
Kwan so mulai melakukan pembedahan bersama dokter lainnya,ia siap dengan baju operasi dan juga masker.
Sebelum masuk pintu ruang pembedahan kwan so berdoa dulu,dan menghela nafas secara perlahan.
"Husss...pokonya aku harus bisa,ini bukan pertama kalinya aku melakukan pembedahan seperti ini,pokonya aku pasti bisa "kata kwan so dengan tekadnya yang sangat yakin itu.
Kleek.....kwan so mulai membuka pintu,para dokter lainnya sudah menunggu.Ia pun mengunci pintu dengan rapat.
Kwan so mulai mengambil sarung tangan khusus untuk pembedahan itu,dan ia mengambil beberapa alat.
"Siap?"kata sang dokter pada kwan so.
"Ya saya siap"jawab kwan so.
Mereka mulai membius pasien tersebut,kwan so mulai beraksi dan melakukan pembedahan itu dengan hati-hati,ia mulai bercucuran keringat.
Lalu seseorang mengelapinya agar ia merasa tak terganggu.
Tik....tik...tik....detik jam mulai berjalan.Waktu semakin lama semkain sempit,ia harus bisa menolongnya sebelum efek dari obat itu habis.
Deg...deg...deg.....kwan soa terus saja berdetak sangat kencang,kenapa kali ini dia sangat gugup sekali.
__ADS_1
Dan waktu semakin sempit,untung saja kwan so bisa menyelesaikannya dengan cepat.
"Yeeee syukurlah,selamat kwan so kau berhasil lagi,aku bangga padamu"kata dokter lainnya memberi selamat pada kwan so.
Kwan so segera ke luar dari ruangan itu,ia mengganti pakain dengan warna putih.Dengan cepat ia pergi ke toilet.
Tap...tap....tap.....kwan so berlari,dan akhirnya sampai juga.Ia menghidupakan westafel dan mencuci muka dengan air.
"Huhhhhh segar sekali,aku hampir saja tida bisa melakukannya"kata kwan so dengan melihat dirinya di cermin yang sangat lebar itu.
Kwan so mengambil tisu,dan mengelap pada wajahnya yang basah.
Teet...teet..teet.....
"Kwan so kapan kamu pulang?"tanya sang ibu tercintanya.
"Ahh iya bu,kwan so akan segera pulang,paling lambat jam 3 sore "jawab kwan so terhadap ibunya.
"Baiklah ibu akan menunggumu,dan seseorang akan datang"balas ibu dari telponya.
"Siapa bu yang akan datang?"tanya kwan so penasaran.
__ADS_1
"Sydah kamu kerja saja dulu,ibu masih mau masak untuk tamu kita nanti"kata sang ibu menutup telponya.
"Halo...halo...bu ibu"ternyata telpon dari ibu sudah mati.
Kwan so menyimpan telpon itu pada saku celananya,ia kembali ke ruangannya.Dan ia rasa jadwal hari ini sudah longgar,ia bisa pulang dengan cepat hari ini.
Kwan so masuk ke ruang ganti pakaian,ia menggantinya dengan pakaian biasa di saat ia masuk.
Baju dokternya ia simpan di dalam.
"Hei kwan so,ku mau ke mana?"tanya jin woo.
"Aku mau pulang"jawab kwan so menyoren tas nya.
"Ahhh kau tidak pulang dengan hyun ?"tanya jin wo lagi.
"Tidak,aku sangat sibuk hari ini,bye aku duluan "kata kwan so menepuk pundak jin wo yang berada di ruangan ganti.
"Ouhh oke baiklah"jawab jin wo heran.
Kwan so dengan cepat pergi ke bassemen,ia memarkirkan di tempat yang agak jauh dari gerbang bassemen.
__ADS_1
Kwan so mulai menghidupan mobil,dan menancapkan gas.Sambil mebghidupkan radio mobil,dan memperbaiki kaca spionya.
Sungguh kwan so memang aneh.