
Kwan so memandangi kedua anak itu dengan mata tajam.Ia terus saja mengkepal kedua tangannya yang menahan emosi.
"Ehhh kwan so ada apa?"tanya hana pada kwan so.
"Ahhh aku,aku tidak apa-apa ko"balas kwan so pergi meninggalkan mereka dengan penuh dendam.
"Pah....ingat ajalmu semakin dekat,aku sebagai anakmu tidak akan membuat mu bahagia,dan membuat keluargamu menderita,seperti apa yang aku rasakan"ucap kwan so dalam hati ketika pergi meninggalkan papanya.
Ini adalah kesempatan kwan so untuk membunuhnya.Ini adalah kesempatan terbaik.
Ayah kwan so dan anaknya masuk ke dalam ruangan dan menyapa ibunya.
Ibunya belum siuman,jadi mereka harus menunggu.
Pekerjaan pun hampir selesai,dan ini waktunya hana pulang.Seperti biasa hana akan bekerja paruh waktu.
"Kwan so,kwan so aku ikut kamu ya"lambai hyun di saat kwan so akan pulang.
"umhh baiklah,ayo masuk"kata kwan so.
Hyun langsung mengambil tempat duduk di depan,dan hana duduk di belakang.
__ADS_1
Hyun terus saja mengobrol bersama kwan so di saat perjalanan,membuat hana merasa muak.
Sampailah mereka di rumah baru kwan so.
Hana mulai mengambil cat yang ada di dalam,dan mengecat dinding sebisa mungkin.Emang bisa cewe kerja gitu?eittss jangan tanya,hana anaknya rajin banget.Dia sudah terbiasa melakukan seperti ini.
Daripada hyun yang hanya duduk di sebuah kursi,dekat pintu melihat hana bekerja.Hyun terus saja memakan kacang,dan membuang kulitnya sembarangan,membuat pekerjaan hana menjadi tambah banyak.
Sedangkan kwan so,ia mengecat bagian dalam rumah.
Tik...tik...tikk..
Terdengar bunyi jam,sudah beberapa jam hana mengecat rumah kwan so.Dan mendapat hasil yang sangat baik.
Untung kali ini selesai gak terlalu malam,jam 7 sudah bisa pulang.Ini adalah terakhirnya ia bekerja paruh waktu di rumah kwan so.
"Kwan...aku pulang dulu ya"kata hana yang sudah di depan rumah kwan.
"Ouh iya,ini upahnya"kata kwan memberikan uang.
"Udah sana pergi jangan minta antar pulang"usir hyun dengan kasar pada hana.
__ADS_1
"Iii...iya baik"jawab hana.
"Ehhh hyun,jangan seperti itu,di mana sikapmu"kata kwan menasehati.
"ahhhh iya kwan sayang"balas hyun memeluknya.
Hana sudah pamit pulang,kini hana hanya perlu pergi ke toko untuk membeli beras dan beberapa bahan pokok.Biarlah untuk operasi ibu biar gaji hana yang bekerja di rumah sakit.
Hana mulai mencari toko di pinggir jalan,hana melihat toko itu dan mebeli beberapa bahan pokok.
"Pak...saya beli beras ya,sama ini,ini dan ini"kata hana menunjuk pada barang yang akan di beli.
"Iya tunggu sebentar ya"jawab pemilik toko itu.
Hana duduk di meja toko,ia mulai mengambil uang yang ada di tasnya.Untung saja uang itu cukup banyak,jadi bisa beli buat bahan pokok dan untuk di tabung.
Memang hana adalah gadis yang sangat pintar,dan juga bijak.Ia bisa mengatur keuangan dengan baik.
"ini non"kata pemilik toko itu memberikan sebuah barang yang hana beli.
"Ouh iya pak,ini uangnya,biar sisanya buat bapa"
__ADS_1
"Mkasih ya non"jawabnya.