LKetulusan Hati Sang Dokter

LKetulusan Hati Sang Dokter
Chapter 14


__ADS_3

Kwan so mulai menyetir dengan musik kesukaanya.Sampailah mereka di rumah sakit.


"Udah makasih"kata hana dengan ucapan yang tak ikhlas.


"Okee"


Woooow tak di sangka,ternyata ada yang melihat kwan so memberi tumpangan pada hana.Ternyata itu hyun dan jin ho.


"Wahhhhh anak baru itu mudah sekali mendapat tumpangan pada kwan so"kata jin ho merasa iri pada hana.


"Kenapa?kau ingin juga,aku pernah ko naik mobil kwan so"kata hyun berlagak.


"Hah,itupun kau mohon-mohon,iyakan"ejek jin ho pada hyun.


"Ahhh kau ini,tidak bisa di ajak kompromi"serius hyun pada jin ho.


"Udah daripada ngintip ginian,mending kita masuk terua kita rawat pasien kita dengan bener"kata jin ho pada hyun.


"Yayayya baiklah"


Ya seperti biasa,di rumah sakit itu sangat ramai.Mereka menunggu pasien untuk segera sembuh,ya ada yang sembuh dan ada juga yang meninggal di sini.


Hana sudah mengganti pakaian,hana mengikat rambutnya dengan rapi.Dan menggelungnya.

__ADS_1


"okee...aku hana sudah siapa bekerja"senyum hana pada dirinya sendiri.


Hana mengambil beberapa racik obat,sesuai peraturan,dan sesuai instruksi dari dokter senior,atau atasan.


Kali ini hana mendapat pasien seorang ibu yang sedang mengalami pikun,ibu ini sudah sangat tua sekali.Ia sudah lama di rawat di rumah sakit ini.


Hana masuk ke dalam ruangan.


"Ibu,gimana kabarmu?apa lumayan baik?"tanya hana pada ibu itu.


Namun ibu itu sama sekali tak menjawan hana,hana tetap saja tersenyum.


"Yaudah ibu,hana siapin obat dulu buat ibu,tapi sebelum itu ibu makan dulu ya"kata hana tersenyum.


"Aa....aammmmmmm....makan dulu yok"kata hana pada ibu.


"Mimi siapa bu?ini hana,hana yang akan merawatmu sampai sembuh,dan sekarang ibu makan dulu ya"kata hana pada ibu itu.


Sang ibu mulai membuka mulut,dan menerima suapan dari hana.


"Gimana bu?enak kan?yaudah lanjut ya"kata hana merasa senang.


Hana memberikan kasih sayang pada ibu dengan sepenuh hati.

__ADS_1


"Tak heran banyak yang suka hana,ternyata dia sangat baik"puji jin wo tak sengaja melihat hana di dalam ruangan.


Kwan so menjewer telinga jin wo.


"Apa yang kau lakukan,cepat bereskan tugasmu sebelum di marahi"kata kwan so melepaskan jewerannya.


"Ahhh kau ini,aku sangat tertarik pada hana,udah cantik baik lagi,dia sangat peduli pada pasien ,kasih sayangnya itu loh"jin wo menghayal kalau dia yang di rawat.


Hana mengambil minum,dan memberikannya pada sang ibu.


Memang sih dokter itu baik semua,namun hana berbeda,ia merawatnya dengan setulus hati.


"Kalian berdua,bisanya ngintip doang"kata jin ho dokter teratas.


"Ahhh tidak kak"jawab jin wo takut mendapat pukulan dari jin ho.


"Ahhhh hana lagi,apa sih kelebihan hana ini?"tanya jin ho pada kedua pria itu.


"Aku tidak tau"kata kwan so diam.


"Kelebihan dia sangat banyak,aku juga jatuh cinta padanya"senyum jin wo.


Hana yang sedang merawat sang ibu,atau pasien,mendengar keributan dari pintu depan.

__ADS_1


"Ka..kalian?ada perlu apa ya?"tanya hana pada mereka.


"T...tidak"jawan jin ho menarik keduan tangan mereka.


__ADS_2