Love and Tears

Love and Tears
part empatbelas


__ADS_3

sinar matahari menelusuk masuk lewat jendela kamar dua sejoli itu hingga mengusik tidur jeon jungkook dengan kilauannya yang menyinari mata pria itu hingga mau tidak mau jungkook harus terbangun dari tidurnya.


lalu,


jungkook tersenyum melihat wajah teduh sang istri yang masih tertidur dengan sangat nyenyak seraya memeluknya, tubuhnya yang polos tanpa menggunakan sehelai benang pun membuat jieun terlihat seperti bayi dimata jungkook


tangannya perlahan -lahan terangkat untuk membelai lembut pipi sang istri lalu mengecupnya dengan lembut, tak hanya itu jungkook juga mengecup mata, hidung , bibir, bahu polos istrinya dan juga jemari-jemari mungil itu hingga membuat sang empunya terusik dari tidurnya.


"nggghhhh"


jungkook lagi-lagi tersenyum melihat wajah polos itu kemudian kembali menghujaninya dengan kecupan di bibir jieun.


"jeon aku masih sangat mengantuk, biarkan aku tidur sebentar lagi... hanya 5 menit" ujar jieun tanpa membuka matanya sama sekali dan kembali masuk kedalam pelukan hangat sang suami, menenggelamkan wajahnya kedada bidang jungkook yang akhir akhir ini begitu disukainya.


sejak kapan jieun jadi semanja ini?


tapi jujur jungkook menyukai sikap manja jieun yang seperti ini, jika boleh dia menginginkan sikap manja jieun yang seperti ini di setiap harinya, dia ingin sekali saja jieun bersikap egois dan memikirkan dirinya sendiri tanpa perlu terus terusan khawatir pada orang lain yang sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan.


"baiklah hanya 5 menit saja" jungkook kemudian mengecup puncak kepala jieun lalu memeluk erat tubuh mungil itu


eunha dan nyonya jung bersiap-siap untuk sarapan bersama, setelah kejadian semalam eunha semakin bersemangat untuk mengejar jeon jungkook, gadis itu sangat yakin jika sebentar lagi dia bisa menguasai jungkook seutuhnya, mengingat semalam mereka hampir saja melakukannya, bukan tidak mungkin jika  suatu saat nanti mereka akan benar-benar melakukannya.


"ibu lihat suasana hatimu sangat baik pagi ini?? padahal semalam kau bahkan gagal tidur dengannya"


"ibu....setidaknya dia telah menikmati bibir ini ( mengusap bibirnya ) tanda dileher ini ( melihat tanda kismark diarea lehernya ) dan dia sempat menyentuh ini ( menunjuk ke arah payudaranya ), hanya tinggal sedikit lagi ibu kami bisa menikmati kehangatan itu bersama, dan diperut ini nanti ( mengelus perut ratanya )akan ada jeon jungkook junior yang akan menguntungkan kita berdua ibu..."


"hahahha kau benar sayang, benih jeon jungkook harus berhasil tertanam diperutmu itu, agar kita bisa dengan leluasa menikmati harta kekayaannya"


hahahahahaah


"ibu tenang saja, akan kupastikan aku jung eunbi akan memiliki pria itu...pria yang sangat aku cintai dan aku akan melahirkan anak untuknya serta menikmati kekayaannya"ujarnya dengan smirk


"jangan lupakan satu hal sayang'


"apa?"

__ADS_1


"ketika impian kita sudah terwujud jieun akan menangis...menangis dan......."


"menangis" ucap mereka secara bersamaan sembari tertawa penuh kemenangan.


"sekarang waktunya kebawah ,sarapan dan mari menikmati pelayanan mewah ini selagi kita masih di jeju"


"kau benar sekali bu.. kalau begitu ayo! aku akan membuat jungkook keringat dingin mengingat kejadian semalam"


_


" jieun dan jungkook belum turun juga?" tanya nyonya jung begitu melihat hanya ada nyonya gyuri disana


"biasalah, sepasang suami istri memang sangat suka terlambat dipagi hari" ujar nyonya gyuri dengan malu-malu, eunha yang mendengarnya merasa sesak dan kesal


  sepasang suami istri memang sangat suka terlambat dipagi hari  , huh selalu saja itu, apa bibi cerewet ini tidak bisa mengatakan hal lain selain itu, aku benar benar muak mendengarnya, lihat saja dia! setelah berhasil menguasai jungkook aku akan membuat bibi cerewet ini keluar dari rumah dan membawanya ke panti jompo biarkan dia menghabiskan sisa hidupnya disana.


"eh sayang jangan dimakan ini untuk jieun, kau makan sup yang lainnya saja yah soalnya penting untuk kesuburan jieun dan sup ini khusus dibuatkan untuk jieun oleh koki disini loh" ujar nyonya gyuri, detik itu juga eunha merasa sangat kesal, selalu jieun, jieun dan jieun namun dia berusaha untuk meredam amarahnya demi impiannya itu.


"ah tidak apa-apa bibi....lagipula jieun memang sangat membutuhkannya, aku akan makan sup yang lain saja" ujar eunha dengan senyum fakenya


sedang asyik dengan pikirannya sendiri, tiba tiba saja mood eunha langsung membaik setelah melihat jieun dan jungkook keluar dari lift dan berjalan menuju kearah mereka.


"sayang aku ingin makan steak yang banyak" ujar jieun dengan manjanya


"apa tidak terlalu pagi untuk makan steak?" tanya jungkook


"tentu tidak...terserah kapanpun jika seseorang ingin makan steak ...yahh makan saja" kali ini jieun terdengar merajuk hingga membuat jungkook menatap bingung istrinya, jieun menjadi manja sekaligus cengeng bersamaan, dan terlebih lagi jieun memanggil jungkook dengan kata sayang.


"ya sudah kita makan steak yah" jungkook mengelus kepala jieun


"ah...tapi aku bingung steak atau sup ayam, tiba-tiba saja aku ingin makan sup ayam sayang..."


"terus jadinya apa?"


"hmm...bibimbap saja" ujarnya kemudian segera menyapa mertuanya, nyonya jung dan juga eunha

__ADS_1


"ada apa dengan istriku pagi ini, tidak biasanya dia bersikap seperti ini" ujar jungkook dengan tersenyum lalu segera dia menemui koki meminta agar segera membuatkan pesanan sang istri, begitu selesai memesannya jungkook segera menghampiri keluarganya, namun senyum yang semula menghiasi wajahnya mendadak hilang lantaran eunha yang tersenyum menggoda berada tepat didepannya.


"aku ingin memberi tahu sesuatu pada ibu" ujar jungkook, tiba-tiba semua menatapnya serius , nyonya jung sangat takut jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkannya namun berbeda dengan eunha dia terus tersenyum menantang pada jungkook membuat pria itu mengepalkan tangannya.


"ibu semalam gadis ini! ( menunjuk eunha dengan penuh emosi namun gadis itu hanya tersenyum) dia semalam..."


"ah...semalam kami berdua menikmatinya.....( ujar eunha yang terdengar ambigu membuat semuanya penasaran ) aku dan jungkook..."


apa yang akan dikatakan gadis tidak tau malu ini!!!


"ibu, jieun dengarkan aku...semalam itu..."


"kami sangat-sangat menikmatinya...., bahkan kami hampir ketahap ......" ujar eunha yang sengaja terus memotong ucapan jungkook


"ada apa sebenarnya?? kalian berdua kenapa dan menikmati apa???" tanya nyonya gyuri


"bibi, jadi semalam itu didalam kamar.....kami sangat  menikmatinya...."


"eunha!!"bentak jungkook


"ada apa???dikamar..menikmatinya????ada apa sebenarnya ini" ujar jieun yang kini bersuara, emosinya yang lagi tidak menentu membuatnya ingin menangis


jungkook menatap eunha penuh amarah seakan akan mengisyaratkan pada gadis itu agar tidak mengatakan apa-apa pada ibunya dan juga jieun, eunha tersenyum senang menatap ekspresi wajah jungkook yang menandakannya telah kalah.


"ah....bukan apa-apa....hanya saja kemarin malam kami diam-diam meminum teh dikamar tanpa sepengetahuan jieun dan merencanakan sesuatu untuk  memberi kejutan pada jieun dan akhirnya percuma karna semuanya telah kalian ketahui iyakan jungkook?" tanya eunha dengan tersenyum.


"hahahha jadi kalian merencanakan sesuatu untukku ( jieun tak dapat menahan tawanya ) sayang kau manis sekal( jieun mengecup pipi jungkook) baiklah aku akan berpura-pura seakan akan aku tidak mendengarnya" eunha terus tersenyum menatap jungkook yang tersudutkan, dia tau jika pria itu sangat sangat marah padanya saat ini, dengan sengaja eunha mengangkat kakinya keatas paha jungkook lalu turun kebetis kemudian kembali naik kepaha  untuk menggoda pria itu tak lupa dia sedikit menggigit bibir bawahnya, rahang jungkook mengeras seraya mengepalkan tangannya, ia benar-benar marah pada wanita murahan yang ada didepannya itu.


"ah..maafkan aku tiba-tiba saja aku ingin sarapan yang romantis hanya berdua dengan istriku, bolehkan ibu " 


"tentu boleh sayang" ujar nyonya gyuri membuat eunha kesal


"ayo sayang,( menarik jieun ) hari ini kau milikku" ujar jungkook dengan sengaja agar eunha mendengarnya .


"hahaha aku tau kau sengaja melakukannya sayang.....baiklah kali ini aku tidak akan mengganggu kalian, silahkan menikmati waktu kalian berdua sebelum kalian terpisahkan.....!!!!" batin eunha

__ADS_1


bersambung........


__ADS_2