
...Tentang Dia...
Gue paling risih kalau di kelas ada si Rizal yang juga rese dia notabene tipe cowok yang selalu bikin masalah di kelas, tapi kalau dia gak masuk sekolah malah rasanya kelas ini jadi sepi tanpa dia di tambah dia merupakan salah satu temennya Ikbal.
"Lo ngapain lagi ngeliatin gue" Ujar gue sambil nulis nyelesain mata pelajaran yang tadi
"Lo serius amat si Lea" Ucapnya sambil ngeliatin gue yang lagi nulis
"Lagian tadi udah tau gue lagi liatin papan tulis, eh kepala Lo malah ngalangin ajah" Ujar gue cuek
"Yah, sorry deh gue gak bermaksud kayak gitu kali" Ucapnya polos sambil ngeliatin gue
.***
"Lo ngeliatinnya jangan gitu dong!" Ujar gue sambil ngusir dia
Kemudian si Ikbal malah dateng...
"Kalian ngapain sih berduaan berantem mulu" Ucap Ikbal
"Lo mau kemana Bal?" Tanya Rizal
"Gue mau ke kantin, Lo mau ikut?" Jawab Ikbal sambil ngajak Rizal ke kantin
"Owh yawdah, gue ikut!" Ujarnya sambil ikut Ikbal
"Lo ngapain sih gangguin dia" Ujar Ikbal
"Abis dia lucu sih" Jawab Rizal sambil mengusap rambut gue
"Ih sana Lo!" Ucap gue sebel gue dia selalu ajah bikin gue risih
Bukan cerita Dilan tapi namanya pemainnya aja yang ternyata sama, entahlah apa isinya juga sama. Perempuan akan kuat jika di uji dengan bencana, kekayaan dan kehidupan, tapi akan lemah jika diuji dengan perasaan. Rasa sakit akan berakhir air mata akan berhenti pintu-pintu akan mulai terbuka hal-hal baik dan memberuntungkan sedang berjalan mendatangimu, jadi janganlah menyerah berhanlah sedikit lagi. Bagaimana kau bisa bangkit, jika penyebab sedihmu masih terus kau pelihara dengan melihatnya setiap hari?. Gak gampang buat ngelupain seseorang yang kita sayang bahkan buat melepaskannya, tetapi jangan tahan perasaanmu "kalau kamu mau menangis nangis ajah..." "Kalau kamu mau marah marah ajah..." Kamu melepaskan seseorang perlahan dengan melepaskan perasaanmu juga. Ingat kalau setiap hubungan ngak harus selalu bertahan, ada hubungan-hubungan yang ada hanya untuk sementara dan mengajarkan mu cara untuk melepaskan. Tanya dirimu sendiri apakah mempertahankan "dia" lebih banyak menyakiti mu atau lebih banyak membuatmu bahagia? Jangan sampai alasan mu bertahan karena kamu takut sendirian. Jatuh cinta bukan perlombaan kok, tiap orang punya proses yang berbeda-beda, yang duluan dapat bukan berarti lebih baik dari kamu dan kami bukan berarti lebih buruk dari mereka.
Sebenarnya kecewa, entah kecewa sama apa, kenapa semua bisa terjadi kayak begini. Orang bilang ini kisah remaja millenial tapi kok ada fantasinya, gue gak ngerti kenapa bisa seperti ini. Apa karena sejak pertama gue kenal Milea, cewek aneh itu selalu aja bikin gue kesel tapi tampangnya manis juga sih ahhh apaan sih gue. Sebenarnya gak semua cewek yang gue pandang cantik itu cantik hanya dari sepandang mata gue, cantik gak harus cantik dari fisiknya ajah tapi juga dari hatinya, kuat bukan berarti dilihat dari bagaimana dia bisa berdiri sendiri dan juga memimpin dirinya dengan baik tetapi juga harus bisa tegar meski banyak halangan dan juga godaan yang mungkin akan dia terima, gak banyak cewek yang mampu bertahan di dunia tanpa make up ya semua butuh itu tapi bagi gue cewek yang suka berdandan apa adanya aja udah membuat gue jatuh hati bukan karena pesona dari apa yang ia punya tapi karena memang sedari lahir memang dia udah cantik.
Percuma banyak kenangan yang diratap kalau gak ada masa depan buat ditatap, entahlah apa gue ini seseorang yang berjuang buat masa depan atau seseorang yang menangis karena gak punya masa depan. Semua perubahan yang terjadi nyatanya sedikit atau banyak malah merubah kehidupan gue yang tadinya penuh misteri dan kini jadi abu-abu Bombay, terkadang ada orang yang perduli dan juga ada yang gak perduli sama sekali, semuanya terlewatkan dan juga berjalan seperti itu kayak rollercoaster yang naik turun dan bikin adrenalin Lo meningkat dan juga ada yang kayak naik ke puncak gunung semakin tinggi Lo mendaki maka akan semakin dekat dengan puncaknya. Setiap orang punya masanya masing-masing ada kesedihan ada juga kebahagiaan, gak cuma sekedar kisah cinta yang tertulis dengan kisah-kisah harapan akan cinta dan juga kasih sayang tapi juga bukan tentang kisah seorang jomblowers yang sedang mencari cinta sejatinya.
Entahlah kenapa juga bisa Ikbal bilang dia suka sama gue padahal udah sejak lama kita temenan, dan bahkan sampe gue gak kepikiran tentang cinta diantara pertemanan kita, rasa sayang emang ada tapi gak pernah sekalipun terujar bakalan saling cinta ataupun ngucapin kata "i love you" ke dia. Orang yang humoris tapi aneh, dia bukan hanya melengkapi hidup gue yang bisa di bilang kurang menyenangkan tapi kini gue ngerasa bahwa hidup gue menjadi hidup semenjak ada dia.
__ADS_1
"Jangan maen hp mulai dong bal?" Ujar gue
"Ia" ucapnya
Kenapa sih dari tadi Ikbal maen hp mulu gue liat, padahal tugas kita aja belum selesai.
"Lo serius dong Bal!" Ujar gue
"Iya" jawabnya ngeles kayak bajai
"Ah Lo iya iya ajah tapi gak fokus" jawab gue
"Iya ini gue kerjain" jawabnya santai
"Lo gimana sih Bal Lo bilang iya iya tapi mata Lo masih aja liat hp, capek gue!" Ujar gue kemudian pergi meninggalkan Ikbal yang sedari tadi main hp
"Lea, Lo mau kemana?" Tanyanya
"Aku ah, Lo kerjain aja sendiri" jawab gue seraya meninggalkan Ikbal yang sibuk dengan HP-nya
Dalam kesendirian aku hanya menatap bintang-bintang yang ada di langit, setiap hal yang pernah terpendam seperti angan-angan yang juga terus terbayang aku berkhayal seperti nada yang membawaku pergi melayang-layang jauh di udara membuka setiap hal yang pernah tertutup dan menutup setiap hal yang telah terbuka, setiap sajak melukiskan untaian kata yang membuat hatiku bergetar.
Maka dia adalah orang lain yang membuat air matamu
Jangan marah kepadamu yang sudah membuat lingkungan jadi indah,
tentram dan damai
Siapkan
Sekarang, kamu ingin siapa yang datang menghiburmu?
Kepala Sekolah membawa risoles dari kantin?
Menteri Pendidikan membawa kunci jawaban?
Malaikat membawa buah-buahan dari sorga?
Pengusaha muda membawa yang harum pewangi?
__ADS_1
Ahli nujum? Tukang pijit? Tentara? Penari?
Atau saya saja yang membawa kata-kata pilihan
Saya akan senang mengatakannya dan kamu senang
Jangan nangis, nanti kamu sakit kepala,
Ada yang perlu saya bantu?
Albert Einstein melakukan kesalahan
Kalau ingin benar-benar sama dengan diriku
Dia tidak memilihmu menjadi kekasihnya
Sehingga dia tidak bisa sendirian di kamar
Dan ingin bertemu denganmu!
Setiap hal ketika aku menunggumu
Waktu berjalan menjadi lebih lambat untukku
Malam berjalan lebih lambat
Siang berjalan lebih melambat
Jam dinding bergerak lebih lambat
Usia bertambah lebih lambat
Dan saat mana jantukku berdetak lebih cepat
Melebihi kecepatan cahaya
Oleh keinginan bertemu denganmu
Entahlah apa ini benar-benar dia apa cuma gue yang berusaha buat mengenal dia tapi nyatanya gue sama sekali gak kenal dengan dia, seseorang yang dari awal gue coba buat memahami dan mengerti dia, cinta itu indah tapi kalau terlalu mencintai maka kita akan merasakan sakit apalagi kalau orang yang kita cintai sama sekali enggak menunjukkan rasa sayangnya ke kita entahlah apa mungkin dia emang sosok cowok yang cuek bebek tapi kenapa sih cuek sih cuek tapi akunya juga jangan di diemin gitu sakit sih tapi gak berdarah, apa guenya yang terlalu sensi sampe cuma masalah kecil ajah gue besar-besarin apa gue yang terlalu egois sampe gue bersikap kekanak-kanakan.
__ADS_1
***