' balaa joker sambil menyeringai.
Mereka semua nampak tersenyum dengan usulan yang diberikan sam tadi, memang benar, dengan adanya preman-preman jalanan, makan kerugian pada anggota mereka akan berkurang, mereka tidak terlalu peduli dengan nasip preman itu.
Setelah pembicaraan itu menemukan titik terangnya, mereka membubarkan diri, dan kembali ke tempat mereka masing-masing.
Joker kembali kedalam ruangannya, didalam ada tiga wanita cantik yang sangat sexy hanya memakai pakaian tipis menunggunya.
Mereka berdiri dan berjalan kearah joker sambil tersenyum genit, joker lansung menyeringai, para wanita itu memulai aktivitas mereka, ada yang berciuman dengan joker ada juga yang melepas bajunya dan membuka celananya.
Tangan joker pun tidak tinggal diam, dia meremas gunung lembut itu dengan salah satu tangannya, sedangkan tangan yang lain sudah memasuki ************ wanita itu dan membelai lembah surganya yang sudah mulai basah.
Setelah panasan, joker mulai memasukan tongkatnya dengan keras.
''Aahhh,, lebih cepat..'' ucap wanita itu sambil menikmati permainan kasar joker.
Erangan serta teriakan terdengar saat joker menghajar lembah surga mereka dengan brutal.
Suara tamparan daging terdengar keras diiringi suara erangan dan teriakan.
Joker terus melakukannya dengan keras sampai lembah surga mereka menyeprotkan cairan karna permainan joker yang brutal.
Dia selalu berganti wanita kalau sudah bosan karna terus memakainya, kadang dia akan berganti sekali dalam satu hari.
Begitulah kehidupan para mafia, mereka sangat kejam dan brutal, baik kepada musuh mereka maupun kepada wanita sekalipun.
Kadang mereka akan menculik para wanita cantik untuk dinikmati secara bergilir, setelah itu mereka akan membuangnya kalau sudah bosan.
Semoga saja nanti Fadil menumpas mereka semua..tunggu saja kelanjutannya.
*
__ADS_1
*
**Yuk koment biar author semangat upload**