
...Teman Tapi Mesra Season 2...
Lima tahun berlalu kini aku dan Melodi sudah menikah dan tinggal bersama di sebuah desa terpencil disini kami hanya tinggal berdua sembari menikmati hingga sampai kelak cinta kami kami bawa mati.
Dibalik sebuah lagu pasti akan terdapat sebuah cerita didalamnya, sebuah lagu yang berirama dengan sebuah melodi yang sejuk tuk di dengar dengan lirik yang manis dan romantis dan dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang. Kisah romantis juga terkadang terdapat dalam sebuah lagu yang terdapat di dalamnya entahlah, semua hanya berasal dalam lagu, entah siapa yang menjadi penulisnya.
Dengan segenap jiwa dan kasih sayang aku tuliskan sebuah lirik, dengan suaramu yang mendekati hatiku bagai suara burung camar yang terdengar sangat manis, Ada apa dengan hati ini? Aku tak tahu apa yang terjadi? Aku hanya ingin menjadi diriku apa adanya. Seperti cinta yang selalu menghiasi hatiku, seperti itu kala harmoni bersimponi di jiwa ini. Biarkan sang bidadari bermimpi mungkin sang fajar akan membangunkannya dari tidur siangnya.
Sesungguhnya aku bukanlah orang yang mengerti akan cinta aku hanya berada di antara keinginan menjadi diri sendiri atau menjadi apa yang aku inginkan. Cukup sudah terkadang perasaan akan menimbulkan kebucinan yang aneh, entahlah cukup atau dari mana kata itu berasal, sesungguhnya hati ini pun tak mampu mengatakan segalanya denan baik, entah kenapa hati ini berdegup dengan kencang, entah kenapa jiwa ini terasa sangat amat bahagia jika melihatnya, aku bergetar jika melihatnya. Terkadang hati ini membisu dan sulit untuk aku lupakan senyum manis di bibir lembutnya, aku tak bisa memastikan apa aku masih bisa hidup walaupun hanya sekejap saja. Awalnya aku tak sadarkan diri tapi kenapa jiwa ini jadi merasa alay sendiri.
__ADS_1
Di Bangku SMK aku, Romeo, Mila, Abas dan Hendrik adalah awal pertemuan kami dan awal cerita persahabatan kami dimulai. Aku Fiona seorang gadis biasa di SMK Bina Persada Surabaya awalnya aku adalah anak dari pemilih sekolah ini tapi kini di alihkan ke pamanku. Semuanya jadi berubah sejak ada anak baru itu Ya Romeo cowok paling cool di SMK dia awalnya pacaran dengan temanku Mila tapi kenapa si Mila sekarang sudah tidak mengejar-ngejar Romeo lagi, sedangkan Abas dan Hendrik adalah sahabatku sedari SMP mereka berdua selalu berebut ingin pacaran dengan aku tapi aku selalu menolaknya, karna aku tidak menyukai mereka berdua, aku hanya menganggap mereka sebagai sahabatku.
***
Saat itu di perpustakaan aku tak sengaja bertemu dengan Mila dia bercakapan dengan Romeo, aku sempat kaget dan aku merasa cemburu entah kenapa aku jadi cemburu melihat Romeo dengan Mila. Aku merasa mereka berdua ada hubungan, akhirnya aku pun membuntuti mereka berdua tapi kenapa saat aku bersembunyi di sebuah koridor hampir saja aku tertangkap basah oleh Romeo tapi akhirnya aku bisa melarikan diri dari Romeo. Saat itu aku terkejut ternyata Romeo dan Mila adalah seorang saudara sepupu aku saat itu kaget "Kenapa Mila tak cerita padaku?" Aku sambil bernada kencang akhirnya ketahuan, saat itu Mila menghampiri aku dan aku pura-pura baca buku ternyata buku yang ku baca terbalik, aku jadi malu sendiri. Karna kami bertiga ramai dan berisik di perpustakaan akhirnya ibu penjaga perpustakaan mengusir kami dari perpustakaan. Aku, Mila dan Romeo akhirnya kami kabur terbirit-birit.
Mengapa dia selalu membuatku tergila-gila padanya aku terkadang sulit melupakannya, segala sesuatu yang berhubungan dengannya membawa aku kepada suasana dimana aku selalu ingin berada di dekatnya bersamanya bergurau bercanda ria dan tertawa dengannya, setiap memori yang berhubungan dengannya segalanya tidak dapat aku lupakan, entahlah mengapa dia membuatku tergila-gila padanya sampai aku tak bisa tidur selalu terbayang wajahnya yang indah senyum manisnya hangatnya dan cerianya. Sungguh segalanya hanya dia yang ku rasa dia membuatku menjadi orang yang tak waras tapi aku berfikir apakah aku akan tetap melanjutkan hubungan ini atau tidak? Aku menjadi bingung sendiri.
Di keindahan malam aku hanya aku hanya dapat melihat sang rembulan saat fajar muncul aku hanya bisa beratapkan matahari, simponie cinta kala itu hanya berupa gunung bebatuan yang indah elok tuk di pandang tapi penuh dengan tantangan dan juga cobaan, tak urung jua aku mencoba tuk mendaki tebing tinggi di Pematangsiantar di mana aku terpaku pada sebuah danau yang indah awalnya seperti terlihat fatamorgana tetapi saat mendekat ternyata benar juga.
__ADS_1
Saat hati memilih bisakah aku tetap mempertahankan dia, meski dia tak terlihat dan memberikan jawaban, meski hati ini berkata tidak mampu namun banyaknya tetap menjadi kenangan. Kenapa di hati ini tak berisikan ruang untuknya kenapa tak jua memberi rasa. Saat ini dia berada di sebuah satu pilihan namun tidak mampu tuk memilih, sayap hati ini secara tak sadar menghindari adanya pertikaian diantara dua cinta dalam satu hati, sayup melodi terdengar dengan harmonika itu yang kau tiupkan. Awalnya aku tidak memahami arti maksud dihatimu aku sama sekali tidak mengerti aku merasa semua yang berlalu ya biar sajalah berlalu dan tak usah kau ungkit kembali karna hati ini sudah bukan milikmu lagi.
Saat kau beri rasa setetes kasih sayang biarkan airnya membasahi lubuk hati, perih memang rasanya tapi mampukah aku tetap memberi secerca harapan untuk dirinya. Saat ini aku rindu kala dedaunan menatapku dengan sayap yang indah di kejauhan sana, biarkanlah aku menangis pintanya dalam hati meski aku tak mengerti tapi aku bisa apa? Kata sang raja aku hanya bisa memerintah dan memimpin tapi segala sesuatu juga berada di tangan Tuhan, tak ada satupun yang tahu kala dia muncul.
Saat hari mulai terlelap, satu demi satu sang bidadari hadir, dengan merdunya mereka menyanyi serta dengan selendang sutra yang mereka pakai mereka gunakan untuk menari, Rabu malam kala itu menemani mereka bernyanyi. Tapi kala itu pulang sang bidadari pergi hilang entah kemana, saat itu air mata menetes...
Dimana keberadaan sang bidadari?
***
__ADS_1