
Kwan so mulai sampai di rumahnya.
Rumah yang bertingkat,indah dan juga sangat bersih.
Kwan so bukan saja anak yang pintar,namun dia juga rajin dalam segala hal.
Ia tidak ingin membuat ibunya kerepotan,karena sang ibu mulai hampir tua.
Kwan so mulai masuk ke dalam rumah dan memarkirkan ke dalam garasi.
Kwan so mulai turun dengan baju nya yang putih,dan membawa kue untuk sang ibu.
Kwan so mulai melangkah masuk ke dalam rumah.Ia mulai membuka pintu dengan perlahan untuk mengejutkan sang ibu.
"Ibu....oh ibu??"panggil kwan so padanya.
Namun tak ada jawaban dari sang ibu,kwan so mulai merasakan perasaan yang aneh,dan ia mulai gelisah.
Dan ternyata ia melihat sang ibu tergeletak di lantai dapur dengan tubuh yang terlumuri darah.
Kwan so lansung berekasi,dengan wajah yang sangat terkejut dan tercampur aduk.
__ADS_1
Ada rasa marah,sedih,heran,dan lainnya.
"Ibu....ibu!!!!"teriak kwan so memanggil namanya.
Kwan so tak percaya dengan apa yang ia lihat,kenapa ada orang yang mau melakukan pembunuhan terhadap ibu.
"Ibuuu aku mohon bangun bu!"tangis kwan so yang menjadi-jadi karena ibunya.
Dengut nadi sang ibu sudah tiada,kwan so meraung-raung meratapi kepergian ibunya.
Satu kertas yang terselip di bawah cangkir itu,kwan so rupanya mendapat surat.
sekian salam dari ayah*.
"Tidak....ayah?aku gak punya ayah!!dan aku hanya milik ibu!!! ayahh aku membencimu!!!!!!!"kata kwan so dengan nada tinggi yang membuat ruangan menjadi gema.
Lalu kwan so mulai menyiapkan pemakaman bagi ibunya.kwan so sangat sayang sekali pada ibunya itu.
Jin wo teman kwan so datang untuk menghadiri pemakaman itu,hyun,jin ho,dan wei juga datang.
Mereka membawa bererpa rangakain bunga untuk pemakam ibu kwan so.
__ADS_1
Dengan wajah melas kwan so duduk dekat abu dari ibunya,sebentar lagi pemakaman itu akan di tutup.
"Kwan so,yang sabar ya"kata hyun duduk di sebelahnya dan mulai mengusap kwan so.
"Iya kwan so,mungkin ini adalah cobaan buat dirimu"kata jin wo pada kwan so yang memelas itu.
"Heyyy jangan ganggu kwan so,kau tidak lihat dia sedang sedih"kata jin ho dokter teratas itu.
"Aku hanya mengurangi beban kwan sl saja,mungkin dengan cara kita menemaninya rasa kesedihan kwan so bisa hilang"kata wei duduk di kursi namun menghadap ke belakang pada kwan so.
"Yaaa yang di katakan wei benar,lagian kwan so ibumu meninggal karena apa?'tanya jin wo kepo pada kejadian itu.
"Ayahku yang membunuhnya"jawab kwan so.
"Hahhhhh kwan so ayahmu?"
Mereka ber empat serentak kaget mendengar apa yang telah di katakan kwan so itu.
"Serius ayahmu kwan?"tanya jin wo sekali lagi.
Karena malas menjawab kwan so mengeluarkan surat di kantongnya,dan memberikan pada jin wo agar di baca.
__ADS_1