
Satu minggu kemudian,
Hari pe-launchingan produk baru
Leo memperkenalkan produk barunya di pasaran dan disambut baik oleh para konsumen.
Produk yang leo luncurkan sudah di tunggu - tunggu sejak lama jadi ketika launching banyak sekali yang berminat untuk memilikinya.
Yaitu mobil dengan teknologi yang sudah canggih dan dapat dikendarai secara otomatis.
Bagi yang tidak memiliki keahlian menyetir pun dapat terbantu dengan adanya produk tersebut.
Hari ini juga merupakan hari terakhir sekertaris Rara bekerja, serta serah terima jabatan kepada lyora sekertaris baru yang akan menggantikannya.
" sekertaris Rara, terima kasih sudah
bergabung dengan kita selama 5 tahun terakhir, saya sangat mengapresiasi kerja anda, saya hanya bisa memberikan sedikit
kepada anda atas jasa dan partisipasi anda terhadap perusahaan saya."
Rara menerima transferan uang sebagai ucapan terima kasih.
" pak ini sangat banyak sekali apa anda tidak salah?" Saya merasa tidak pantas menerima sebanyak ini."
" tidak, itu sangat pantas untukmu Ra."
" kalau begitu saya sangat- sangat
berterima kasih kepada anda pak, dan saya mohon pamit undur diri dari pekerjaan saya.
" iya."
Rara berkeliling berpamitan kepada rekan- rekan yang lain.
Malam harinya
Leo mengadakan sebuah pesta di restaurant sebagai perayaan launcingnya produk baru dan perayaan hadirnya sekertaris baru.
Leo duduk bersebelahan dengan lesh dan berhadapan dengan Rara dan lyora.
Serta beberapa staf lain yang mengisi kursi- kursi di sebelahnya.
Semua makanan pun sudah tersaji dengan rapi di atas meja serta beberapa botol alcohol.
" untuk kelancaran launchingnya produk baru kita di pasaran mari kita bersulang." leo mengajak yang lain mengangkat gelas.
Seluruh staff mengangkat gelas dan bersorak "cherrss"
Lalu meneguk minuman masing- masing.
Lyora yang duduk dihadapan leo gagal fokus melihat leo yang sedang menenggak alcohol dengan jangkun yang naik turun membuatnya terlihat seksi.
Setelah semua gelas diisi lagi
"untuk pelepasan sekertaris Rara yang akan segera menikah mari bersulang."
" selamat menikah sekertaris Ra" sorak seluruh staff.
" dan yang terakhir untuk pengangkatan lyora sebagai sekertaris baru saya." Leo mengangkat gelasnya lagi dan diikuti oleh seluruh staff
"Baiklah , silahkan menikmati makanan kalian" ujar leo.
Seluruh staff mulai menikmati makanannya masing- masing dengan senang dan saling bersenda gurau.
Setelah selesai pestanya leo dan lesh berjalan ke mobilnya untuk kembali ke rumah.
__ADS_1
"oh ya lesh, tolong kosongkan jadwalku 3 hari kedepan dan jangan mengangguku."
" baik boss"
Beberapa hari yang lalu
Apartement selena
" yan apa kau ingat tempat yang dulu sering kita kunjungi ketika berlibur?" Tanya selena.
" ya, kenapa memangnya? Kau ingin kesana?" Tanya balik bryan.
" ya sepertinya, apa kau punya kontak pemilik rumah?"
" akan kucari, apa kau akan kesana bersamanya?" Ingat! jangan sampai melewati batas."
"Ya aku tau, kau tidak perlu khawatir aku sudah dewasa aku bisa menendangnya jika dia berani macam- maslcam dengan ku."
" baiklah aku percaya padamu." Bryan mengacak- acak rambut selena.
●●●●●
Jumat pagi
Leo sedang menunggu selena turun dari apartemennya.
Ia berdiri sambil melipat kedua tangannya.
Leo menggunakan celana chinos begie dan kaos hitam berkerah membuatnya tampak berbeda dari biasanya yang selalu menggunakan setelan jas.
Selena berjalan pelan- pelan tanpa menimbulkan suara alas kaki dan diam- diam membekap mata leo dari belakang.
Leo memegang tangan selena dan berbalik badan dan selena pun tertawa.
" apa kau merindukanku? Tanya selena.
" .... " membantu melepaskan ransel selena dan meletakannya di kursi belakang.
Leo membukakan pintu mobil untuk selena, Kemudian dia masuk dan mulai menjalankan mobilnya.
Selena duduk sambil menyilangkan kedua tangannya.
" apa kau marah jika aku tidak merindukanmu?" Tanya leo.
" untuk apa marah, kita baru saja bertemu setelah sekian lama, ah... fokus saja menyetir." Dengan nada bete.
Leo mencium singkat pipi selena.
Sehingga membuat selena terkejut.
Ketika di jalan Leo memacu mobilnya dengan cepat membuat selena panik dan berpegangan pada pegangan bagian atas mobil.
" ya! Apa kau ingin membunuhku?"
Leo tertawa kecil melihat wajah selena yang panik, ia mulai memperlambat laju mobilnya.
Sesampainya di tempat tujuan sudah ada sang pemilik rumah yang menunggu kedatangan mereka untuk memberikan kuncinya.
" aku senang kau berkunjung lagi kesini setelah sekian lama, aku juga sudah membersihkannya untukmu nona." Ujar pemilik rumah.
" terima kasih paman." Selena Tersenyum lebar.
" apa itu suamimu?" Tanya pemilik rumah.
" bukan paman, ee.. dia kakaku." Dengan suara lirih dan berbisik.
__ADS_1
" baiklah selamat beristirahat." Pemilik rumah mengangguk berpamitan.
selena membuka pintu rumah tersebut.
" masuklah... mungkin terlihat sangat kuno dan sedikit menyeramkan, tapi sebenarnya tidak terlalu menyeramkan malah disini tempat yang bagus, sangat sejuk dan kau bisa melihat danau di belakang, disini juga sangat dekat dengan pusat belanja."
" apa kau sering kesini?" Tanya Leo sambil membawa barang barang masuk.
" ya dulu aku sering berlibur kesini."
" bersama keluargamu?"
" ya, bersama dengan sepupuku juga."
kau mandilah dulu, aku akan membuatkan makanan untukmu." ujar selena
Setelah selesai mandi leo keluar dengan handuk tersampir di kepalanya.
Ia terlihat seksi mengenakan kaos putih san celana pendek.
" sini duduk dan makanlah, aku akan membantumu mengeringkan rambut." Tawar selena.
Masakan selena sudah tersusun rapi di meja lesehan.
Sembari leo menyantap makanannya selena membantu leo mengeringkan rambutnya dengan handuk, ia \*\*\*\*\*\*\*- \*\*\*\*\* rambut leo menggunakan handuk agar airnya cepat terserap.
Setelah selesai ia menyampirkan handuk leo di pundaknya.
Kemudian ia berpindah duduk di depan leo.
" bagaimana? Apa enak?" Tanya selena
Sambil memberikan lauk ke piring leo
Leo mengangguk
" baiklah habiskan makananmu, aku akan mandi dulu" sambil merapikan rambut leo yang terurai ke depan."
Seketika leo terbengong melihat selena merapikan rambutnya.
Setelah selesai mandi selena mengajak leo untuk menunjukan kamar untuknya.
" istirahatlah, aku akan ke kamar untuk merapikan barangku."
Selena keluar dan menutup pintu kamar leo.
Beberapa saat kemudian setelah merapikan kamarnya selena pergi ke kamar leo karena ia tidak bisa tidur. namun ketika ia membuka pintu kamar leo tidak ada disana.
Ia pun berjalan ke luar rupanya leo sedang duduk diteras sambil merokok.
" apa kau tidak bisa tidur?" tanya selena.
" ya, bagaimana denganmu?" Mematikan rokok dengan menggilasnya ke bawah.
" ya, mungkin karena lama tidak kemari aku merasa belum terbiasa lagi."
Leo terdiam memandangi wajah selena sesekali ia terfokus pada bibirnya yang sedang berbicara.
Ia pun sedikit demi sedikit mendekat ke arah selena, ia berniat untuk menciumnya, tapi selena mengalihkan keadaan dan menghindari tubuh leo yang mendekat.
" leo lihatlah disana ada banyak bintang, aku lama tidak melihat bintang sebanyak ini, ayo kesana." Ajak selena.
__ADS_1
Selena menarik tangan leo dan berjalan- jalan dipinggir jalan sambil melihat bintang- bintang yang bertabur dilangit yang berwarna biru ke unguan seperti sedang melihat galaxy.