LKetulusan Hati Sang Dokter

LKetulusan Hati Sang Dokter
Chapter 18


__ADS_3

Hana mulai pulang,tetapi kwan so memanggilnya untuk mendapat gaji di hari pertama.


"Heiii hana tunggu"kata kwan.


"Iya kwan ada apa?"tanya hana.


"Ini aku bayar dulu,ini yang pertama sisanya nanti ya"kwan memberikan uang pada hana.


"Ma..makasih ya"jawab hana.


"Ouh iya kan udah malam,kamu mau aku antar gak?"tanya kwan .


"Ehhh gak usah "hyun mulai sewot dan melarang kwan.


"Iya gk usah gpp ko"kata hana sambil mengambil tas yang ada di atas meja.


"Oke baiklah"


Hana mulai membuka pintu,han pun berjalan menuju rumahnya.Ya berati hana tinggal berbalik saja,karena kan rumah hana dan kwan so yang baru itu searah.


Hana jalan dengan langkah yang pelan,ia merasa lemas dan cape sekali.Malam-malam gini udah cape,jalan lagi.


Apalagi di jalan sangat sepi banget,gak bisa nyari tumpangan.


Hana menyimpan uang pada tasnya,dan hana tak sadar ia sedang di ikuti oleh seorang pria.


Pria itu ingin mencopet tas milik hana,apalagi sangat sepi adalah kesempatan yang sangat bagus untuk pencopet itu.


Sang pencopet mulai mendekati hana secara perlahan,dan hana tak sadar.

__ADS_1


Tiba-tiba....


Srekkkkkk....pencopet itu menarik tas hana.


"Heiii itu tas ku"teriak hana pada pencopet itu.


Pencopet itu lari,bahkan juga hana mengejar pencopet itu,hana berharap bisa mendapat kan tas nya kembali.


"Ku mohonnn...kembalikan tas ku"kata hana pada pencopet.


Sama sekali tak ada yang menolong hana karena jalanan sangat sepi,hana pun kelelahan dan mulai diam tak sanggup mengejarnya.


Hana sangat pasrah sekali,uang hasil dari kerja tadi telah di copet.


Kemudian.....


Ngenggg.....ngengggg....ngenggggg......


Orang itu langsung menabrak pencopetnya.


"Ehh ehh...tas ku"hana segera berlari ke arah penolong tadi.


Pencopet itu merasa kesakitan,dan meninggalkan tas yang di curinya itu.


Penolong itu mengambil tas hana dan memberikannya.


"Ini tas mu kan?"kata pria itu yang masih memakai helm.


"Iyaa makasih banyak ya,ini penting banget"hana merasa senang sekali karena tas nya sudah kembali.

__ADS_1


"Ehhhh kau dokter itu kan?"tanya pria itu sambil membuka helmnya.


"Ka..kamu..ehh yeoji?"tanya hana pada nya.


"Yaaahhhh kita ketemu lagi"senang yeoji pada hana.


"Makasih banyak yah udah nolong aku,dan kamu malam-malam gini mau ke mana?"tanya hana pada yeoji.


"Tadi aku di ajak balap sama teman,tapi aku udah gak mau balap lagi,jadinya pulang,ehhh terus liat kamy ngejar copet aku bantu deh"cerita dari yeoji pada hana.


"Ouhh jadi gitu,makasih banyak loh"


"Lahhh kamu kok baru pulang jam segini?"tanya balik yeoji pada hana.


"Emhhh itu,aku baru saja kerja paruh waktu,dan yaaa aku baru pulang,heheh"jawab hana tertawa kecil.


"Lohhhh gak baik buat kamu jalan sendirian malam gini,yaudah ayo aku antar"kata yeoji mulai naik motor ninjanya berwarna merah.


"Umhhhh yaudah iya,lagian aku udah gak kuat jalan"balas hana.


Yeoji mulai mengantar hana sampai ke rumahnya.ya depan rongsokan gitu.


"Ini rumahmu ya"tanya yeoji.


"Iya kenapa?jelek ya hehe"


"Gak bukan gitu,kapan-kapan aku ke sini ya"senyum yeoji.


"Iya aku tunggu,makasih ya"

__ADS_1


"Iya sama-sama"


__ADS_2