
Wu Linyan yang melanjutkan perjalanannya akhirnya menemukan Menara Formasi yang ternyata tak jauh dari keributan yang disebabkan oleh Mo Feixian.
Wu Linyan yang tau jika Menara Formasi tak pernah memandang orang dari pakaian atau statusnya merasa terkesan dengan Pelayan yang dengan sigap menyapanya dengan ramah.
“Selamat datang di Menara Formasi. Apakah ada yang bisa saya bantu?” tanya seorang Pelayan dengan senyum ramah.
“Hmmm, aku membutuhkan Kertas Segel dalam jumlah yang cukup banyak. Apakah kau bisa membawakannya padaku?” tanya Wu Linyan santai.
Pelayan di Menara Formasi memiliki profesional yang tinggi karenanya Menara Formasi menjadi tempat yang tepat untuk mendapatkan sesuatu.
Pelayan yang dapat dengan mudah mengetahui identitas Wu Linyan tanpa bertanya dan hanya mengetahuinya dari permintaan dan sikap Wu Linyan dengan cepat mengajak Wu Linyan ke ruangan lain.
“Silahkan ikuti saya. Saya akan membawa Tuan mendapatkan barang yang Tuan butuhkan!” ucap Pelayan sopan.
Wu Linyang yang tak tau apapun menjadi bingung karena perlakuan Pelayan di Menara Formasi sangat berbeda dengan di tempat lain.
Rong Yanxue yang bisa menduga kekhawatiran Wu Linyan mengangguk pelan memberi kode untuk mengikuti perginya Pelayan.
Wu Linyan yang dibawa ke sebuah ruangan pribadi dan ditinggal di ruangan tersebut sendirian dengan secangkir teh hangat menjadi semakin bingung.
“Apa yang terjadi? Kemana Pelayan itu pergi? Kenapa aku dibawa kemari? Bagaimana dengan Kertas Segel yang aku butuhkan?” tanya Wu Linyan tanpa henti.
“Hah! Tenanglah! Pelayan itu tidaklah bodoh. Dia sudah bisa menebak siapa dirimu makanya kau dibawa ke tempat ini!” jawab Rong Yanxue cuek.
Wu Linyan yang berpikir bahwa Pelayan tersebut tau jika dirinya adalah Putra dari Orang terkuat di Daratan Yuan dan juga Putra dari Master Formasi tingkat Sembilan merasa terbebani.
‘Hah! Kenyataannya aku tetap tidak bisa berdiri sendiri dari balik nama besar Ayah!’ pikir Wu Linyan dengan wajah sedih.
Pelayan yang ditunggu pun datang dengan membawa tiga jenis Kertas Segel Formasi bersama Seorang Pria yang tak dikenal.
“Namaku adalah Gong. Kau bisa memanggilku Master Gong dan aku adalah Master Formasi tingkat Tiga!” ucap Master Gong memperkenalkan dirinya.
__ADS_1
“Ini adalah tiga jenis Kertas Segel Formasi yang kami miliki. Anda bisa memilih Kertas Segel seperti apa yang anda inginkan dan untuk jumlahnya kami bisa mendapatkan sebanyak yang anda inginkan!” tucap Master Gong sambil menunjukkan Kertas Formasi yang ada di tangan Pelayan yang berdiri di belakangnya.
Wu Linyan yang pernah melihat beberapa orang memakai Jubah yang sama seperti yang dipakai pria yang berdiri di depannya dengan cepat menyadari identitas orang tersebut.
“Saya hanya membutuhkan Kertas Segel Formasi berwarna Putih sebanyak seratus lembar dan berwarna Kuning sebanyak lima puluh lembar!” jawab Wu Linyan yang berdiri dari kursinya.
Wu Linyan yang tau jika Kertas Formasi memiliki harga yang sangat mahal menyadari bahwa uang yang harus dikeluarkannya tidaklah sedikit memutuskan menggunakan salah satu Inti Kristal Murni yang didapatkannya sebagai alat transaksi.
“Aku tak memiliki uang yang banyak jadi bisakah aku menukar semua yang aku pesan dengan Inti Kristal Murni berjenis Batu Giok Hijau dengan kualitas terbaik!” ucap Wu Linyan sambil menunjukkan Inti Kristal Murni yang didapatkannya.
Master Gong yang tidak pernah melihat Batu Giok Hijau dapat bercahaya sangat terang di depan matanya menjadi terkejut tapi dengan cepat memperbaiki ekspresi wajahnya.
“Tentu saja bisa tapi apakah Tuan ingin langsung menukarnya atau melakukan proses Pelelangan terlebih dahulu. Tuan bisa mendapatkan uang yang lebih banyak jika menunggu proses pelelangan.” Saran Master Gong dengan senyum pebisnis.
“Kapan Acara Lelang dimulai?” tanya Wu Linyan dengan wajah datar.
“Itu akan terjadi tiga hari dari hari ini!” tergas Master Gong dengan percaya diri.
“Aku setuju tapi apakah aku boleh mengikutsertakan dua Inti Kristal Murni milikku lainnya?” tanya Wu Linyan yang mengeluarkan dua Inti Kristal Murni miliknya.
Master Gong yang tak ingin kehilangan kesempatan untuk mendapatkan banyak keuntungan dari Penjualan dengan senang hati menerima permintaan Wu Linyan.
Wu Linyan yang menjadikan Inti Kristal Murni miliknya sebagai jaminan dapat dengan mudah mendapatkan semua barang yang diinginkannya.
“Ini bagus sekali. Ini seperti sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui!” ungkap Wu Linyan dengan pepatah yang selalu teringat olehnya.
Wu Linyan yang membutuhkan informasi mengenai Penerimaan Murid Sekte Langit memutuskan untuk ke Restoran yang paling terkenal di Kota Chan.
“Tak ada tempat paling mudah untuk mendapatkan informasi secara gratis selain di Restoran!” ucap Wu Linyan dengan sorot mata tajam.
Wu Linyan yang merasa sangat lapar dan merindukan makanan hangat yang baru saja dimasak pun memesan banyak sekali makanan hingga membuat meja yang dipesan olehnya penuh dengan makanan.
__ADS_1
Wu Linyan yang tidak peduli dengan tatapan orang-orang tentangnya dengan santai menyantap semua hidangan yang ada di depannya.
“Hooaaa! Semuanya lezat sekali!” gumam Wu Linyan dengan mulut yang penuh dengan makanan.
Rong Yanxue yang melihat Wu Linyan yang makan seperti seorang Pengemis yang telah berminggu-minggu tidak makan menjadi sangat malu.
“Hah! Apa kau tidak bisa makan seperti orang normal?” sindir Rong Yanxue dengan tatapan mata merendahkan.
“Kenapa? Aku sudah makan seperti orang normal. Aku makan dengan menggunakan sumpit di tangan!” ucap Wu Linyan dengan wajah tidak bersalah.
Rong Yanxue yang merasa kesal dan menyadari bahwa apapun yang dikatakannya tidak akan didengarkan memilih kembali ke dalam Kalung Giok.
Wu Linyan yang senang tidak mendengar nada dan kata-kata protes dari Rong Yanxue melanjutkan makannya dengan santai.
Namun tiba-tiba sekelompok orang yang berada tak jauh darinya menyebutkan tentang Sekte Langit hingga membuat Wu Linyan memfokuskan pendengarannya ke sumber suara.
“Sekte Langit sungguh sangat hebat bahkan setelah kehilangan Pewarisnya, banyak Murid yang berlomba-lomba mengisi posisi tersebut!”
“Kau benar sekali bahkan aku dengar semua orang dari berbagai tempat di Daratan Yuan datang ke Kota Chan untuk menjadi Murid Sekte Langit dan mengambil posisi Pewaris!”
“Hmmm, ini sungguh sangat menarik bahkan Putra dan Putri dari Kaisar Rong ikut mendaftar untuk mencoba mengikat Sekte Langit berpihak padanya dalam perebutan Kekuasaan.”
“Jangan bicara tentang hal ini terlalu keras. Jika ada orang yang mendengarnya maka nyawa kita semua akan dalam bahaya.”
Wu Linyan yang mendengarkan semua pembicaraan pun mengubah ekspresi wajahnya menjadi dingin.
Wu Linyan yang tidak selera untuk melanjutkan makannya dalam beberapa ronde lagi memutuskan untuk menghabiskan makanan yang tersisa dan kembali ke Penginapan.
‘Aku tidak bisa bersantai disini! Waktu Ujian tinggal menghitung hari! Aku harus berlatih menjadi lebih kuat. Tak akan kubiarkan siapapu mengambil posisi Ayahku!’ pikir Wu Linyan dengan tekad yang kuat.
#Bersambung#
__ADS_1
Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Pangeran dan Putri sungguh ikut dalam Seleksi? Tebak jawabannya di kolom komentar.