LADY GENRAL OF FIRE

LADY GENRAL OF FIRE
nachi


__ADS_3

Kazumi lalu menggendong nya turun, yan'er lalu memeluk erat kedua orang tuanya tak lama nachi datang dan di sambut dengan pukulan yang mengenai tepat di dadanya "nachi!" teriak kazumi sambil berlari menuju nachi "kau! Apa kau tahu karenamu aku hampir kehilangan anakku?!" bentak raja pada nachi "ayah sudah, aku yang salah ini hanya masalah kecil, dan berhentilah marah² di sini ada tamu penting" ucap yan'er sambil melihat awind mulin dan teman² nachi "kau tak apa?" tanya kazumi sambil memapah nachi berdiri, nachi mengangkat wajahnya dan melihat yan'er raja dan ratu sedang berpelukan, "aku bukan bagian dari mereka, lalu apa yang aku lakukan? Ini bukan keluargaku" batin nachi, dia lalu mendorong kazumi dan berlari menuju tempat yang satu² nya adalah tempat dengan pemandangan musim panas di kutub utara itu


"kazumi" teriak awind dan mulin serempak, mereka langsung berlari menuju kazumi "aku tidak apa²" ucap kazumi sambil berdiri "mohon maaf atas kelakuan nachi tadi kazumi" ucap minato sambil membungkuk "yang mulia, tidak apa²,sekarang saya izin pergi mengejar nachi" ucap kazumi memberi hormat dan langsung mengejar nachi "kazumi!" teriak awind hendak mengejar namun di tahan oleh lan han "hei biarkanlah, sekarang ayo masuk" ucap lan han sambil menggendong awind "hei brengs*k turunkan aku!" teriak awind "ada baiknya kau diam, jika tidak..." ucap lan han sambil mendekatkan wajahnya pada wajah awind, seketika wajahnya memerah ibaratkan kepiting rebus


"ba-baiklah, aku akan diam" ucap awind sambil menyembunyikan wajahnya di dada bidang lan han


Lan han hanya terkekeh ketika melihat awind malu, "mereka cocok bukan?" ucap mulin sambil menatap awind dan lan han yang perlahan menjauh "ya, aku yakin tak lama lagi mereka pasti berpacaran" ucap mu chen sambil mencium pipi mulin, mulin sedikit terkejut dia menatap mu chen yang sedang membelainya dia tersenyum dan langsung memeluk mu chen, "nachi tunggu!" teriak kazumi sambik berlari mengejarnya, tiba² kazumi terkejut ketika melihat bahwa nachi tak lagi di depannya, sekarang dia di kelilingi oleh es di sana dan di sini, hanya sebatang pohon pinus yang ada di depan kazumi, merasa penasaran kazumi segera meloncat ke pohon pinus itu, "ha? Tembus" ucap kazumi sambil melihat ke belakang di sana masih ada pohon pinus, namun sekeliling nya sekarang hanya sebuah hutan yang indah bagai surga, dia berjalan keliling dan menemukan nachi yang sedang duduk di tepi sungai air terjun

__ADS_1


Kazumi mendekatinya, merasa ada seseorang di belakangnya nachi segera berbalik dan melihat kazumi yang sedang berdiri diam sambil menatapnya, di lututnya terluka akibat berlari dan sempat terjatuh beberapa kali "mengapa kau mengejarku ke sinih?" ucap nachi memalingkan wajahnya "aku tau yang kau rasakan" ucap kazumi lalu duduk di samping nachi "hei, kau pasti sedih kan? Karena kelakuan ayahmu tadi" ucap kazumi sambil menatap nachi "dia bukan ayahku" ucap nachi singkat "hei, kau tidak boleh seperti itu, dia merawatmu bukan?" ucap kazumi lagi sambil langsung berbaring di rerumputan "ya kau benar, namun aku fikir aku tidak pantas untuk mereka" ucap nachi


"itu menurutmu, ayahmu mungkin saja sedang stres, sekarang dunia ibaratkan ingin kiamat, tiada hari tanpa kita tidak melihat mayat, para raja dan bangsawan terus mengatur strategi agar kita bisa menang dan hidup damai seperti biasanya, dan aku harap kau bisa mengerti akan hal itu" ucap kazumi dengan mata tertutup, nachi hanya diam dan menatap kazumi yang sudah tertidur di atas rumput, mungkin karena kelelahan mengejar nachi, dan karena di sana angin yang sejuk di tambah ketenangan, membuat kazumi tertidur pulas dengan cepat, "kau selalu punya ide untuk membuat orang tak menyerah" ucap nachi, dia lalu mengeluarkan plester dan menepelkannya di lutut kazumi, setelah mengobati luka kazumi dia lalu berbaring


Di samping kazumi sambil menatap kazumi


"ta-tapi bagaimana dengan.." ucap awind terputus "aku sudah putus denganya" ucap lan han "pokoknya tidak ada penolakan,mulai hari ini kau adalah milikku, dan sekarang ayo" ucap lan han sambil berbaring di kasur milik awind

__ADS_1


"apa maksudmu?" ucap awind yang masih berdiri "kita kan sudah berpacaran jadi ayo tidur bersama" ucap lan han sambil menepuk nepuk kasur "atau harus aku yang turun tangan menggendong mu?" tanya lan han sambil duduk di kasur, dengan cepat awind langsung melompat ke kasur menutup dirinya dengan selimut dan tidur membelakangi lan han, lan han langsung memeluk awind dari belakang entah kenapa tapi awind merasa senang dan langsung berbalik dan memeluk lan han, saat kazumi terbangun dia melihat wajah seorang pria yang sungguh mendapatkan banyak anugerah dari tuhan


Saat sedang asik menatap wajah nachi, tiba² nachi membuka matanya "ahh maaf" ucap kazumi sambil langsung duduk dan membelakangi nachi "sudah sore, ayo kembali" ucap nachi sambil berdiri dan memasukkan tanganya di saku celana nya, yaa itu adalah gaya favorit nya, mereka berjalan menembus pohon pinus, sepanjang jalan tak ada yang ingin berbicara jika orang normal, pasti akan merasa tak nyaman dan canggung, berbeda dengan mereka yang sama² dingin ibarat kutub utara, jadi keadaan seperti ini harusnya bukan masalah untuk mereka "hahh akhirnya sampai" ucap kazumi sambil mengangkat kedua tangannya "masuklah dan bersihkan dirimu, setelah itu kita berkumpul di ruang makan" ucap nachi berjalan duluan "baiklah sampai nanti" ucap kazumi lalu masuk ke kamarnya, saat masuk kazumi ibaratkan orang lain "apa ini? Apa ini?!" ucap kazumi dengan nada berteriak hingga membangunkan pasangan² di kamar itu


"ka-kazumi?!" ucap awind terkejut "kau dan lan han?" ucap kazumi sambil menujuk lan han yang masih tertidur "ak-aku sudah berpa-berpacaran dengannya" ucap awind membuat kazumi syok "berarti sekarang..." ucap kazumi dengan wajah menghitam "iya sekarang hanya kau yang belum memiliki pasangan" ucap awind,"baiklah aku ingin mandi" ucap kazumi sambil keluar, dia berendam di pemandian hangat "sial, sekarang aku akan menjadi obat nyamuk"


Ucap kazumi sambil menatap langit² "eh tapi kan masih ada nachi, syapa tau nanti aku bisa menik" ucap kazumi terputus "kazumi apa yang kau pikirkan" ucap kazumi sambil menggeleng-geleng kepalanya

__ADS_1


__ADS_2