LKetulusan Hati Sang Dokter

LKetulusan Hati Sang Dokter
Chapter 19


__ADS_3

Hana pun masuk ke dalam rumahnya,sang ibu dan ayah sudah tertidur dengan pulas.Hana membuka pintu dengan perlahan,ia sama sekali tak ingin membangunkan kedua orang tuanya.


"Hana..."kata ayah yang baru saja bangun.


"Ahhh iya ayah,ada apa"balas hana duduk di depanya.


"Kamu dari mana saja nak?ayah khwatir padamu nak"kata ayah.


"Maaf ya,tadi ada kesibukan sedikit jadi agak telat deh"bohong hana pada ayahnya.


"Yaudah habis ini kamu mandi ya"kata ayah.


"Iya ayah"


Hana masuk ke dalam kamar,dan mengganti pakaian.Uang yang ia dapatkan tadi ia simpan dalam kaleng bekas kue.


"Semoga tabunganku bisa mengobati penyakit ibuku"kata hana berharap.


Hana pun masuk ke dapur dan mulai makan.Ternyata ayah juga menyisakan makanan untuk hana,sungguh ayah yang sangat baik.


Ketika makan hana tak sengaja meneteskan air mata,ia bahagia sekali punya ayah dan ibu seperti yang ia miliki.


Namun ia berpikir kapan ia bisa membahagiakan ibu dan ayahnya,sudah bertahun-tahun ayah mencukupi keluarga.


Setelah makan,hana kembali ke kamar.Dan mulai tidur karena terlalu lelah.


Kring...kring...kring....alarm hana berbunyi,ia mulai bangun dan bergegas mandi.


Hana segera kembali ke kamar dan masak,ternyata beras hana sudah hampir habis,sedangkan sang ibu harus makan untuk meminum obatnya.

__ADS_1


Terpaksa hana harus memakai uang tabunganya untuk membeli beras.


Setelah memasak di dini hari,hana kembali dan bersiap untuk pergi bekerja.


Sebelum pergi hana mencium kening sang ibu,sang ibu sangat bangga sekali memiliki anak seperti hana.


Dan ayah juga harus makan sebelum memulung rongsokan.


"Ibu,ayah hana pamit dulu"kaya hana.


Dalam setiap perjalan hana selalu mendapat doa yang baik yang di berikan oleh ayah dan ibunya.


ketika menuju ke depan jalan raya,yeojk sudah ada di depan.


"loh kamu di sini sejak kapan?"tanya hana.


"Aku baru saja datang ko,yaudah ayo kita pergi"ajak yeoji.


"yaa ke rumah sakit lah,kan kamu kerja,udah ayo jangan malu-malu kan kamu jalan"tawar yeoji dengan ramah.


"Iya baiklah"kata hana mulai naik.


"Umhh pegang yang erat ya,awas takutnya kamu jatuh"kata yeoji menyuruh hana memeluk dia.


"Umhhhh baiklah"kata hana mulai memeluk yeoji.


Yeoji mulai menghidupkan mesin dan maju.


Ngenggg....ngenggg...ngengggg.....

__ADS_1


Yeoji mulai mengas motor dengan cepat.Dan membuat hana ketakutan.


"Yeoji pelan-pelan saja"hana berteriak.


"Apa??!"balas yeoji.


"Pelannnnn-pelan saja"pinta hana.


"Okeee aku pelanin"kata yeoji.


"Maaf ya,aku takut kecepatan"kata hana.


"Iya gpp ko,lagian aku terbiasa cepat karena suka balapan"kata yeoji.


"Ya kamu jangan main balap lagi,kan kemaren udah kecelakaan"kata hana pada yeoji.


"Hehehh iya sih,aku udah kapok"balas yeoji.


Tak lama kemudian sampailah mereka di depan rumah sakit.


Han pun turun dari motor.


"Makasih ya yeoji"kata hana tersenyum.


"Iya sama-sama,nanti pulang mau di jemput gak?".


"Umhh gak usah gpp ko"kata hana menolak tawaran yeoji.


Ada aja yang suka gibahi hana,dan ikut campur urusan hana.

__ADS_1


ternyata hyun,wei dan jin ho mengintip hana lagi.


"Ihhh dasar cewe murahan,bisanya numpang aja"kata hyun mengejek.


__ADS_2