Lentera Rasa

Lentera Rasa
Tigapuluhtiga


__ADS_3


Akhir sebuah kisah tidak menandakan akhir dari komunikasi antara insan satu dan lainya.






"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Atharazka Zafir ghaziullah bin Yudi asmara dengan anak saya yang bernama Nazara latifatunnaja binti Muhammad Hendrik dengan maskawinnya berupa seperangkat alat sholat dan uang tunai senilai 5 juta, tunai.”


"Saya terima nikah dan kawinnya Nazara latifatunnaja binti Muhammad Hendrik dengan maskawin tersebut dibayar tunai" Satu tarikan nafas dan suara tegas milik Zafir memenuhi keheningan yang tercipta.


Terdengar suara sah yang diucapkan para saksi dan helaan nafas lega dari Zafir.


Pengantin perempuan yang digandeng oleh ibu dan juga kakak perempuannya disamput banyak pasang mata yang menatap kagum, lebih-lebih zafir yang sampai tak kedip melihat paras ayu istrinya.


"ehem ehemm" deheman Zafira membuat Zafir sadar dan lansung mengalihkan pandangannya.

__ADS_1


__________


Rombongan yang mengiring pengantin sudah datang dan sudah menempati tempat duduk yang telah disiapkan tinggal menunggu datangnya pengantin.


Bulek binti dan paklek ten yang menjadi wakil dari Bu Nisa dan pak Yudi nanti akan berjalan beriringan bersama besannya di belakang pengantin.


Thola’al badru ‘alainaa, mintsaniyyatil wadaa’i


Wajabas syakru ‘alainaa, maa da’aa lillahi daa’i


Ayyuhal mab’utsuu fiinaa, ji’ta bilamril mutho’


Kun syafii’an ya habiibii, yauma hasrin wajtimaa’i


Robbanaa sholli ‘ala man, halli fii khoiril biqoo’i


Wasbilis sitro ‘alainaa, wakfiinaa sirron nizaa’i


Wa aghitsna fiil balaayaa, yaa mughitsa kulli daa’i


Wa sholatullahi dawaamaa, linnabiyyi syamsil biqoo’i

__ADS_1


Wakadza alin wa shohbin, maa sa’aa lillahi saa’i


Para tamu kembali duduk usai menyambut datangnya pengantin dan satu persatu hidangan mulai datang.


Siang berganti malam Zafira memutuskan pulang meski ada beberapa saudaranya yang menginap, saat ini ia tengah dilantai dua rumahnya menatap indahnya langit di malam ini.


Rasanya beribu kebahagiaan menghampirinya namun seribu kesedihan juga hinggap dihatinya, Malam ini ia berusaha untuk melangkah ke depan tanpa menoleh kembali ke masa lalu ia ingin melepaskan pak Yudi yang memang bukan haknya, mencoba lebih ikhlas tentang kepergian ibunya.


Zafira ingin ketika ia masuk ke pesantren nanti bukan menjadi dirinya yang sekarang yang masih banyak kekurangan dan masih menjadi Zafira yang egois.


Ke depannya Ia ingin menjadi Zafira yang legowo yang mudah memaafkan dan menerima apapun takdirnya nanti.


"malam, bulan dan bintang sampaikan salamku pada ibuku diatas sana sampaikan bila aku rindu dengannya sampaikan bila Zafira yang dulu egois kini ingin berubah menjadi yang lebih baik ingin melanjutkan pendidikannya di pesantren ingin meninggalkan desa ini sementara waktu dan kembali dengan versi yang lebih baik"


"Langit aku titipkan ibuku padamu, jagalah dia sebagaimana dia menjagaku dulu bahagiakan dia karena aku belum bisa membahagiakan dia, jadikanlah dia salah satu bintang yang bersinar malam ini, sampaikan terima kasihku kepadanya karena adanya Zafira yang sekarang berkat didikan ibuku, rest in peace mom ,i love you more"


Langit dan tanah menjadi saksi tentang jatuh bangunnya Zafira, Biarkan setelah ini Zafira hidup dengan damainya di pesantren dan tidak kembali menelan pil pahit tentang omongan pedas dari orang sekelilingnya.


Saya Zafira Athalla Ghaziyyah pamit, terimakasih telah membaca kisah saya walaupun hanya secuil semoga bisa diambil baiknya dan kalian buang jauh-jauh buruknya


...END....

__ADS_1


__ADS_2