LADY GENRAL OF FIRE

LADY GENRAL OF FIRE
hutan terlarang


__ADS_3

Para murit baru akan di ijinkan masuk jika para senior sudah keluar, "huh lama sekali" ucap awind sembari mencoret coret tanah "mungkin sebentar lagi" jawab mulin sembari duduk manis dan bermain dengan burung,sementarakan kazumi sudah kembali dingin dia hanya diam dan membaca buku


Tak lama para senior muncul, "masuklah" ucap senior han, mereka pun masuk lalu mereka mulai mencari gulungan "itu!" ucap kazumi sambil berlari menuju tempat itu namun di hadang oleh singa berwarna hitam dengan rambut berwarna merah darah yang sama dengan matannya, di dahinya terlihat lambang api


"kazumi!" teriak awind dan mulin kompak "tetap di sana" suruh kazumi, singa itu mulai menyerang kazumi, kazumi pun menyerang balik ketika ada kesempatan, dia lalu menggunakan elemennya duluan, padahal mereka di perintahkan untuk tidak menggunakan elemen "cih tidak ada cara lain" ucap kazumi yang langsung menggunakan elemennya


Seketika ribuan petir menyambar namun kazumi tetap baik² saja, seusai pertempuran kazumi mengambil gulungan bulan itu, saat hendak pergi singa itu tiba² berbicara pada kazumi "kau kazumi kan?" ucap singa itu "hah?!" kaget kazumi "kyaa kau bisa berbicara?!" ucap awind sembari menunjuk nunjuk singa itu


"ya, namaku zuma, aku singa dari kerajaan api" ucap zuma dingin "lalu apa tugasmu?" tanya kazumi sambil menekuk alisnya "aku di tugaskan untuk menjadi hewan peliharaan sekaligus penjaga, tuan bernama kazumi" ucap zuma sembari memberi hormat "sudah sangat lama aku bermimpi bisa mendapatkan seekor singa untuk di pelihara" ucap kazumi mendekat dan mengelus lembut zuma

__ADS_1


"zuma, mulai sekarang aku tuanmu, dan kau harus patuh dan di larang untuk berkhianat" ucap kazumi sambil tersenyum "dimengerti" jawab zuma sambil membalas senyuman itu,mereka lalu kembali mencari gulungan matahari, mereka kembali mendapatkan gulungan itu, namun sudah di tangan tim lain "hei kami yang pertama melihat itu!" teriak awind emosi


"heh siapa perduli,kami yang pertama mengambilnya, jika kau mau maka maju lah" ucap yao yui, tanpa pikir panjang awind langsung menyerang mereka, karena kalah jumlah awind terluka parah melihat hal ini membuat kazumi hampir meledak "kau!" bentak kazumi matanya yang awal berwarna coklat indah seketika berubah menjadi warna merah menyala "ka-kau?!" ucap yao yui terbata² karena ketakutan


Kazumi menggunakan kehebatan meringankan tubuh Nya,dia memberi kan pukulan berkali kali,karena serangan yang tidak berhenti tim yao yui pun kalah, dan kazumi mengambil gulungan itu dengan mudah "kita pergi" ucap kazumi kembali dingin, awind merasa takut karena dia tau bahwa kazumi sangat takut kehilangan dia dan mulin, karena mereka adalah satu² nya orang yang bisa membuat dia tertawa


Karena mereka sudah menemukan gulungan itu, merekapun segera keluar dari hutan tersebut, namun saat ingin keluar mereka melihat kabut hitam yang lebat "elemen kegelapan" gumam kazumi, dan tiba² saja ada serpihan² es kecil yang terbang menuju mereka "cih, mulin kalian bawa gulungan ini dan awind pergi" usir kazumi "tidak tanpa kau!" ucap awind "pergi!" ucap kazumi sambil berbalik dengan mata yang berwarna merah darah


"uhuk uhuk" batuk awind yang mengeluarkan darah segar

__ADS_1


"bawa dia ke klinik" suruh zaoyan "emh!" jawab mulin,sementarakan di kazumi dia sudah terluka parah karena serangan dari tim lain "uhuk" batuk kazumi yang kemudian memuntahkan seteguk darah segar "apa maumu?" ucap kazumi kembali bangkit "serahkan gulungan bulanmu" suruh kyoshi dengan tatapan dingin


"heh aku tak memegang nya, gulungan itu sudah di bawa oleh temanku" ucap kazumi tersenyum sinis "baiklah" ucap kyosi kembali memberikan serpihan es yang lebih besar dan itu menusuk tepat di jantung kazumi "uhuk" batuk kazumi sembari memuntahkan darah, sekarang tubuh kazumi benar² sudah melemas, dia di penuhi oleh darah saat pandangannya sudah gelap dia menyadari seorang wanita datang dan memberi tahukannya sesuatu "sayang, ini ibu berikan kau mahkota ini yaa, jika kau sudah dewasa nanti kau yang akan menggantikan posisi ibu" ucap wanita itu sambil mencium kening kazumi


Kazumi kembali bangun "hah hah hah" suara hembusan nafasnya yang tergesa gesa, kazumi kembali menatap mereka dan memberi sambaran petir yang bercampur dengan api,mata kazumi melotot dengan air mata darah yang mengalir, sekarang tim kyosi sudah tergeletak lemas, tidak ingin berlama lama, kazumi langsung keluar, saat dia menginjakkan kakinya di depan pagar hutan terlarang semua orang terkejut karena dirinya yang penuh dengan darah


Dia berjalan sempoyang hingga akhirnya terjatuh, dia lalu di gendong oleh senior bie ke klinik, setelah di minumkan obat dan semua lukanya di perban, dia di baringkan di ranjang rumah sakit, sekitar 3 hari pingsan akhirnya dia bangun "kazumi?!" panggil awind dan mulin kompak "kepaku sakit" ucap kazumi sambil memegang kepala nya "ini minum dulu" ucap mulin sambil menyodorkan segelas air putih


"makasih" jawab kazumi dan langsung meminum air itu "hei kazumi,besok kita di suruh pergi ke utara, tepatnya ke akademik persik" ucap awind sambil mengupas apel "akademik persik?" tanya kazumi "iya,di namakan akademik persik karena di sana sangat banyak buah persik,dan juga hanya murit terpilih yang bisa di latih hingga level 5" ucap awind panjang lebar "level 5?" tanya kazumi ulang

__ADS_1


"maksudnya awind adalah,kita akan di latih di sana hingga elemen kita mencapai level 5 yang banyak orang bilang adalah tertinggi" jelas mulin "kapan kita pergi?" tanya kazumi "jika kau sudah sembuh" jawab awind "kita pergi sekarang "ucap kazumi lalu turun dari ranjang nya "kazumi... Jangan di paksa" ucap mulin sambil memegang tangan kazumi


__ADS_2