Kumpulan Penghuni Apartemen Biru

Kumpulan Penghuni Apartemen Biru
Drama Lonte:v #part 9


__ADS_3

Drama *****:v #part 9


2 hari kemudian/setelah hari itu.


Hoekk. . .Hoekk. . .


Suara mual Lu Han yang merusak acara sarapan pagi mereka.


Lu Han langsung berlari menuju kamar mandi di dekat kamar Vale.


"Sweetie. . ." Cemas Vale yang mengikuti Lu Han dari belakang.


Huekk~


Lu Han memuntahkan cairan putih yang tak lain adalah susu yang baru saja ia teguk 3kali.


Vale langsung mengelus-elus pundak kekasihnya.


"Sweetie. . . Ayo kita ke dokter." Cemas Vale.


POV Lu Han


"itu tidak perlu, ini mungkin hanya rasa mual biasa saja." Ucapku dengan senyum masam.


"Hmm, kalau begitu ayo kita lanjutkan makan?" Ucap kekasihku.


"A-aku sepertinya tidak bisa mengunyah nasi, darling. . . Tolong buatkan aku sesuatu." Ucapku yang mengungkapkan perasaan tidak nafsu dengan nasi.

__ADS_1


"Baik, aku akan buatkan mie instan kuah ya. Agar tubuhmu tetap hangat." Ucapnya yang mulai memapah tubuhku.


"Baiklah." Jawab ku.


Jujur saja, selama 4 kali aku melakukan hubungan intim dengan kekasihku(sejak kemarin).... Cairan nya hanya keluar sedikit setelah ia menuangkan 3kali cairan itu di perutku(setelah Vale membersihkan hole nya, cairan Vale hanya keluar sedikit, padahal Vale mengeluarkannya di dalam tubuh Lu Han beberapa kali seperti biasa), kepalaku juga mulai pusing, sejak kemarin malam rasanya aku ingin mual tetapi aku menepis kalau itu hanya mulas biasa/kekasihku kebanyakan menuangkannya di dalam perutku. [Tanda-tanda ga aman nih Lu Han. #SaveUkeCantikiniDonk🗿]


Thor POV~


Nasha dan Nana tetap fokus makan bersama nenek mereka, terlihat Nana merasa senang dengan keadaannya... Bisa makan pagi bersama neneknya, juga tanda-tanda dari Mamanya.


Seperti yang di minta Lu Han, Vale langsung membuatkan mie instan kuah kesukaan kekasihnya.


Karena keadaan Lu Han yang tidak terlalu vit, Nana dan Nasha bermain di rumah Lu Han bersama ibu Lu Han dan ibu Vale. Sedangkan Vale menemani kekasihnya yang ada sedang beristirahat.


Skip malamnya...


20 menit setelah mereka berdua nge-


Suara mual Lu Han terdengar lagi, Vale langsung berlari menuju asal suara itu.


Benar saja, Lu Han sedang terduduk lemas di kamar mandi. Sontak Vale langsung mendekati kekasihnya.


"Han-Han, apa yang terjadi padamu?" Tanya Vale yang sangat merasa cemas.


"Ti-tidak apa-apa, darling. . . Aku ingin membersihkan diri, rasanya tubuhku lengket. Tolong bantu aku..." Ucap Lu Han yang mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Tunggu ku ambilkan piyama Mu." Ucap Vale yang berlalu menuju kamarnya.

__ADS_1


Tak lama dari itu Vale kembali dengan dua piyama tidur yang panjang.


Lalu Vale mengunci pintu kamar mandi, lalu memandikan kekasihnya dengan lembut, ia juga membersihkan sisa cairan di hole Lu Han tetapi...


"Hanya sedikit yang keluar, padahal aku tadi mengeluarkan nya 4 kali.. dan itu terasa banyak." Gumam Vale yang terdiam.


"Da-darling, kumohon keluarkan?" Ucap renyah Lu Han yang tersipu.


"Eh- maaf sweetie.." ucap Vale yang melanjutkan membersihkan nya.


12 menit telah berlalu, kini tubuh mereka sudah di bilang bersih.


Di kamar Vale.


Mereka sudah terbaring saling berdekatan, saling memberi kehangatan.


"Harum sekali.." lirih Lu Han yang menghirup aroma tubuh kekasihnya yang terasa harum.


"Ada apa, sweetie?" Tanya Vale yang merasa geli dengan tingkah laku kekasihnya.


"Baumu. . . Harum sekali, rasanya aku ingin memakan mu." Ucap polos Lu Han yang menggigit bahu Vale sedikit kasar.


"Ach~"lirih Vale yang merasa terkejut.


Terlihat satu bekas kissmark di bahu Vale. Lalu Lu Han mulai menyusuri bahu sebelahnya lagi, dan meninggalkan kissmark di sana. Vale hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku gemas kekasihnya.


Akhirnya Lu Han tertidur di atas tubuh Vale.

__ADS_1


Pemandangan yang begitu cantik karena sinar bulan mulai menyongsong di kamar Vale dan itu terlihat seperti pelengkap suasana romantis di malam itu.


Hmm.... Bentar lagi end kayaknya deh.


__ADS_2