
Drama *****:v #part 3
Di ruang tamu~
Ibu Vale mengajarkan semua yang harus diketahui orang bumi, termasuk cara berjalan kaki(karna Nana masih belum seimbang menggunakan sayap dan kakinya).
*Jaket Lu Han sudah di lepas, aura bersinar dari Nana masih tetap ada tetapi tidak terlalu terang.
"Nenek, siapa papaku sebenarnya?" Ucap polos Nana sembari mencoba melangkah kan kaki.
"Bukannya semua peri itu lahir dari telur berbentuk bunga aneh ya?, Lalu sebenarnya siapa orang tua mereka semua. . . Ahh, merepotkan." Gerutu ibu Vale dalam hati.
Seketika pikiran jahat ibu Vale Terlintas, terlihat dari senyum jahatnya.
"Papa yang gendong Nana tadi adalah papa asli anak dari nenek, sedangkan papa cantik itu . . . Kami para manusia memanggilnya sebagai mama, ibu dari semua anak-anak cantik seperti Nana. Apa Nana paham?" Jelas ibu Vale dengan lembut.
"Jadi, anak nenek adalah papaku dan papa cantik itu adalah mama Nana.. benar begitu nenek?"
"Iya, Mama itu serba bisa dan paling peduli jika anaknya tersakiti atau sedang ketakutan. Tapi nenek juga sangat sayang Nana..." Ujar ibu Vale yang memeluk Nana dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"Nana juga sayang nenek, hore . . . Akhirnya Nana punya Papa dan Mama." Celoteh Nana yang merasa sangat-sangat-sangat dan sangat senang(wajar, anak dunia fana:v)
Tiba-tiba...
Whuss~
2 orang tak dikenal memakai jubah hitam panjang berjarak 5meter terlihat di belakang Nana.
Dengan cepat ibu Vale menggendong Nana dan menajamkan tatapannya kepada dua orang itu.
"Siapa kalian?!!" Tanya ibu Vale.
"Tidak perlu tahu siapa kami, serahkan Putri Nana Ferreira sekarang!"
"Enak saja, setelah semua wawasan ku berikan pada tuan putri peri kalian... Kalian juga harus berusaha.." ucap ibu Vale yang memakaikan jaket Lu Han kepada Nana.
"Berusaha apa?"
__ADS_1
"Kejar aku jika bisa!!!" Ujar ibu Vale yang mulai berlari keluar ruangan dan apartemen.
"Dengan adanya sinar matahari, mungkin mereka tidak akan mengejar kami." Lirih ibu Vale.
"Uwaaa, nenek Nana takut.." ucap Nana yang memeluk erat neneknya.
"Ssstttttt. . . Nana jangan takut, kita pergi bertemu papa dan mama yah." Ucap ibu Vale yang mencoba menenangkan Nana sembari masih berlari.
Sesampainya di rumah Lu Han.
Klack~
"Eh, Vela kamu datang. . . Siapa gadis cantik itu?" Ucap ibu Lu Han yang terduduk di sofa ruang tamu.
Dengan segera ibu Vale yang dipanggil Vela itu langsung mendekati wanita yang duduk di sofa.. yang tak lain adalah ibu Lu Han.
"Hana.. anak ini cucu kita, kamu tolong gendong dia sebentar." Ucap ibu Vale yang nafasnya terengah-engah sembari memberikan Nana.
"i,iya"
"Dimana Vale dan Han-Han berada?" Tanya ibu Vale.
Ibu Vale langsung berjalan menuju kamar Lu Han, ternyata kamar Lu Han tertutup(tidak tahu itu di kunci atau tidak) juga ada suara aneh dari dalam sana.
"Ahhhh . . . Darling. . Hentikan. . . Ahhhh. ." Renyah Lu Han yang terdengar Sampai di balik pintu.
Anak ini!, Siang bolong pancing emosi saja yah.
Braakkk~
Ibu Vale menendang pintu kamar Lu Han meski aslinya tidak terkunci.
Shrakk~
Vale langsung menyibak selimut yang ada di sebelah kekasihnya,
Untuk menutupi tubuh Lu Han.
__ADS_1
"Ibu!, Apa ibu tidak bisa melihat kalau aku sedang nge-
"Ngew* Mulu kerjaannya!!, Anak lu takut tuh gegara mau di bawa kembali ke dunia fana!." Tukas ibu Vale yang sangat marah membara.
Sontak Vale dan Lu Han membulatkan matanya.
Vale yang mengenakan kemeja polos dengan semua kancing terbuka langsung beranjak dari ranjang Lu Han, sedangkan Lu Han terduduk sembari menutupi tubuhnya.
"Sudah ku bilang dia bukan anakku Bu, dimana Nana sekarang?!" Cemas Vale yang berlalu melewati ibunya.
Vale terkejut melihat Nana berada di pelukan ibu Lu Han, Vale langsung mendekati Nana.
"Nana sayang, apa kamu baik-baik saja?" Tanya Vale yang sangat mencemaskan Nana.
"Uwaaa, aku mau mama.. papa ga sayang sama Nana.." rengek Nana yang berlari menuju kamar Lu Han.
Nana berlari langsung beranjak ke atas ranjang Lu Han, langsung memeluk Lu Han tanpa pamrih.. Lu Han sempat terperanga tak bergerak, tetapi merasakan rasa takut dan getar tubuh Nana, ia ikut memeluk Nana.
"Mama. . . Uwaaa, aku ga mau pulang. . ." Rintih Nana yang menangis di pelukan Lu Han.
"Sstttt. . . Gadis cantik tidak boleh menangis karena hal kecil, nanti cantiknya hilang lho..." Ujar Lu Han yang membelai rambut pirang bersinar Nana dengan lembut.
Nana langsung melepaskan pelukannya, langsung menyeka air matanya.
"Baik mama..." Lirih Nana yang menyeka air matanya.
Lu Han ikut menyeka air mata Nana.
Whuss~
Seorang Gadis remaja yang pendek terlihat imut/bersinar/Kawaii/bak Ratu peri muncul di hadapan Lu Han yang berjarak 7 meter dari hadapan dan ranjangnya.
Sontak Lu han Dan ibu Vale terkejut melihat kedatangan seorang gadis remaja bak ratu peri itu.
"Kak Nasha!...." Celoteh Nana yang terbang menuju pelukan gadis itu sekali mengepakkan sayapnya.
"Adik Nana..." Ucap renyah gadis itu yang memeluk kembali Nana.
__ADS_1
Hayo, siapa gadis itu?(Nasha Ferreira/kakak Nana/Ratu peri) oke kamu benar:3.