
Rong Yanxue yang tersadar lebih cepat tiba-tiba muncul tepat setelah kepergian Ketua Dong mengantar Wu Linyan ke tempat tinggal barunya membuat Wu Linyan sangat senang.
“Rong Yanxue! Apakah kau telah selesai menyerap Bunga Api Jiwa itu?” tanya Wu Linyan dengan penasaran.
Rong Yanxue yang awalnya dapat menggunakan tiga perempat kekuatannya menjadi sangat lemah setelah mengobat Meridian Wu Linyan yang rusak dan menstimulasi tubuhnya hingga batasnya.
Rong Yanxue yang tak memiliki kekuatan yang besar terpaksa bergantung pada Energi yang ada di dalam Kalung Giok sehingga Rong Yanxue akan langsung masuk ke dalam Kalung Giok saat tak dibutuhkan.
Rong Yanxue yang telah berhasil menyerap semua khasiat dari Bunga Api Jiwa nyatanya hanya bisa mengembalikan Kekuatannya yang hilang secara perlahan.
“Ya dan berkat bantuanmu Jiwaku yang lemah karena terpisah jauh dari tubuhku dan membantumu sekarang telah memiliki tenaga kembali. Aku sekarang dapat menggunakan setengah dari Kekuatan asliku!” ucap Rong Yanxue sambil tersenyum.
Wu Linya yang sangat senang mendengar hal itu pun tersenyum ceria dan memberitau Rong Yanxue yang telah dialaminya selama dirinya tertidur.
“Itu bagus sekali. Kau mewarisi bakat Ayah dan Ibumu dan kau pun memiliki tekad yang kuat untuk menjadi lebih kuat. Hal itu dapat menjadi pertanda baik untukmu!” ucap Rong Yanxue puas.
Wu Linyan yang sangat senang karena telah berhasil menjadi Murid Sekte Langit dan menjadi Murid dari Ketua Dong seperti rencana awalnya menjadi sangat ceroboh.
Wu Linyan yang tersandung karpet menahan dirinya agar tak jatuh ke lantai hingga akhirnya tangannya menyentuh sesuatu dan secara tak sengaja menemukan sebuah ruang rahasia.
“Apakah aku tanpa sengaja menemukan ruang rahasia?” tanya Wu Linyan dengan ekspresi wajah bingung.
“Kau sungguh menemukannya. Sekarang coba kita lihat apa yang menanti disana!” ucap Rong Yanxue yang penasaran.
Wu Linyan yang memasuki ruang rahasia yang tersembunyi di balik lukisan burung bangau menyadari bahwa dirinya sampai di bangunan lain.
“Dimana ini? Sepertinya Halamanku terhubung dengan tempat ini!” gumam Wu Linyan yang berjalan memasuki tempat baru tersebut secara hati-hati.
Wu Linyan yang terus masuk ke dalam Halaman merasakan ada sesuatu yang aneh tapi sangat sulit baginya untuk mengetahui kebenarannya.
__ADS_1
“Kenapa tempat ini terlihat sangat sederhana berbeda dengan Halaman yang aku tempati tapi melihat posisinya sepertinya Halaman ini dimiliki oleh Murid lain dari Kakek Guru?” gumam Wu Linyan dengan wajah serius.
“Hmmm, kalau begitu kau harus mencari tau apa yang salah dengan tempat ini!” ucap Rong Yaxue yang memberi petunjuk.
Wu Linyan yang tanpa sengaja melihat lukisan Naga yang gambarnya sangat mirip dengan barang-barang yang diberikan Wu Sheng padanya akhirnya menyadari sesuatu.
“Pemilik Halaman ini adalah Ayahku. Lukisan Naga ini menunjukkan semuanya dan ada kemungkinan bahwa saat ini aku telah terjebak dalam sebuah Formasi Ilusi!” ucap Wu Linyan dengan percaya diri.
Rong Yanxue yang tersenyum lebar sambil menutup kipas yang ada di tangannya merasa sangat puas dengan kemajuan Wu Linyan.
“Akhirnya kau menyadarinya juga! Lumayan untuk pemula sepertimu tapi kau harus banyak berlatih!” ucap Rong Yanxue dengan sorot mata yang tajam.
“Formasi Ilusi ini ada di tingkat Tujuah dan di Sekte Langit hanya Ketua Sekte yang bisa membuka Formasi ini!” balas Rong Yanxue dengan wajah cuek.
“Kali ini aku akan membantumu lepas dari Formasi ini jadi lihat dan perhatikan!” ucap Rong Yanxue serius.
Rong Yanxue yang melayang di tengah ruangan pun memejamkan matanya lalu mengeluarkan Energi Qi yang besar lalu menghancurkan vas bunga dengan lambang Phoenix yang ada di sampingnya.
Wu Linyan yang terpesona dengan keindahan yang ada di depan matanya secara tak langsung memiliki sebuah pertanyaan yang mengganjal di dalam pikirannya.
“Rong Yanxue! Jika kita telah menghancurkan Formasi Ilusi di Halaman ini, bukankah orang lain dapat melihat ini semua nantinya?” tanya Wu Linyan dengan wajah cemas.
Rong Yanxue yang mendengar pertanyaan Wu Linyan pun tertawa keras lalu menatap Wu Linyan dengan ekspresi dingin.
“Ayahmu bukanlah orang bodoh sepertimu! Formasi ini adalah Formasi spesial dimana hanya orang yang berhasil memecahkan misterinya yang berhasil keluar dari Formasi Ilusi ini!” ucap Rong Yanxue dengan tangan terlipat di dada.
“I-Itu... Jika ada orang lain yang masuk maka dia akan terjebak dalam situasi yang sama sepertiku tadi dan jika dia berhasil bebas maka orang lain yang yang masuk kemari akan terjebak lagi?” ucap Wu Linyan yang mempertegas pemikirannya yang dibalas dengan anggukan kepala orang Rong Yanxue.
Wu Linyan yang semakin memahami kemampuan yang dimiliki Ayahnya menjadi semakin kagum dan keinginan untuk melampauinya semakin membara.
__ADS_1
Wu Linyan yang melihat sebuah kotak kayu di salah satu rak pun mengambilnya sambil tersenyum lembut.
“Kotak kayu ini? Ini adalah kotak kayu yang aku ukir bersama Kakek untuk hadiah. Tak disangka Ayah masih menyimpannya!” ucap Wu Linyan terharu.
Wu Linyan yang menggunakan cara khusus untuk membuka kotak kayu tersebut menjadi sangat terkejut saat melihat sebuah gulungan dan sebuah surat di dalamnya.
Wu Linyan yang mengambil surat terlebih dahulu pun membaca isinya secara perlahan dan seksama lalu setelah selesai membaca Wu Linyan memasang wajah yang sangat sedih.
“Ayah... Kau... Kenapa kau masih melanjutkan semuanya padahal kau tau bahwa akan ada sesuatu yang besar menunggumu?” tanya Wu Linyan sambil meremas surat yang ditinggalkan untuknya dengan sangat keras.
Rong Yanxue yang merasa kasihan dan sedih di saat bersamaan dengan situasi yang dihadapi Wu Linyan saat ini mencoba menenangkannya.
“Ayahmu pasti memiliki alasannya. Kau harus percaya padanya!” ucap Rong Yanxue yang menepuk pelan pundak Wu Linyan.
Wu Linyan yang tersentuh dengan perhatian Rong Yanxue pun menarik nafas yang panjang lalu membuka gulungan yang tertinggal di sisi lainnya.
Wu Linyan yang akhirnya mengetahui tujuan utama dirinya untuk bisa menemukan Ayah dan Pamannya pun menguatkan tekadnya.
“Daratan Atas! Daratan Xinlong! Aku akan kesana!” tegas Wu Linyan dengan sorot mata yang tajam.
Beberapa hari berlalu, Wu Linyan yang tidak lanjut mengikuti Tes Seleksi Penerimaan Murid Baru Sekte Langit seperti yang lainnya hanya mengurung dirinya di ruangan pribadi yang disiapkan oleh Wu Sheng untuk menyambut kedatangannya.
“Fondasimu sudah stabil sekarang dan saatnya kau naik tingkat. Gunakan semua Inti Kristal Murni yang kau miliki dan Pil Terobosan untuk bisa masuk ke Level Langit!” ucap Rong Yanxue dengan ekspresi serius.
“Serap semua Energi Qi yang ada di ruangan ini dan aku akan membantumu melindungi tubuhmu agar tidak meledak selama prosesnya!” ucap Rong Yanxue lagi.
Wu Linyan yang tidak berdebat apapun langsung melakukan apapun yang dikatakan Rong Yanxue dan mulai duduk menyerap semua Energi ke dalam tubuh dengan bantuan Rong Yanxue.
#Bersambung#
__ADS_1
Apakah Wu Linyan akan berhasil menerobos seperti yang diinginkan Rong Yanxue? Tebak jawabannya di kolom komentar ya...