
"Hahhh...dia di antar cowo lain lagi"kata jin ho pada wei.
"Ehhh bentar,itu kan cowok yang pernah di rawat hana"wei menebak.
"Apa maksudmu?"jin ho penasaran.
"Itulohhh orang yang pernah di rawat hana,yang pernah kecelakaan motor"kata wei bercerita.
"Gilaa.....bisa cepat hana dapetin cowok seganteng dia"kata jin ho takjub pada hana.
"Lahhhh dasar cewe murahan"kata hyun lagi.
"Udah jangan iri"tawa wei pada hyun.
Plak...plakkk....plakkkk.....
Jin wo menepuk pundak mereka satu persatu dengan keras.
"Heiiii"kata jin wo.
Mereka bertiga mulai berbalik dan memasang wajah penuh amarah.
"Upssss ka...kalian marah ya"jin wo tersenyum.
"Jin wooooooo"teriak mereka.
"Lariiiii"jin wo berlari sebelum mereka membalas.
Hyun memiliki rencana untuk mengerjai hana.
__ADS_1
"Ehhh eh sini,aku ada rencana"kata hyun membisik pada mereka.
"Paa rencana apa?"jawabnya.
"gimana kalau hana kerja di stap malam aja,dan suruh cek kamar mayat"kata hyun.
"Ouh iya,aku ingat pas makan hana gak suka darah"kata wei pada mereka.
"Nahhh bagus tuh,kalau bisa kerjain aja tu cewe biar kapok"kata hyun.
"Ihhh gak usah di kerjain,nanti kita bisa kena marah"kata jin ho kaka teratas.
"Yaelah gpp lah cuma kunci di kamar mayat"bujuk hyun pada jin ho.
"Okee baiklah,nanti aku beritahu dia,kita ganti jadwal"kata jin ho menerima bujukan dari hyun.
"Yeesssss"hyun senang.
Hana berbalik,ternyata itu jin ho yang memanggilnya.Hana melangkah dan menuju jin ho berada.jin ho sedang berdiri memegang sebuah buku kecil.
"Iyaa kak,ada apa ya?"tanya hana pada jin ho.
"OMG!!! dia sangat sopan sekali padaku,tidak seperti dokter gadungan yang lainnya"kata jin ho dalam hati terharu.
"Kakk...kak ada apa ya"tanya hana lagi.
"Ehhh ehh iya,anu besok kamu jaga stap malam ya,kamu bisa kan"kata jin ho yang tak tega mengerjai hana.
"Umhhh bisa ka,hana bisa ko"jawan hana.
__ADS_1
"Ok yaudah,sore-sore harus udah ada di sini ya"kata jin ho pada hana.
"Iya kak baiklah"senyumnya.
Hana kembali bekerja seperti biasa,ia mengobati dengan tulus dan ikhlas.Aura hana saja sangat baik.
Tak heran banyak yang suka dengan hana,dan banyak sekali yang ingin di rawat hana.
Semua itu membuat dokter yang lainya pada iri,karena selalu mendengar pujian tentang hana.
Dan selalu di banding-bandingkan dengan hana.
Hari ini hana kembali ke sebuah ruangan,kali ini ia mendapat instruksi untuk merawat seorang pasien yang terkena kasus ingin bunuh diri karena sang kekasih.
Pasien itu memotong urat tanganya,suapa iya mati dengan cepat.Namun sang ayah cepat-cepat membawa wanita itu ke rumah sakit dan mendapat pertolongan.
"Haii selamat pagi"sapa hana pada pasien.
Pasien itu diam,dan terus menangis mengalir air mata.
"Nama..kamu...emhhh so youn?ouh iya sekarang waktunya kamu minum obat"kata hana mengeluarkan obatnya.
"tidak,aku ingin mati saja"jawan so youn.
"Ahhh kamu,kamu cuma bunuh diri karena kekasih?apa itu bener?"tanya hana pada so youn.
"Iya karena aku sangattt mencintainya,dia pendamping hidupku"balas so youn yang berebah.
"Ouh jadi gitu,emang orang tuamu buka pendampingmu?bukan yang mengurusi mu?di tinggal pacar saja mau mati,lalu gimana perasaan orang tuamu jika di tinggal dirimu,itulah yang di rasaknnya,sama persis denganmu"kata hana dengan bijak.
__ADS_1
"Iyaa kamu bener....hiksss hikss"so youn menangis.