LKetulusan Hati Sang Dokter

LKetulusan Hati Sang Dokter
Chapter 11


__ADS_3

Hana mulai kembali,dan ia melanjutkan perawatannya lagi.Hana sama sekali belum makan hari ini,rasanya tak ada nafsu sekali.


Sore hari,hana sudah pulang bahkan juga mereka.Kini tinggal bergantian dengan yang menjaga stap malam.


Hana tak bisa memakai mobil,tau sendiri kan hana pernah menabrak mobil kwan so dan membuatnya marah.


Hana jadi bingung,lagian ini pertama hari ia bekerja.Pokonya gak boleh ngeluh,gak boleh putus asa,hana harus bisa menjadi dokter yang baik seperti apa yang ibu hana inginkan.


Hana hanya berjalan saja,lalu tiba-tiba turun hujan dengan deras,hana lupa membawa payung.Terpaksa deh dia harus menunggu di sebuah halte seperti yang lainnya.


Baju hana mulai basah karena cipratan air hujan,cuaca sangat gelap sekali,apalagi petir menyambar di mana-mana.


Sudah lama hana menunggu di halte ini,sekarang tinggal 4 orang lagi.Ahhh hana sangat iri dengan wanita yang di tutupi jaket oleh pacarnya itu.


Aduhhh hana selalu saja iri.


Hana mulai kedinginan,ia terus saja mengusap tangannya agar terasa hangat di saat itu.


Lama-lama hana mulai ngantuk,sebentar ia memejam kan mata di halte itu menyandar tiang.


Tak lama kemudia hujan pun reda,hana terbangun karena mendengar ramainya orang.

__ADS_1


"Aduhhh udah reda ya,mana sekarang pukul 5 lagi"kata hana yang sibuk melihat jam.


Hana pun berlari,ia takut ibunya belum makan.Apalagi jika ayahnya belum pulang bekerja.


Tap...tap...tap.....


Hana berlari,terdengar suara cipratan air yang telah ia langkahi.


Hana tak sadar bahwa di belakang hana terdapat mobil yang akan lewat,dengan seenaknya hana menyebrang jalan.


Tiiiiittttttt ......mobil itu langsung membunyikan clakson,karena hana hampir saja tertabrak.


"Woiiii kalau nyebrang hati-hati donk"teriak seorang pria yang ada di dalam mobil itu.


"Lohhh dasar cewe gila,sukanya bikin masalah"ternyata itu adalah kwan so.


"Ahhh tidak cowo ini lagi,ihhh bikin rese"kata hana kesal pada kwan so.


Hana segera menghampiri kwan so dan menendang mobilnya.


"Cih....kalau gak bisa nyetir gak usah pake mobil"kata hana mengejek pada kwan so.

__ADS_1


Kwan so segera membuka pintu mobil dan menarik hana ke dalam mobil secara paksa.


"Masuk sini,apa yang barusan kamu bilang hah!!"lantang kwan so pada hana.


"Eummm....aa...aku gak tau"hana mencoba ke luar dari pintu mobil depan sebelahnya.Namun kwan so senagaja menguncinya.


"Apa?mau kabur hah?udah salah,ngutang lagi"kata kwan so.


"Terus aja di bahas,iya oke akan aku bayar,sekarang turunkan aku,aku mau pulang,ibuku lagi sakit"paksa hana membuka pintu mobil.


"Hehhh lama-lama mobilku rusak,udah diam aja aku antar "kata kwan so menawarkan pada hana.


Di saat mereka berbincang,ternyata keberhentian mobil kwan so membuat jalan macet.


"Woi cepat jalan"teriak seorang pria di belakang mobil kwan so.


Kwan so segera menghidupkan mobil,dan melaju pergi.


"Ihhh aku mau pulang"kata hana lada kwan so yang sibuk menyetir.


"Bawel astaga,ia aku antar ni,gak mau aku turunin "

__ADS_1


"Yaudah iya"balas hana memelas.


"Sudah tinggal kasih tau aja alamatnya"pinta kwan so.


__ADS_2