LADY GENRAL OF FIRE

LADY GENRAL OF FIRE
yaoi


__ADS_3

Seusai mandi dia segera keluar, "jangan bilang mereka masih ada di kamar" ucap kazumi sambil mengusap rambutnya dengan handuk "eh? Sudah tidak ada?" ucap kazumi sambil menatap kamar yang sudah kosong, dia lalu berbaring sebentar sebelum akhirnya di bangunkan oleh suara awind "hei! Ayo ikut ada festival malam ini" ucap awind sambil melempar bantal "hei hei hei, kalian ingin aku menjadi obat nyamuk? Aku tidak ingin ikut!" ucap kazumi kembali menutupi dirinya dengan selimut "ayolah, ada nachi lohh" ucap awind merayu


"tidak mau ikutt" ucap kazumi "aku akan membelikan kau kimono, dan mentraktir mu makanan bagaimana? " ucap awind lagi "baiklah.. " ucap kazumi langsung turun dari ranjang nya dia di pakaikan kimono berwarna putih dengan motif bunga berwarna biru, "wah kau sangat cantik" ucap mulin memuji "tunggu" ucap nachi berjalan mendekati kazumi dan menyelipkan jepitan di rambutnya yang terurai panjang "simpan ya" ucap nachi lalu berjalan duluan "iya" ucap kazumi dengan suara kecil, mereka memasuki festival itu "mu chen aku ingin ke sana" ucap mulin sambil menarik mu chen "hei lan han ayo kita ke sana" ucap awind lalu menarik lan han


Sekarang tersisa kazumi dan nachi "kau lapar? Ayo kita cari makanan" ucap nachi tanpa melihat kazumi "iya, ayo" ucap kazumi lalu mengikuti nachi "wah kembang gula" ucap kazumi sambil menatap kembang gula "kau mau?" ucap nachi sambil menatap kazumi "iya ayo beli" ucap kazumi lalu membeli 2 kembang gula, mereka lalu berjalan dan tanpa sengaja bertemu dengan seseorang yang di kenal oleh nachi "nachi?" panggil wanita itu "hai, yaoi apa kabar?" ucap nachi akrab "wah benar nachi ya? Sudah sangat lama ya, kau sekarang sangat tinggi" ucap yaoi sambil menggandeng tangan nachi "hei temani aku ya?" ucap yaoi "baiklah ayo" ucap nachi menurut "eh.. Anu nachi aku duluan ya?" ucap kazumi


"ada apa?" ucap nachi "tidak, badanku tidak enak" ucap kazumi "baiklah, istirahat lah" ucap nachi kazumi mengganguk lalu berjalan pergi, sesampainya di rumah kazumi segera berbaring dan memeluk bantal "siapa wanita itu? Dia terlihat akrab.." ucap kazumi dia tidak tertidur melainkan bengong hingga akhirnya mulin dan awind datang "kazumi!" panggil awind membuat kazumi terkejut "ah! Iya?" tanya kazumi sambil duduk di ranjangnya "siapa yaoi itu?! Dan kenapa aku melihatnya berciuman dengan nachi? Apa yang terjadi?" ucap awind membuat kazumi terdiam "be-berciuman?" ucap kazumi dengan gagap "kazumi kau tidak apa² kan?" ucap mulin sambil memegang pundak kazumi "apakah yaoi yang mungkin menciumnya duluan" ucap kazumi meyakinkan "jika memang begitu, namun kenapa dia menikmati?" ucap awind "sudahlah ini sudah malam, aku ingin istirahat" ucap kazumi menutup diri dengan selimut


"baiklah selamat malam" ucap awind dan mulin, tanpa mereka sadari bahwa kazumi tidak tidur di balik selimut itu, melainkan menangis "aku menyukai orang, namun aku tidak sempat menyatakannya,dan sekarang dia menjadi milik orang lain" ucap kazumi dengan nada berbisik, dia terelap dengan air mata yag membasahi bantalnya, "kazumi...kazumi..." suara panggilan yang samar kazumi mengerutkan alisnya tanpa membuka matanya "kazumi!" suara panggilan yag sudah terdengar jelas, kazumi terkejut dan langsung terduduk "hah....hah....hah..." sura nafas kazumi, dia mengusap wajahnya yang sudah banjir dengan keringat "apa-apaan tadi itu" ucap kazumi sambil melihat tangannya, dia keluar dan segera membersihkan dirinya kemudian memasuki ruang makan "tidak ada orang?" gumam kazumi dia lalu duduk di kursi dan menyantap makanannya, seusai makan dia segera pergi dan memanggil zuma


"ada apa kazumi?" ucap zuma yang baru saja datang "di mana yang lain?" tanya kazumi "eh? mereka sudah pergi ke akademik persik,apa kau tidak di beri tahu?" ucap zuma "tidak..,eh anu zuma apakah." kazumi niat bertanya tentang yaoi namun dia pikir zuma tidak mengenalinya "apa?" tanya zuma "sudahlah ayo kembali ke akademik" ucap kazumi menaiki zuma, mereka menuju akademik persik dalam waktu singkat, "kazumi kau sudah datang" ucap mulin sambil berlari menuju kazumi, namun sifat kazumi berbeda sangat jauh "ya" jawab kazumi "eh?" ucap mulin terkejut karena melihat kazumi yang dingin, saat berbaris kazumi berada di tengah awind dan mulin, sifat yang dingin membuat teman-temanya tak terbiasa

__ADS_1


"di umumkan bahwa mulai besok kalian sudah di izinkan untuk mulai belajar di sekolah akademik persik ini!" ucap ketua quei "ya!" jawab semua murit dengan tegasnya, mereka di berikan seragam sekolah dan di bawa untuk menunjukkan bangku mereka, setelah di beritau ini itu, mereka kembali melakukan aktivitas mereka "hai kazumi mau makan ramen kuah bening?" tanya awind sambil melingkarkan tangannya di leher kazumi "ayo" jawab kazumi sambil melepaskan tangan awind, awind hanya diam sambil melihat kazumi yang berjalan duluan "ramen kuah bening satu" ucap kazumi lalu duduk, setelah makanan datang kazumi langsung memakannya


hingga habis"hei mau ke mana?" ucap awind melihat kazumi yang sudah berdiri "kembali ke paviliun" ucap kazumi sambil berbalik dan pergi "ada apa dengannya?" ucap awind smbil melihat mulin "aku tidak tau" jawab mulin denga raut wajah sedih "𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭? 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘶𝘳 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨" batin mulin dengan raut wajah sedih


𝙨𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙣𝙖𝙘𝙝𝙞


"nachiiii" ucap yaoi sambil berlari dan memeluk nachi "oh?! hai,kau mengejutkanku" ucap nachi sambil melingkarkan tangannya di pinggul yaoi,saat mereka sedang mengobrol kazumi lewat dengan dinginnya "hai kazumi!" sapa yaoi sambil menggandeng tangan nachi "apa?" jawab kazumi dingin "kau ingin ikut? kita mau ke kali yang ada di blakang akademik,banyak yang bilang tempat itu sangat indahhh,kau mau ikut?" tanya yaoi "yaoi! kami ingin ikut!" ucap seseorang dengan suara tak asing "awind? mulin?, kyaaa kalian serius kann" ucap yaoi sambil memeluk awind dan mulin "kalau begitu kazumi juga ikut yaa" ucap yaoi hendak memeluk kazumi namun kazumi segera menghindar


"ya" ucap kazumi dingin "oke! sekarang kalian bersiap siap dulu yaa,kita pulang besok" ucap yaoi "aku akan pulang sore hari" ucap kazumi dingin "hei! itu berbahaya kazumi" ucap yaoi, kazumi tidak mendengarkan dan berjalan menuju paviliunnya, karena masih merasa emosi dia memutuskan untuk pindah paviliun, saat dia kembali dia melihat yaoi nachi dan dua sahabatnya "𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘰𝘴𝘪𝘴𝘪𝘬𝘶,𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘯𝘤𝘪 𝘪𝘵𝘶" ucap kazumi "eh? kazumi sudah datang ya?, ya sudah ayo" mereka lalu berjalan menelusuri hutan


yaoi hanya diam, akhirnya merekapun sampai "cih, sudah soreh bagaimana aku bisa pulang,istirahat saja belum, dan membawa tas si breng*ek ini" ucap kazumi sambil meletakkan tasnya dengan kasar "hahh..." hembusan nafas kazumi yang kasar "kazumiii ayo makan duluu" ajak yaoi, kazumi berdiri dan menuju mereka "wahh kazumi gingsulmu indah sekali, apakah itu buatan? dan lihat matamu indah sekalii,dan dan rambutmu! rambutmu terlalu cantik.. kyaaa kalungmuu indahh bolehkan aku mencobanya" ucap yaoi membuat kazumi menggengam sumpit hingga patah, "tidak bisakah kau diam?" ucap kazumi dengan tatapan hewan buas "haaa yaoi takut" ucap yaoi sambil berlari

__ADS_1


"𝘥𝘪𝘢 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘱𝘰𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘯𝘢𝘤𝘩𝘪" batin kazumi "kazumi" panggil nachi dengan yaoi di blakangnya "𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘬𝘶 𝘥𝘶𝘨𝘢" batin kazumi lagi "hikss hikss, nachi yaoi hanya ingin meminjam kalung kazumi, tapi hiks kazumi memarahi yaoi hiks" ucap yaoi sambil terisak


"kazumi tolong pinjamkan kalungmu sebentar saja" ucap nachi, karena kazumi tidak ingin berdebat dia segera membuka kalungnya dan memberikannya kepada yaoi "hanya sebentar" ucap kazumi sambil memberikan kalung itu, dan dia melanjutkan makanannya "kazumi, apakah kau marah pada kita?" ucap awind yang di abaikan oleh kazumi "kazumi kami minta maaf,izinkan kami memperbaiki kesalahan kami,berikan kami kesempatan ke dua" ucap awind sambil memohon di samping kazumi "uhukkk uhukk" batuk kazumi karena tersedak "hah?!!! kazumi... i-ini minum-minum" ucap mulin dan awind mereka memberikan kazumi air


saat minum kazumi melihat dua wajah yang sangat khawatir tentangnya "𝘴𝘦𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘬𝘦𝘴𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘢 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯?" batin kazumi "baiklah, kesempatan kedua" ucap kazumi kembali tersenyum kepada mereka "huaa aku sangat merindukan senyumanmuuu" ucap awind langsung memeluk kazumi


𝘊𝘙𝘈𝘕𝘎𝘎𝘎 (anggap saja suara kalung putus"


"ka-kalung?" ucap kazumi yang terdiam menlihat kalungnya yang telah putus "kau!!! kau bajing*n!" ucap kazumi langsung memegang kerak baju yaoi, "kenapa aku yang salah? jelas-jelas kalungmu lah yang terlalu jelek,bahannya terlalu murahan, dan aku yakin ini barang tiruan bukan sungguhan kan" ucap yaoi membuat kazumi meledak "yaoi hentikan" suruh awind "ha ha ha hentikan? jangan harap, lihatlah ini kazumi ini adalah kalung yang hebat,aku adalah putri dari jendral yaomeng


tentu saja kaya raya! dan kau tau siapa dia? dia adalah jendral dari kerajaan api"

__ADS_1


ucap yaoi membangga baggakan orang tuanya "oh ya?, kalau begitu tak lama lagi status ayahmu sebagai jendral akan hilang"


ucap kazumi dengan tatapan sinisnya dan senyuman jahatnya "kau bukan dewa yang bisa menentukannya!"


__ADS_2