
Mereka berempat saling berkumpul melihat surat yang di berikan oleh kwan so.
"Iya ini memang serius,astaga sungguh jahad "kata ji ho menutup mulutnya karena merinding setelah melihat surat itu.
"Oh iya kwan so,lalu apa yang akan kau lakukan?"tanya wei pada kwan so.
"Aku tidak tau"jawabnya singkat.
Hari mulai malam,teman-teman kwan so masih saja diam menunggu tamu yang datang.Namun sudah pukul 10 malam sudah tak ada lagi yang datang.
Kwan so menyuruh mereka pergi untuk pulang,biar sisanya kwan so yang akan menangani.
Arghhhhhhh.....teriak kwan so.
Brukkkkk....kwan so melempar beberpa kursi pada dinding.Teman kwan so mendengarnya dari luar,namun mereka tak berani masuk ke dalam lagi.
"Kasian banget kwan so"kata wei yang menguping di depan pintu.
"Ehhh ehhh ayo pulang,kalian mau di hajar kwan so hah"kata jin wo pada mereka.
__ADS_1
"Ihhh lagian dia kasian banget,bisa defresi dia tau"balas wei.
"Udah nanti juga ada solusinya"kata jin ho membela.
Akhirnya mereka mulai pergi meinggalkan kwan so sendirian di dalam pemakaman itu.
Kwan so mulai merasa lelah,tenaganya terkuras karena amukan dan tangisannya tadi.
Kwan so mulai duduk di sebuah kursi,dan memandang foto ibunya yang di pajang itu.
"Ibu....kwan so janji akan membalas semua perbuatan ayah mah"kata kwan so pada ibunya yang sudah meninggal.
Sudah pukul 12 malam,kwan so ketiduran di pemakaman itu,penajga pemakaman itu mulai memabngunkan kwan so dan menyuruhnya pulang,karena sudah malam.
"Tuann bangun tuan,kami akan melakukan penutupan area ini"kata penjaga yang membawa senter.
"Ahhh i...iya maaf aku ketiduran"balas kwan so sambil mengucek matanya.
"iya gpp,silahkan ke luar karena kami akan menutup pintunya"
__ADS_1
"Baik baik"
Kwan so merasa ngantuk,dan matanya mulai bengkak karena seharian menangis.
Kwan so mulai kembali ke rumahnya,rumah yang banyak kenangan itu,dan penuh bayangan dari sang ibu.
Kwan so langsung merebahkan diri pada sofa putih yang sangat empuk itu.
Kwan so merasa ngantuk dan tertidur di sofa itu.Lalu ia ingat sesuatu,ia mulai bergegas bangun dan masuk ke dalam kamar sang ibu.
Kwan so mulai mengacak-ngacak lemari ibu,bawah kasur ibu,bahkan juga laci.
Apa yang kwan so cari??ternyata kwan so menemukan juga,ya ia mencari foto ayah kwan so,cepat atau lambat kwan so akan menemukan ayahnya,dan membalaskan dendam sang ibu.
"Huhhh untung saja ada foto ayah yang di simpan ibu,jadi aku bisa dengan mudah mencari keberadaan sang ayah"kata kwan so langsumg terkapar di dalam kamar d ranjang milik ibunya itu.
"Ibuu.....kwan so sangat rindu ibu,kwan so tidak akan membuat kematian ibu sia-sia,kwan so akan membalasnya,percuma kwan so menjadi anak baik jika ibu tak ada,siapa yang bisa aku banggakan,percuma jadi dokter jika ibu tak bisa mendapat kebahagian itu"kata kwan so sambil merebah diri di kamar dengan rencana yang sangat unik untuk membalas sang ayah.
Sudah tau kwan so sangat dingin,malah di tambah masalah gini.Kwan so akan jauh lebih kejam lagi.
__ADS_1