LKetulusan Hati Sang Dokter

LKetulusan Hati Sang Dokter
Chapter 25


__ADS_3

Hana pergi ke toilet sebelum kembali kepada ibunya.Hana merasakan gemetar yang begitu dalam,ini sangat ketakutan sekali.Lebih baik bertemu hantu di banding manusia pikir hana.


Esok hari....


"DOKTER!!!!!!"teriak ayah kwan so di dalam ruma sakit.


Kwan so pun datang menghampirinya.


"Iya ada apa?"tanya kwan so.


"Dokter...istri saya dok,istri saya gak bernafas"kata ayah kwan so takut.


Kwan so tau kalau istrinya meninggal,karena kwan so sendiri yang membunuhnya.


"Tunggu sebentar pak,saya akan periksa dulu"kata kwan so mulai memeriksa.


Kwan so langsung membawa berita buruk,bahwa istrinya meninggal.


"Maaf pak,kami sudah berusaha sebaik mungkin,tapi istri ada sudah tiada"kata kwan so.


"Tidakk.....tidak mungkin,syanggg sayang bangun sayanggg"kata ayah kwan so memeluk istri barunya.


Kwan so hanya menatap mereka dengan penuh kegembiraan.

__ADS_1


Kedua anak itu datang,dan menangus ketika tau ibunya meninggal.Mereka terus saja memanggil nama ibunya.


"Cihhhh ini adalah awal penderitaan kalian,ini baru awal"kata kwan so dalam hati dengan senyum licik.


Hana yang mengetahui kematian istri ayah kwan so menangis di depan pintu ia tak tega melihat momen itu.


"Dasar!!! pria kejam"kata hana dalam hati yang tak bisa berbuat apa-apa.


Kwan so melihat hana di depan,kwan so hanya memberikan senyuman pada hana.


Hana mengubah pandangan,ia kembali ke ruang ibunya di rawat.


Hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan untuk ayah kwan so dan kedua anaknya,namun bagi kwan so adalah hari membahagiakan.


Sedangkan hana,hana masih merawat sang ibu,karena kerja stap malam di mulai pukul 6 malam nanti.Sekarang baru jam 4 sore,masih ada kesempatan hana untuk menemani ibunya.


Kini waktunya ibu hana untuk meminum obat,ya itu obat sementara.


Hana menyuapi sang ibu dengan penuh kasih sayang,walau ia dalam masalah.


Kini mulai pukul setengah 6,hana mengganti pakaian.Ia mulai bertugas,dan pamit terhadap ibu dan ayahnya.


Jin ho sebelum pulang,ia memberikan catatan untuk hana,yaitu memindahkan mayat yang ada di lantai dua ke ruang mayat,mau tidak mau itulah tugas dokter.Ya jin hondan hyun berencana mengerjainya.

__ADS_1


Setelah merawat pasien,kini sudah pukul 9 malam,hana lupa untuk memindahkan orang mati ke ruang mayat.


Hana mencari ruang sesuai yang di catat di buku catatan.Hana masuk ke dalam ruangan itu,dan melihat pasien yang sudah meninggal di tutup oleh kain.


Hana menarik kasur roda itu,dan mendorongnya untuk memasuki ruang kamar mayat.


Namun setelah ke luar dari ruangan,suasana jadi sepi dan membuat hana ketakutan.


"Ikhhhh ko ngeri banget sih,padahal tadi agak rame"kata hana menelan ludah.


Hana mulai mendorong dan berhati-hati dalam melakukan tugasnya.


Hana oh hana,bertahanlah ini hanya sementara ko.


Hana mulai masuk ke dalam lift,karena kamar mayat ada di lantai pertama.


Hana menunggu di dalam lift sendirian bersama mayat itu,ia sama sekali tidak ingin melihat wajah mauat itu.Bahkan hana selalu memalingkan wajahnya.


Ting....


Lift pun terbuka,suasana sangat mencekap,hening sekali,merinding,dan gelap karena lampu beberapa di matikan.


"Ihhhhh gelap banget ke lorong sana"takut hana sambil mendorong kasur roda.

__ADS_1


__ADS_2