Kutukan Indora

Kutukan Indora
Desa Sumba


__ADS_3

      Di sebuah tempat yang terletak di tengah hutan Indora terdapat sebuah Desa bernama Sumba. Walau masih dikawasan ibu kota desa ini terlihat sangat terabaikan. Banyak kaum fakir yang menetap dibawah gubuk yang sudah peyot.


    Desa ini terabaikan karena dianggap tempat dimulainya kutukan itu. Kutukan yang sangat tersohor di negeri ini. Hingga semua penjabat dan pemerintah daerah mengabaikan tempat ini.


    Tidak hanya kelaparan rakyat disini juga terjangkit penyakit aneh. Banyak penduduk desa yang meninggal oleh penyakit aneh itu.


     Namun seorang gadis bak malaikat penolong datang. Dalam beberapa hari ia mampu membuat penduduk yang terjangkit penyakit aneh itu perlahan-lahan membaik.


      Seorang pria tua menghampiri gadis yang telah dianggap malaikat penolong itu.


"Terimakasih nona Lee, kalau tak ada anda mungkin penduduk desa ini sudah tak ada lagi."


"Tidak tuan, ini sudah kewajiban saya sebagai seorang dok... tabib."


"Anda sungguh mulia nak." Ucap istri sikepala desa.


"Nyonya terlalu memuji." Jawab Lee.


      Saat ini Lee tinggal dirumah kepala desa Sumba. Semenjak kepergiannya seminggu yang lalu ia menetap disini. Mungkin ia tak bisa kembali ke masanya. Namun setidaknya ia sangat senang, di desa ini ia merasakan kedamaian merasakan kenyaman ia serasa sudah menjadi dokter sesungguhnya. Walau miskin tapi rakyat desa ini tak pernah membiarkannya tidak makan mereka sangat ramah.


"Sudah lama saya ingin bertanya, sebenarnya anak ini dari mana dan hendak kemana?" Tanya kepala desa.


"Iya nak mungkin kami bisa bantu." Ucap sang istri pak kades.


"Apa kalian tak senang saya disini?" Ucap Lee dengan waja kecewa.

__ADS_1


"Tidak nak bukan itu maksud kami. Kami sangat senang nak Lee disini. Kehadiran nak Lee telah membuat desa kami kembali ceria. Kami hanya takut bagaimana kalau orang tua nak Lee khawatir tentang keadaan nak Lee." Terang pak kades.


"Tenang pak, saya tak memiliki siapapun untuk mengkhawatirkan saya. Saya hanya seorang tabib yang mengembara memberi bantuan bagi siapa yang membutuhkan keahlian saya."


"Maaf nak bapak tak bermaksud."


"Tidak apa apa pak."


"Kalau begitu kenapa nak Lee tak tigal dengan bapak dan Ibu. Anggap kami orang tua nak Lee." Tawar pak Kades.


"Bapak, ibu panggil Lee saja." Lee tersenyum manis kepada sepasang suami istri itu.


*****


"Ratu memang menghukum cambuk mereka yang mulia." Seorang berpakaian prajurit menghadap raja.


"Ya yang mulia, saya juga tak habis pikir. Tapi memang itu yang terjadi ucap kepala dayang yang melayani Ratu." Terang Galih.


"Tidak hanya itu yang mulia di ibu kota beredar kabar tentang Ratu yang berubah menjadi bijak. Para rakyat terus memuji keberanian dan kebaikan hati ratu terhadap rakyat yang tertindas."


"Bukankah mereka sangat membenci ratu."


"Tapi mereka sekarang memujanya. yang mulia sudah beberapa minggu yang lalu, Ratu selalu ke kota memberikan santunan kepada rakyat yang miskin dan ratu juga pernah hampir terpijak kuda karena menyelamatkan seorang anak. Ratu juga turun tangan mengobati rakyat secara gratis." Raja terkejut mendengar keterangan Galih.


"Ratu sudah berubah yang mulia itulah ungkap semua orang. Dan para selir dihukum oleh ratu karena selir-selir itu telah menghina ratu." Galih terus menyampaikan berita yang ia dapat kepada Raja.

__ADS_1


"Itu semua terjadi semenjak ratu didiagnosa lupa ingatan."


"Lupa ingatan?"


"Ya Raja, yang mulia ratu mengidap hilang ingatan karena itu ia bertidak tak seperti biasanya." Raja Gion tak habis pikir, bagaimana bisa saina kehilangan ingatannya. Sebenarnya apa yang terjadi selama ia pergi berperang.


"Aku ingin menemui ratu." Ucap Raja berdiri dari duduknya.


"Maaf yang mulia sebenarnya ada satu lagi yang mau saya katakan.."


"Nanti sekarang aku ingin menemui Ratu."


"Tapi yang mulia..."


"Nanti Galih!"


"Ini mengenai Ratu yang mulia."


"Ratu? Ada apa katakan. Kenapa kau terlihat takut seperti itu?"


"Sebenarnya Ratu.. hmn..Ratu..."


"Ada apa dengannya?"


"Yang mulia Ratu meninggalkan istana yang mulia. Ratu telah menghilang semejak seminggu yang lalu."

__ADS_1


"APA?  Bagaimana bisa apa yang kalian lakukan?"


"Tunggu kau bilang dia hilang ingatan, tapi saat di ruang baca." Ucap Gion mengingat sesuatu.


__ADS_2