LADY GENRAL OF FIRE

LADY GENRAL OF FIRE
zao yun


__ADS_3

kazumi menjadi layaknya seorang ratu iblis "i-ini?" ucap erry gemetar "LADY OF FIRE?!" ucap erry yang sudah seperti tersambar petir, ya karena kekuatan leluhur itu hanya dapat di miliki oleh para wanita saja, dan sebutannya adalah LADY OF FIRE


"menjadikan para wanita sebagai alat pemuas nafsumu, menggunakan kekuasaanmh sebagai pelindungmu, membantai seluruh desa dengan orang-orang yang tidak bersalah, aku takkan memaafkanmu!" ucap kazumi dengan tatapan sedingin es tapi juga setajam katana, kazumi menarik katananya dan mengayunkannya ke arah lengan kiri erry, seketika lengan erry terputus dan itu membuatnya berteriak histeris "tidakkah kau berpikir? bahwa ada yang lebih hebat darimu?" ucap kazumi kembali mengayunkan pedangnya pada lengan kanan erry


tujuan utama kazumi adalah untuk menyiksa erry "memperlakukan orang-orang lemah seperti semut yang kau injak-injak?" ucap kazumi sambil menebas kaki erry "darah di balas darah, kejahatan di balas kejahatan, kebaikan belum tentu di balas kebaikan, bahkan para malaikat tersucipun di benci oleh para setan sepertimu!" ucap kazumi yang langsung membelah dua badan erry dengan sadis, kazumi yang dari tadi melayangpun turun dengan perlahan


"badanku lemas" gumamnya dengan mata sayup "kenapa rasanya seluruh tubuhku seperti di cabik-cabik?" gumamnya lagi yang langsung terjatuh di tanah "tubuhku berbau amis, dan banyak darah yang keluar, apakah aku akan mati?" gumam kazumi lagi, dan perlahan dia menutup matanya, lalu seorang pria datang dan menggendong kazumi "bawa para prajurit ini dan penjarakan mereka di penjara bawah tanah" ucap pria itu dan segera di laksanakan oleh prajuritnya, pria itu membuka jas yang dia kenakan dan memakaikannya di kazumi, entah apa yang kazumi mimpikan dia mengeliat di pelukan pria itu seperti seorang bayi kecil, pria itu tersenyum dan membawa kazumi ke sebuah kastil megah di tengah hutan


sesampainya di kastil pria itu membaringkan kazumi dan mengecup keningnya, dia lalu keluar dan mengambil obat untuk dia oleskan di luka kazumi, setelah mengoleskan obat pria itu segera menyuruh pelayan wanitanya untuk mengganti pakaian kazumi agar dia tidak masuk angin "lapor! jendral kazumi tidak di temukan!" lapor seorang prajurit pada seorang wanita yang terlihat pucat "apakah kalian yakin ini tempatnya?" tanya wanita itu yang ternyata adalah zanyan "ya kami yakin yang mulia, karena kazumi sendiri yang memerintahkan zuma untuk membawa kami pergi, tapi saat aku dalam perjalanan kembali aku sempat mendengar erry mengatakan LADY OF FIRE" ucap awind yang langsung

__ADS_1


membuat zanyan terdiam "tidak-tidak, itu tidak mungkin, dia masih terlalu lemah untuk menggunakan kekuatan lady of fire, jika memang dia menggunakannya, maka kemungkinan besar dia sudah menghilang seperti ratu kerajaan api yang pertama" ucap zanyan berusaha meyakinkan bahwa kazumi baik-baik saja "memangnya kenapa?" tanya awind "menghilang, maksudnya adalah tubuhnya menghilang menjadi sebuah kelopak bunga yang terbang menjauh bersama angin, ibaratkan bunga yang gugur dan tertiup angin" ucap zanyan membuat awind pucat "tidak mungkin, yang mulia! percayalah bahwa kazumi baik-baik saja! dia adalah wanita yang kuat! aku yakin dia masih hidup!" ucap awind meyakinkan zanyan


yang terlihat sudah putus asa, mendengar perkataan awind zanyan menjadi berharap kembali, mereka lalu kembali ke kerajaan api


"hmmm, badanku sakit" gumam kazumi yang perlahan mulai sadar "ini? apakah aku sudah pulang?" gumamnya lagi, dia lalu turun dari ranjang dan mendekati sebuah foto yang ternyata adalah dirinya "sangat jelas ini bukan rumah" ucap kazumi menekuk alis "kau sudah sadar? ucap seorang pria "tuan apakah anda yang menyelamatkan saya?" ucap kazumi sambil berbalik dan terdiam, pria yang berada di depannya saat ini benar-benar mirip dengan pria yang selama ini dia cari


"kau? adalah mo zao yun?" ucap kazumi "hebat,ternyata zumi kecilku tidak melupakanku" ucapnya sambil tersenyum, kazumi masih tidak percaya dan mendekati zao yun, dia memegang pipi zao yun dan kemudian memeluknya "kak zao yun, akhirnya aku menemukanmu" ucap kazumi memeluk erat zao yun "apakah selama ini kau mencariku?" tanya zao yun sambil membelai lembut rambut kazumi "ya, aku mencarimu dan ibu" ucap kazumi sambil melepaskan pelukan "zumi, aku sudah bertahun-tahun mencari ibu, tapi masih tidak menemukannya" ucap zao yun dengan raut wajah sedih "kakak, ibu pasti masih hidup" ucap kazumi meyakinkan "tapi aku-" ucap zao yun terputus "kak, hambatan dan rintangan akan selalu ada,tapi kita pasti bisa melewatinya selama kita yakin dan percaya!" ucap kazumi membuat zao yun terdiam "zumi, terimakasih kau membuat nichanmu ini kembali berharap" ucap zao yun


"itu, nichan kenapa kau tidak menggunakan marga xiao?" tanya kazumi "tidak, ibu yang menamaiku mo zao yun karena mo itu adalah marga pangeran kerajaan api pertama" ucap zao yun di mengerti oleh kazumi "zanyan kau belum makan dari kemarin" ucap bai ye dengan raut wajah panik "kazumi sudah lima hari hilang, aku sudah menyuruh semua prajurit terhebatku untuk mencarinya tapi tidak ketemu" ucap zanyan putus asa, bai ye hanya mendekat dan memeluk zanyan, zanyan hanya menangis tanpa suara di pelukan bai ye tanpa sadar bahwa kazumi sebenarnya sedang bahagia bersama kakaknya zao yun

__ADS_1


"nichan ayo pulang, kak zanyan pasti cemas karenaku" ucap kazumi memohon "zumi, aku tidak akan kembali sebelum aku menemukan ibu" ucap zao yun dengan jawaban yang sama seperti sebelumnya "kalau begitu, biarkan aku yang kembali ke istana ya?" ucap kazumi "zumi, aku tidak pulang, dan juga aku takkan mengijinkanmu pulang" ucap zao yun "nichan,jangan egois kau tidak ingin pergi bersamaku, tapi juga tidak ingin aku pergi, apakah kau ingin kak zanyan dan ayah mencemaskanku dan mereka menyatakan aku sudah mati, apa kau mau?" tnya kazumi mulai emosi "zumi, tinggallah bersama nichan, nichan tidak akan meninggalkanmu lagi" ucap zao yun memeluk kazumi


kazumi mengerutkan alisnya dan melepaskan pelukan itu denga kasar "aku salah menilaimu" ucap kazumi sinis dia berjalan meninggalkan kastil itu dengan kekecewaan yang besar dia menelusuri hutan lebat dengan air mata mengalir "selama ini aku mencarinya, dan saat menemukannya, kenapa dia seperti ini? apakah ibu juga akan seperti itu?" batin kazumi sambil memeluk tubuhnya


saat itu hujan turun dengan derasnya petir menyambar sana sini, kazumi berjalan tanpa tujuan, dia ingin pulang, tapi dia tidak ingat ini di mana, karena kabut yang begitu tebal menyesatkannya "ahhh!!! apa-apaan ini?!" ucap kazumi geram "kenapa? kenapa setiap aku baru saja berhasil bangkit? aku sudah harus terjatuh lagi?! kenapa?!!" ucap kazumi melampiaskan semua isi hatinya pada alam yang membisu


skip tiga bulan berlalu


"masih belum ada kabar" ucap seorang pria pada seorang wanita yang berdiri menatap jendela yang menembus ke dunia luar "lakukan pencarian terus,jangan menyerah, tempat yang belum di telusuri pergi telusuri" ucap wanita itu dengan suara bergetar menahan air mata "baik" jawab pria itu lalu pergi "apa kabarmu? ayah sekarang sudah pergi... dan kau tidak pernah di temukan, kumohon pulanglah" ucap wanita itu sambil menatap foto gadis muda "kazumi" sambung wanita itu yang ternyata adalah zanyan

__ADS_1


"mulai pencarian,kita belum menulusuri hutan 'kematian' " ucap nachi "ta-tapi tuan, bukankah itu hutan yang sangat berbahaya " ucap seorang prajurit "ini perintah" ucap nachi dengan tatapan sinis "apa maksudmu?!" ucap kazumi dengan nada membentak "zumi, kau sudah beda dengan kau yang dulu" ucap zao yun dengan wajah tidak senang "masa lalu adalah jalan buntu, dan tidak pantas untuk di tuju" ucap kazumi dengan tatapan mengejek "kau memang harus di beri pelajaran " ucap zao yun mendekat ke kazumi "hei! apa yang ingin kau lakukan?!" ucap kazumi seketika matanya membulat saat merasakan bibir hangat dari kakaknya zao yun


kazumi mengigit bibir zao yun dan mendorongnya kazumi bernafas dengan terengah-engah "zumi, siapa sangka bahwa kau tidak sepolos yang aku pikir" ucap zao yun sambil mengelap darah yang ada di bibirnya "kau bukan kakakku, kau adalah monster!" ucap kazumi dengan tatapan benci "sha sha" panggil zao yun, dan muncullah sesosok gadis yang tidak asing untuk kazumi "kau?" ucap kazumi "oh, kau ya? lama tidak bertemu, tidakkah kau berpikir bahwa aku banyak perubahan?" ucap sha sha yang ternyata adalah gadis yang saat itu kazumi ancam "aku bebas memukul atau menyiksamu jika kau tidak patuh" ucap sha sha namun kazumi hanya diam dan menatap sha sha dengan tatapan murka


__ADS_2