LKetulusan Hati Sang Dokter

LKetulusan Hati Sang Dokter
Chapter 7


__ADS_3

Kwan so mulai mencari perumahan yang sangat di butuhkan.Jin wo terus mencari dengan mobil miliknya itu.


Kwan so memutari beberapa kota untuk mencari rumah yang sangat di inginkan.


Di sebuah perhutanan terdapat rumah yang terpojok dati jalanan,rumah itu sangat besar di buat sangat kuat.


Kwan so mulai masuk ke dedalam itu,memang jalanannya agak tertutup dengan rerumputan.


Rumah ini hanya bertingkat dua,dan jauh dari perkotaan.


"Hummm ini cocok sekali untuk aku jadikan sebagai rumah percobaan "ucap kwan so di dalam mobil nya sambil melihat ke arah rumah itu.


Rumah itu mungkin sudah tidak layak pakai,tapi kwan so tetap akan membelinya.


Kwan so segera menghubungi pemilik dari rumah itu,ia dengan cepat menawarkan harga murah.


Kwan so mulai kembali ke rumah lamanya,kwan so akan segera pindah dalam waktu cepat atau lambat.


Esok hari....


Kwan so mulai bekerja lagi di rumah sakit,ia sudah merasa tenang dengan apa yang telah terjadi padanya.


Kwan so masuk di pagi hari...


Ternyata sudah ada yang datang duluan.

__ADS_1


Kwan so rasanya pernah melihat orang itu.


Lalu hana melihat kwan so yang berjalan ke arahnya.


"Ahhh tidak,itu kan orang yang aku tabrak mobilnya "kata hana malu dan menutup wajahnya dengan kedua tangan.


"Kau...rasanya aku pernah melihatmu"kata kwan so di depan hana.


"Tidak,kau tidak mengenaliku"jawan hana.


"Ahhh tapi siapa ya?"pikir kwan so.


Jin wo pun datang dan melambai pada kwan so.


"Hai"jawab dia.


Hana masih saja menutup wajahnya dengan kedua tangan.


"Hah ini siapa?apa dokter baru?kenapa ia menutup wajahnya?apa kau malu?"banyak sekali pertanyaan dari jin wo pada hana.


Hana pun menurunkan tangannya,dan tersenyum pada kwan so dan jin wo.


"Ahhhh aku ingat,kau kan gadis yang menabarak mobil ku itu kan "kata kwan so menunjuk pada hana.


"Maa...maaf"balas hana.

__ADS_1


"Wahhhh kau dokter baru,kau sangat cantik sekali"pujo jin wo yang terus memandangi hana.


"Sudahlah aku sangat sibuk,aku tidak ingin mengurusi cewe yang gak bener"kata kwan so meninggalkan hana.


Hana serentak tak terima dengan apa yang di katakan kwan so.


"Hah apa kamu bilang,aku cewe gak bener,kamu aja kali"balas hana dengan mata sipit.


"Apa? kau mau membayar sekarang?"pinta kwan so.


"Ahhh tidak "tunduk hana.


"cihhh makanya jangan sok-soan deh "kata kwan so.


kwan so pun pergi ke ruang ganti.


"Ouhhh hana,itu nama mu kan,biarkan saja kwan so itu,dia emang dingin,cuek dan juga kejam"kata jin wo pada hana sambil merangkul dari belakang.


"Apaan sih,udah aku sibuk"balas hana mengambil tas dan mencoba mengganti pakaian.


Huhhhh hana terus saja mengatur nafas dari tadi,ini kan pertama kalinya ia menjadi dokter di rumah sakit sebesar ini.Hana jadi merasa takut,dan hana juga terus saja berdoa.


Setelah di ruang ganti,hana mengganti pakaian,tinggal menunggu intruksi dari dokter senior,atau propesional.


Pokonya hana akan menjadi dokter yang baik,rajin dan giat di rumah sakit ini,untuk membantu merawat sang ibu yang sedang sakit.

__ADS_1


__ADS_2