LKetulusan Hati Sang Dokter

LKetulusan Hati Sang Dokter
Chapter 29


__ADS_3

Ngenggg ngenggg ngengggg.....


Terdengar suara motor yang mendekati hana,dan ternyata itu yeoji.


Yeoji memarkirkan motornya di pinggir jalan dan mendekati hana.


"Hai hana"sapa yeoji.


"Hai juga yeoji"balas hana tersenyum.


"Umhhhh aku mau ngomong sesuatu nih"kata yeoji ragu.


"Iya kamu mau ngomong apa?bilang aja"


"Umhhh aduh gimana ya ko aku jadi malu "gugup yeoji.


"Gak usah malu lah,kenapa bilang aja"balas hana berdiri di pinggir jalan ketika akan menyebrang.


"Anuuu aku mau ngajak kamu ke rumah,aku mau ngenalin kamu ke mama ku,dan aku mau lamar kamu"kata yeoji dengan lancar.


"Hah?lamar?"hana terkejut.


"Iya kamu mau kan jadi istri aku"kata yeoji memegang kedua tangannya.


"Maa maaf yeoji,sepertinya aku tidak bisa"lepas hana.

__ADS_1


"Kenapa?apa karena aku ini nakal ya,aku anak balapan"yeoji mulai murung.


"Gakk bukan gitu maksud aku"hana mencoba menjelaskan.


"Lalu kenapa kam tolak aku?"tanya yeoji.


"Sebenernya sudah ada yang melamar ku,dia kwan so"balas hana pada yeoji.


"Apa?udah ada yang lamar kamu ? jadi aku telat nih "kaya yeoji pasrah.


"Maaf ya yeoji,maaf bangetttt"kata hana .


"Iyah gpp ko"senyum palsu yeoji.


Yeoji segera pergi meninggalkan hana?dan yeoji rasanya ingin kembali menjadi anak pembalap karena terlalu sakit hati.


Setelah membeli beberapa bahan,hana kembali ke rumah sakit.Di sana ibunya sudah siuman,dan bisa bergerak dengan bebas.


Mereka sangat bahagia sekali,dan kwan so akan membuat rencana pernikahan mereka.


Ya mungkin akan di lakukan 3 hari lagi,semakin cepat semakin baik.Itu kata kwan so,gila apa cepat banget mau nikahnya.


Ibu hana dan ayahnya hanya menurut saja,karena yang membiyayai semuanya adalah kwan so.


"Nakkk kamu beruntuntmg sekali mempunyai calon seprti kwan so nak"kata ibu hana mengelus rambut hana d pelukannya.

__ADS_1


Ya walaupun begitu,hana sama sekali tidak mencintai kwan so.Hana terpaksa mengikutinya demi kebahagiaan sang ibu.


Hana mengajak ibu bersama ayahnya pulang,namun kwan so menawarkan tumpangan.


"Ibuuu mertua gimana kalau saya yang antar ibu"tawar kwan so ketika menuju luar rumah sakit.


"Gak usah gpp"jawab hana.


"Ehhh hana gak boleh gitu"kata ibu hana.


"Gimana mau gak saya antar,kan bentar lagi kita jadi satu keluarga"kata kwan so.


"Iya nak kwan so,kamu memang anak yang baik,kami gpp ko ikut mobil kamu"kata ibu hana.


Hana terus saja berpikir bahwa kwan so akan membuat rencana buruk,dan kwan so bukan anak baik-baik.


Kwan so mulai mengantar hana bersama orang tuanya ke rumah mereka,sesampai di rumah sang ibu dan ayah turun dan pulang ke rumah.Namun hana di tahan oleh kwan so.


"Ibu duluan ya hana"kata ibu.


"Iya bu"balas hana yang masih di dalam mobil.


"Kamu apaan sih,gak usah sok baik di depan aku"bentak hana.


"Ehhhh sayang,kamu kan sebentar lagi calon ku,jadi jangan marah yah"senyum kwan so.

__ADS_1


"Apaan"hana cemberut.


Kwan so mencubit pipi hana dan membuat pipinya memerah.


__ADS_2