Lingkaran Kebencian

Lingkaran Kebencian
11


__ADS_3

Selena mengetuk pintu ruangan leo dan masuk, tapi ternyata tidak ada siapa- siapa disana.


Matanya langsung tertuju pada laptop leo yang tergeletak di meja dengan posisi menyala.


Ini adalah kesempatan yang tepat untuk dirinya meng- copy seluruh data- datanya.


Ia mengeluarkan usb pemberian bryan dari saku celana nya.


Usb ini dapat meng- copy seluaruh data- data yang ada di dalamnya hanya dalam 5 menit.


Selena memasangkannya ke laptop leo, dimulailah proses pemindahan datanya.


Ketika proses pemindahan berlangsung ia menjadi sangat gelisah.


Jantungnya menjadi sangat berdebar- debar dan wajahnya seketika menjadi pucat serta keringat yang terus menetes dari jidatnya.


Karena takut tiba- tiba leo datang ia bolak balik melihat ke arah laptop dan pintu ruangan.


Tiba- tiba saja terdengar suara leo yang membuatnya kaget.


"Kau sedang apa?" Tanya leo


Ia langsung terdiam mematung dan menjatuhkan sebuah foto.


"Aku menemukan ini di mejamu." Jawab selena sambil mengambil foto yang ia jatuhkan.


~ kilas balik ~


Ketika proses pemindahan berlangsung ia menjadi sangat gelisah.


Jantungnya menjadi sangat berdebar- debar dan wajahnya seketika menjadi pucat serta keringat yang terus menetes dari jidatnya.


Karena takut tiba- tiba leo datang ia bolak balik melihat ke arah laptop dan pintu ruangan.


Setelah semua datanya sudah masuk ia cepat - cepat mencabutnya dan membereskan kembali meja leo seperti semula agar ia tidak curiga.


Selena berjalan ke depan meja leo seolah- olah dirinya baru saja masuk.


Saat ia berdiri di sana ia melihat kertas kecil yang ia tulis saat mengirim makanan untuk leo tertempel di agendanya.


Ia juga melihat sebuah foto yang sedikit tertindih buku dan mengambilnya.


Iya kaget karena yang ada di foto tersebut erino.


Tiba- tiba saja leo datang dan mengejutkannya


"Kau sedang apa." Tanya leo


Ia langsung terdiam mematung dan menjatuhkan sebuah foto.


"Aku menemukan ini di mejamu." Jawab selena sambil mengambil foto yang ia jatuhkan.


~ Balik ke cerita ~


"Ini siapa?" Tanya selena pura- pura tidak tahu.


"Itu saudaraku." Jawab leo sambil berjalan duduk ke kursinya.

__ADS_1


"Aku belum pernah melihatnya saat dirumahmu dan ibumu?"


"Kau tak mengenalnya, dia tidak ada disini.


Mmm.. dia sedang bersekolah di luar negri." Leo berdiri dan mengambil fotonya dari tangan selena.


Selena pun mengalihkan topik


"Oh ya mengapa kau masih menyimpan kertas yang ku tulis?" Tanya selena sambil berjalan ke sebelah leo dan menunjukkan tangannya ke arah kertas yang berada di agenda.


"Apa aku tak boleh menyimpannya?" Tanya leo sambil menarik selena untuk duduk di pangkuannya.


Selena yang kaget segera membuang mukanya ke arah lain karena ia merasa wajahnya terlalu dekat dengan leo.


Leo yang melihat selena menghindari wajahnya merasa selena sangat menggemaskan dia pun semakin ingin menggodanya.


Leo pun menolehkan wajah selena agar melihat ke wajahnya.


Ia semakin mengeratkan tangannya yang berada di pinggang selena dan menatap lekat bibir selena yang basah karena lipgloss.


Ketika leo semakin dekat dan ingin menciumnya tiba- tiba saja asisten lesh datang mengagetkan mereka.


Selena reflek segera bangun dari pangkuan leo, namun ditahan olehnya.


Dan leo memberikan kode tangan agar lesh pergi meninggalkannya ruangannya.


Leo pun melanjutkan kembali tindakannya tapi selena cepat- cepat membekap mulutnya menggunakan tangan.


Leo yang sudah terlanjur tergoda dengan bibir basah selena menarik tangan selena yang membekap mulutnya sendiri dan segera menciumnya.


Sehingga selena menjadi kewalahan dan hanya bisa mengatur nafasnya agar tidak kehabisan nafas.


Leo mencium semakin dalam dan tanpa disadari tangannya mulai menggerayang ke bagian atas selena.


Selena yang merasa tidak nyaman langsung mendorong tubuh leo dan keluar dari ruangannya.


Di depan pintu ruangan leo, selena berpapasan dengan lesh, tapi ia tidak menggubrisnya sama sekali dan tetap pergi begitu saja.


Lesh yang penasan apa yang terjadi pada selena masuk ke ruangan leo.


"Apa yang terjadi boss?" Tanya lesh


"Hanya mengajari gadis kecil" jawab leo sambil menyeringai.


Malam hari


Sepulangnya dari supermarkat untuk membeli bir, selena berjalan di jalan yang gelap sendirian.


Hanya ada lampu jalan yang tak begitu terang.


Ia merasa ada yang mengikutinya dari belakang jadi ia berjalan cepat.


Dan orang yang mengikutinya semakin berlari dan menarik selena ke dalam gang dekat apartementnya.


" akhirnya kita berjumpa lagi." Sapa lyora sambil membuka penutup kepalanya.


Lyora mengenakan hoodie hitam dan celana hitam.

__ADS_1


"Mau apa kau?" Tanya selena


"Hanya ingin menyapa teman lama." Sambil mengangkat dagu selena menggunakan pisau yang dipegangnya.


"Ki- ta  ti- dak  per- nah  men- jadi


te-man." Selena berbicara sedikit susah karena pisau yang menahan wajahnya.


Ia tak bisa sembarangan bergerak jika tak ingin terluka.


"Bagaimana jika ku sebut Rival? Karena kau merebut leo ku??" Menggerakan pisaunya dari leher ke jantung selena.


"Apa yang kau inginkan?" Tanya selena ketakutan.


" tentu saja membunuhmu" menancapkan pisau ke tembok tepat disebelah kepala selena.


"Kau sudah merusak semua rencanaku dan sekarang gara- gara kau aku semakin menerima banyak cacian dan hinaan.


Aku sudah susah payah menyusun kehidupanku agar menjadi lebih baik tapi malah kau hancurkan!!


jadi bagaimana jika kau merasakan sepertiku? Jika aku tidak bisa mendapatkan leo maka kau juga tidak bisa." Ujar lyora sambil mengayunkan pisaunya ke arah dada selena.


Dan jlebb pisaunya menusuk punggung leo sehingga darahnya mengucur deras.


" leo... leo..." teriak selena


Lyora pun segera kabur meninggalkan mereka berdua.


~ kilas balik ~


Leo mengirimi banyak pesan kepada selena tapi tak ada satu pun yang di balasnya.


Sehingga membuat leo khawatir dan frustasi.


Ia berpikir "apa selena sebegitu marahnya karena tindakannya tadi? Apa tadi dia terlalu kelewatan?" Gumam leo


Ia bingung harus berbuat apa Akhirnya ia bertekad pergi ke apartement selena untuk meminta maaf.


Tapi ketika ia sudah berada di sekitar apartement selena, ia melihat selena di tarik ke gang oleh seseorang dari balik kaca mobilnya.


Ia pun segera memarkirkan mobilnya dan pergi mengejarnya sebelum terjadi apa- apa pada selena.


Karena melihat selena yang hendak  di tusuk oleh orang berbaju hitam tersebut, leo segera berlari memeluk selena untuk melindunginya.


Dan jlebb pisau menusuk ke punggung leo dan ia memutahkan darah dari mulutnya.


~ Balik ke cerita ~


"Leo... leo..." panggil selena yang memeluk leo dan menutup luka di punggungnya karena darahnya mengucur deras.


Dan sebelum leo pingsan ia mengatakan


"Maaf" pada selena dengan terbata- bata dan suara pelan.


"Leo bangun leo bangun." Selena berbicara sambil menangis.


Selena segera membawanya ke rumah sakit menggunakan taksi.

__ADS_1


__ADS_2