
02.43 AM.
Tok ... Tok ... Tok ...
Tok ... Tok ...
"Sebentar~" ucap Daisuke yang berjalan menuju pintu.
Tok ... Tok ... Tok ...
Cklik~
Daisuke terkejut melihat Kaoru yang bajunya terkoyak compang camping, ia melihat wajah kaoru memerah tersipu, ia mendengar deru nafas dan detak jantung Kaoru yang tak terkendali. Kaoru terlihat lemas tak berdaya... Berdiri pun terlihat sempoyongan.
Daisuke sangat mencemaskan Kaoru, dihatinya ada satu pertanyaan yang sudah lama terpendam. "Apakah dia dianiaya ayahnya lagi?!." Tapi jika dilihat secara fisik tidak ada bekas pukulan atau memar sedikitpun.
__ADS_1
"Bermalam lah dirumah ku." Ucap Daisuke yang menepuk pundak Kaoru dengan lembut.
Wajah Kaoru semakin memerah, kaoru langsung menepis tangan Daisuke dengan kasar.
"Ba..baik.." lirih Kaoru yang berjalan masuk berlalu Daisuke.
Daisuke menelan Salivanya kasar-kasar, selama ini ia tak pernah diperlakukan kasar oleh Kaoru, karena selama ini Kaoru selalu bersikap lembut dan penuh kasih sayang yang hangat, tapi .. mengingat kalau Kaoru adalah orang yang sangat sensitif jika di sentuh, Daisuke hanya bisa memaklumi tingkah laku teman dekatnya itu.
Daisuke berjalan masuk mengunci pintunya, ia berjalan menuju dapur dan berkata "aku akan mengambilkan air untukmu."
"Ba..baiklah, ma..maafkan aku atas sikapku tadi.." ucap Kaoru yang duduk meringkuk di atas sofa Daisuke.
Daisuke berjalan menuju Kaoru sembari membawa air putih yang dituangkan nya tadi.
"Ini, minumlah!" Ucap Daisuke yang menyodorkan segelas air.
__ADS_1
Kaoru menerimanya, lalu dia meminumnya.. suara detak jantungnya sudah mulai normal.
"Terimakasih, Daisuke ... Maaf soal yang tadi." Ucapnya dengan senyum masam.
"Iya, tidak apa-apa... Aku mengerti. Untuk sekarang kamu istirahat di kamarku dulu biar tenang." Ucap Daisuke.
"Lalu kamu!?" Tanya kaoru yang sangat terkejut.
"Tenang saja, aku akan tidur di sofa ini. Sudah sana tidur... Jangan lupa pakai selimut!" Ucap Daisuke yang memperingatkan.
Kaoru terpana dengan ucapan Daisuke, meski dia tadi berperilaku kasar.. tapi Daisuke berusaha memberi kehangatan padanya, dari semua teman kelas kaoru, hanya Daisuke lah yang sangat mengerti posisi teman baiknya itu.
"Ba..baiklah, terimakasih atas semua ini." Ucap kaoru yang muai berjalan menuju kamar Daisuke sembari membawa segelas air tadi.
Mereka berdua menyelipkan senyuman kecil namun sangat berarti besar.
__ADS_1
#Dai Daisuke
#Kaoru San