LADY GENRAL OF FIRE

LADY GENRAL OF FIRE
kematian mulin


__ADS_3

"apakah kau dengar teriakan kazumi?" tanya mu chen pada mulin,dia hanya tersenyum kecil malam berlalu untuk kedua pasangan yang terlihat bahagia,tapi tidak untuk kazumi dia masih terlelap di tidurnya


"kazumi bangun" ucap awind dari balik pintunya "ah, dia belum bangun ya?" tanya zanyan berjalan mendekat "oh kak zanyan, iya dia belum bangun" ucap mulin sambil memberi hormat "biar aku yang bangunkan, kalian duluan saja di istana es" suruh zanyan "apakah kakak akan bersama kazumi?" tanya awind dan di anggukan oleh zanyan


"kalau begitu kami duluan, sampai jumpa di istana" ucap awind dan mulin lalu pergi sambil menunggangi tris dan bie, "kazumi" panggil zanyan lembut, entah bagaimana kazumi membuka matanya dan duduk di ranjangnya "kakak?" panggil kazumi "ya, ini aku bukannya hari ini kita ada acara di kerajaannya nachi?" tanya zanyan "ah! Benar aku melupakannya, baiklah aku akan bersiap-siap" ucap kazumi yang secepat kilat bersiap


Dia lalu keluar "ayah juga akan datang, sebelum kita ke istana es, kita harus ke rumah dulu" ucap zanyan lembut sambil menggandeng tangan kazumi "rumah? Maksud kakak?" ucap kazumi "iya, kerajaan api" ucap zanyan tersenyum lalu memanggil singanya "anu, apakah miki juga memiliki elemen api?" tanya kazumi "tidak, miki adalah singa yang memiliki kekuatan penyembuh, jika kau meminum darahnya kau sudah bisa pulih dengan cepat, sementarakan zuma adalah singa milik kakak tertua mo zao yun, dia sering di panggil zao yun, kabarnya dia sudah meninggal dan dia sanggat menyukai dirimu, dan zuma masih tidak ingin memberitahukan apa yang terjadi pada kak zao yun" ucap zanyan


Lalu miki dan zuma datang, kazumi dan zanyan pun segera menaiki tumpangannya,dan menuju ke rumah mereka "putri telah kembali!" teriak penjaga gerbang "putri? Apakah itu yang mulia zanyan dan kazumi?" ucap penduduk desa "mereka memiliki sifat yang sangat berbeda" ucap penduduk lainnya, kazumi dan zanyan berjalan masuk dengan dua singa di sampingnya "zuma pasti sedang menyembunyikan sesuatu" ucap kazumi sambil melirik zuma


"ayah" panggil zanyan saat mihat qiangchu berada di depan istana sambil tersenyum menatap kedua putrinya "akhirnya kalian kembali" ucap qiangchu memeluk zanyan lalu memeluk kazumi "ayah, apa kabar?" tanya kazumi "ayah baik" jawab qiangchu mencium kening kazumi lalu mereka berjalan masuk dan duduk di meja makan untuk makan bersama, setelah makan zanyan memutuskan untuk tidur sementarakan kazumi


Masih ingin duduk bersama ayahnya qiangchu "ayah" panggil kazumi "ya?Ada apa?"


Tanya qiangchu "kakak zao yun, apakah dia mati?" tanya kazumi "ternyata zanyan memberitahukanmu banyak hal, termasuk zao yun, kazumi zao yun sudah tidak di ketahui keberadaannya sejak kau berumur 1 tahun" ucap qiangchu "dan zuma, adalah singanya?" tanya kazumi lagi dan di anggukkan oleh qiangchu "ayah aku akan bersiap-siap, sebentar lagi adalah acara ulang tahun yan'er"

__ADS_1


"baiklah,jangan lupa bangunkan kakakmu" ucap qiangchu mengingatkan, kazumi hanya mengangguk sebagai jawaban, kazumi bersiap dengan gaun berwarna hitam dan merah "eh? Rambutku sudah kembali ke warna sebelumnya?" ucap kazumi sambil melihat pantulannya di cermin


Kazumi berjalan menuju kamar zanyan "kak,bangun ayo bersiap-siap" ucap kazumi "hmmm,baiklah" ucap zanyan lalu bangun,dia bersiap-siap, dan mereka berangkat menuju kerajaan es, kami mendapat sambutan yang istimewa "kazumi, zanyan ayo, kita bertemu dengan putri,pangeran,ratu dan raja" ucap qiangchu di anggukan oleh mereka berdua


Lalu mereka berjalan menuju keluarga yang sedang asik berbincang "oh! Yang mulia qiangchu apa kabar?" sapa ibunda nachi yin "yang mulia yin, kabar saya baik, bagaimana dengan anda?" ucap qiangchu lalu bertanya kembali "saya baik, kami semua baik" ucap yin "selamat kepadamu yan'er, sekarang kau sudah berumur 14 tahun" ucap kazumi lalu memberikan sebuah kalung giok yang indah "wahh,kak kazumi terimakasih ini indah sekali" ucap yan'er lalu memeluk kazumi


"YANG MULIA PANGERAN DATANG!" ucap seseorang, seketika semua mata tertuju pada pria yang memiliki sifat yang dingin, kazumi terdiam melihat rambut nachi yang berubah menjadi warna biru langit yang sangat cerah "apa kau tau? Pangeran berlatih keras untuk menyempurnakan elemennya, dan sekarang saat sudah sempurna dia ternyata di anugrahi kekuatan singa es" ucap seorang wanita


Kazumi tersenyum, nachi berjalan mendekati kazumi dengan penampilan yang elegan nachi mengulurkan tangannya dan di terima oleh kazumi, dansa pertama di mulai oleh mereka dan di ikuti oleh mu chen dan lan han bersama pasangannya "kau terlihat berbeda" ucap kazumi sambil menatap nachi "ya,harusnya kau sudah dengarkan" ucap nachi "ya tentu saja aku sudah dengar,dan jujur, aku menyukai perubahanmu" ucap kazumi membuat nachi tersenyum


Dengan tiba-tiba para ifentc muncul entah dari mana "ba-bagaimana mungkin?!" ucap kazumi heran "nachi ayo! Ungsikan para tamu undangan dulu!" ucap kazumi dan menarik nachi, saat mereka sampai di aula dansa semua terlihat baik-baik saja "PERHATIAN! PARA IFENTC BARU SAJA MUNCUL! UNTUK MENJAGA KEAMANAN TOLONG UNTUK PARA TAMU UNDANGAN MENUJU RUANG BAWA TANAH BERSAMA RAJA DAN RATU SERTA PUTRI!" ucap kazumi tegas


Dengan cepat dalam aula segera ribut dan mendesak menuju ruangan bawah tanah "kakak kazumi!" panggil yan'er "yan'er tenang, kau pergi bersama raja dan ratu oke? Biarkan aku dan kakakmu serta teman-temanku yang mengurus ifentc itu" ucap kazumi tersenyum dan memeluk yan'er "kau akan selamat kan?" tanyanya dan kazumi mengangguk "kak, tolong jaga di sini bersama mulin untuk berjaga-jaga jika ada yang terluka,jika ada apa-apa kabari aku" ucap kazumi lalu menghilang


Mereka menuju luar istana dan betapa banyaknya makhluk itu, para warga terlihat berteriak dan menjerit dan ada yang sudah mati di tempat "maju!" suruh nachi dan di iyakan oleh semua orang mereka menyerbu dan memulai perang "akhh!" jerit mulin "mulin tidak!" teriak kazumi "menyingkirlah makhluk menjijikkan!" teriak kazumi sambil menebas ifentc itu, dia berlari menuju mulin yang sudah tergeletak lemas "mulin! Hei aku sudah menyuruhmu untuk tetap bersama kak zanyan, kenapa kau ke sini?!" tanya kazumi marah

__ADS_1


"bagaimanapun, aku tidak mungkin membiarkan kalian berjuang sendiri kan?" ucap mulin dengan tatapan redup "tapi kau bagian penyembuh, dan tidak perlu untuk melawan ifentc" ucap kazumi "setidaknya, aku membantu sedikit kan?" ucapnya "uhuk!" ucap mulin lalu memuntahkan darah "jantungmu.." ucap kazumi gemetar dia baru sadar bahwa mulin sudah tidak memiliki jantung dadanya terlihat bolongan yang besar "kazumi, aku ingin lebih lama Bersamamu tapi" ucap mulin terputus


"itu mustahil" ucap mulin sambil memegang pipi kazumi dan tangannya terjatuh, mulin sudah pergi dan tidak akan kembali, sementarakan itu peperangan masih terjadi, pandangan kazumi nampak kosong dan redup "kenapa?" gumam kazumi sambil berjalan dan menebas ifentc dengan kepala yang menunduk seolah takut untuk menatap ifentc itu "kenapa kalian harus membunuh nya?" ucap kazumi kembali bergumam


Perlahan kekuatannya berubah kekuatan yang di sebut naga api "kenapa bukan yang lain saja!?" ucap kazumi mengangkat wajahnya dengan sayap naga yang muncul di belakangnya dan tanduk yang berada di kepalanya, matanya mirip seperti mata kucing tapi dengan warna yang berbeda-beda yaitu sebelah kanan berwarna merah dan sebelah kiri berwarna biru


"kazumi?" gumam awind "kazumi apa yang terjadi?" ucap awind mencoba untuk mendekati kazumi "jangan dekati dia, saat ini dia seperti monster dan bisa saja membunuhmu" ucap lan han sambil menggenggam tangan awind, mereka menyaksikan pembantaian yang kazumi lakukan pada ifentc, darah berhamburan di mana-mana, ketika ifentc sudah habis kazumi menggendong mulin dan perlahan dia kembali pada wujud aslinya namun gaun indahnya harus robek akibat peperangan dadakan itu


Mulin di bawa untuk di makamkan di orang tuanya, mereka berjalan menuju kediaman orang tuanya, di sepanjang jalan kazumi nampak lebih murung dengan tatapan kosongnya, sementarakan mu chen stres karena mendapatkan orang yang dia cintai ternyata mulin dalam keadaan hamil meskipun baru satu bulan, saat sampai di kediaman orang tua mulin "ada apa?" tanya ayah mulin dan terkejut karena yang datang adalah putra dari raja es, dan putri dari raja api


Kazumi tak menjawab dan menatap ke arah mayat mulin yang di tutupi oleh kain, orang tua mulin mendekati itu dan menangis dengan kerasnya, kazumi hanya menutup matanya "maaf, aku,aku yang bodoh! Aku tidak bisa menjaganya" ucap kazumi meneteskan air matanya "dan dia sedang hamil, maafkan aku, kalian kehilangan seorang anak dan juga cucu" ucap kazumi membuat ibu mulin pingsan, mereka semua dengan sigap membawa masuk mulin dan ibunya ke dalam, dan menidurkan ibunda mulin, sementarakan mulin langsung di makamkan di samping rumahnya


Satu persatu orang pergi, hanya kazumi yang tersisa di sana, hujan turun dengan derasnya "mulin, maafkan aku, aku tidak bisa menjagamu dan anakmu, maafkan aku!" ucap kazumi lalu memeluk makam mulin "kazumi, tidak ada yang harus di salahkan, mulin sudah bahagia di sana" ucap awind mendekat dengan payungnya, kazumi hanya diam "kazumi, mulin akan lebih tersiksa melihatmu seperti ini, ayolah iklaskan dia" ucap awind namun tidak ada respon kazumi masih di sana dan memeluk makam mulin


Awind menatap kazumi dengan tatapan sedih, dia tidak pernah terbayang betapa sayangnya dia pada dirinya dan mulin, kazumi berdiri dan menatap awind, dia berjalan mendekat dan menyandarkan kepalanya di dada awind "jangan tinggalkan aku, sekarang hanya tersisa kau" ucap kazumi menyentuh hati awind, awind memeluk kazumi dan menangis

__ADS_1


__ADS_2