
Karena sudah terang, mereka segera mandi dan para murit yang di perintahkan untuk pergi ke kerajaan es pun segera bersiap²,tak lama muncullah dua ekor singa berwarna biru putih dan juga dua ekor kuda,mereka menaiki tumpangan itu, di tengah perjalanan suasana begitu canggung dan terasa sangat dingin, bagaimana tak dingin jika dua balok es berada di sana, akhirnya mereka sampai di kerajaan es "selamat datang pangeran" ucap penjaga gerbang sambil memberi hormat
"hei lihat tiga wanita itu" "mereka terlihat asing" percakapan demi percakapan terdengar di telinga kazumi dan teman² nya, mereka berjalan masuk hingga akhirnya sampai di kastil mewah dengan patung singa yang berdiri kokoh dengan sayap "hei nachi apa maksud dari singa bersayap itu" ucap kazumi sambil menunjuk patung singa bersayap "oh, itu adalah hewan langkah yang akan menentekukan masa depan kerajaan ini, setiap ingin menikah, maka harus melakukan ritual pemanggilan singa bersayap itu, jika singa itu datang dengan lembut dan tak menyerang, artinya calon pengantin itu memang cocok dan membawa kebaikan, tapi jika singa itu mengamuk maka harus segera mencari calon pengantin yang baru"
Ucap nachi sambil berjalan masuk "kakakkkk" teriak seorang gadis yang sudah dewasa sambil berlari menuju nachi "yan'er" ucap nachi sambil menggendong yan'er "aku merindukan mu" ucap yan'er sambil memeluk erat kakaknya "aku juga" ucap nachi sambil menurunkan yan'er "kakak, ayah dan ibu bilang aku akan menjadi selir pertamamu" ucap yan'er membuat kazumi dan teman² nya terkejut "baiklah baiklah" ucap nachi sambil mengelus kepala yan'er "kazumi apakah hari ini aku masih belum terbangun? Atau halusinasi ku terlalu tinggi, bagaimana caranya adik menikahi kakak? Ya meskipun mereka tak sedarah" bisik awind pada kazumi
__ADS_1
"entahlah" ucap kazumi "hai, aku yan'er kau gadis yang cantik, siapa namamu?" tanya yan'er sambil memegang tangan kazumi "xiao kazumi, panggil saja kazumi" ucap kazumi tersenyum kecil "ahhhhhhhh" teriak tris yang tiba² terlempar ke arah mereka, dengan sigap kazumi segera memeluk yan'er, "yang aku sukai itu zuma bukan kau!!" teriak bie sambil berjalan masuk di ikuti oleh zuma, ratu raja para penasehat dan juga putri semua yang ada di sana terkejut melihat 3 singa langkah yang paling membuat mereka terkejut adalah singa api yang konon kehadirannya sangat misterius, dan sangat jarang terlihat
"kau siapa kau?" tanya ratu sambil mendekati kazumi "salam hormat yang mulia, hamba adalah putri dari kerajaan api" ucap kazumi memberi hormat "dan kau?" tanya ratu pada awind dan mulin "menjawab yang mulia, hamba dalah xuan awind, hamba adala cucu dari jendral xuan anagor" ucap awind memperkenalkan diri "dan hamba adalah kai mulin, putri bungsu dari jendral kai duyang"
Ucap mulin "kalian adalah anak dan cucu dari orang² yang sangat terkenal, tapi kenapa kalian malah seperti orang tertutup?" tanya raja pada kazumi dan teman nya
__ADS_1
"hei naiklah" ucap kazumi "tidak bisa, meskipun hewan, aku adalah singa jantan tak boleh tidur bersama wanita" ucap zuma, awind yang mendengar itu pun segera menendang tris "hei! Itu sakit" ucap tris sambil terduduk di lantai "memiliki tuan seperti ini sungguh tak menyenangkan" ucap tris dengan nada kecil namun di dengar oleh awind "haaa!?" ucap awind sambil melotot "pff zuma kalau begitu di samping jendela ada kasur bersantai, kalian di sana lah lagi pula di sana ada tiga kan?" ucap kazumi sambil menunjuk jendela "baiklah" ucap zuma di ikuti oleh tris dan bie
Mereka beristirahat, pagi kembali datang terdengar suara bising dari luar kamar mereka, kazumi pun segera bangun mandi mengganti baju nya, dan segera keluar untuk melihat apa yang terjadi "bertanya yang mulia apa yang terjadi" ucap kazumi memberi hormat
"kazumi, kazumi tolong, tolong yan'er kazumi tolongg" ucap ratu yang sudah menangis "tenang dulu yang mulia, ada apa dengan yan'er?" ucap kazumi menenangkan ibu nachi "dia ingin bunuh diri kazumi tolonggg" ucap ibu nachi yang sudah sangat terisak "baiklah anda tenang dulu, hamba akan menyelamatkan nya" kazumi segera berlari menuju bagian atap kastil, dia melihat putri yan'er sedang berdiri dengan wajah kusut, juga sisa² butiran air mata yang masih berjatuhan, "putri" panggil kazumi lembut "kak kazumi?" ucap yan'er sambil berbalik, dia melihat kazumi yang sudah menjulurkan tangannya "tak apa, sini" ucap kazumi sambil membuka tangannya
__ADS_1
"hikss kak kazumiii" ucap yan'er langsung memeluk kazumi "tak apa, katakan lah apa yang terjadi" ucap kazumi sambil mengelus yan'er "kakak, kakakku nachi tidak ingin menjadikan ku sebagai selirnya" ucap yan'er "rupanya begitu, yan'er dengar... Kau dan kakakmu adalah saudara,setauku saudara tak bisa memiliki hubungan asmara, itu di larang,dan sebagai putri harusnya kau mengerti dan mentaati" ucap kazumi menjelaskan "benarkah?" ucap yan'er sambil menghapus air matanya kazumi hanya mengangguk "maaf aku sudah membuat kalian semua panik, mulai hari ini aku akan menjadi putri yang hebat, dan takkan membuat kalian kecewa" ucap yan'er