Love Story' (The Series)

Love Story' (The Series)
Chapter 27


__ADS_3

...Bait Semusim Season 2...


Saat gue dan Tiara makan siang di Kantin, ternyata ada kak Rangga Azof and the gang ngumpul di kantin. Hadeuh kantin jadi penuh sesak dengan cogan (cowok-cowok ganteng) bak majalah cover boy, bukan cuma kak Rangga aja yang ganteng tapi temen-temennya juga ada kak Seto Wardhana yang merupakan seorang ketua OSIS, terus ada kak Irwan Prayitno yang dia adalah seorang anak dari pemilik SMA ini buka cuma SMART tapi dia COOL makanya banyak juga cewek yang cuma di jadiin pelampiasan dia aja alias cuma di PHP-IN, dan ada kak Farhan Hamid Karzai yang juga merupakan salah satu member dari grup band Indie sekolah gue. Ya ampun gue jadi merasa kayak lagi ngeliat artis sampe mata gue jadi berbinar-binar gitu, dan lagi ditambah sama Kharisma mereka yang tiada tara.


"Minggir!" Ucap kak Irwan


Sumpah dia COOL abizz


"I..iya kak" jawabnya


Hadeuh nampaknya enggak sekolah di Negeri atau Swasta penindasan akan selalu ada, nampaknya.


Hmmm lebih baik gue terusin makan cantik ala Dinda Kanyadewi


Dan tiba-tiba kak Rangga malah nyamperin gue


"Hai!" Ucapnya


"I..iya" gue jawab sambil mulut gue dipenuhi makanan


"Boleh duduk?" Tanyanya


"Iya kak duduk aja!" Jawab Tiara nimbrung


***

__ADS_1


Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?.


Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan.


Bait semusim yang tertulis manis tentang kisah kasih aku bersamanya yang duduk di pelataran cinta bersama dengan hati ku yang selalu terngiang-ngiang akan bisikan cintanya yang begitu merdu, tanpa batas waktu yang terungkap tapi tak mampu ku ucap. Aku hanya seseorang yang memujanya di balik kejauhan, aku hanya hanya seseorang yang berusaha keras untuk tetap setia bersamanya meski aku hanya berada di balik kejauhan, jangan tanyakan perasaan ku jika kau tak bisa beralih dari masa lalu yang menghantuimu karena ini sungguh tidak adil.


Gemercik suara hujan yang deras dari tetesan air hingga terdengar kencang, gak cukup satu tapi ribuan genangan air itu menyapu bahuku dan membasahiku, aku hanya terdiam sembari membiarkan setiap genangan air hujan dan juga riuh suara angin berhembus kencang di wajahku. Aku bukan siapa-siapa, aku bukan sang sutradara yang menciptakan perjalanan hidupku yang terdokumentasikan menjadi sebuah film. Meski dalam keramaian aku masih tetap sendiri dan merasa kesepian, seperti hanya ada seekor kunang-kunang yang menemani di kesunyian. Aku hanya aku dan bukan dia, biar ku simpan rasa ini di kejauhan karena mungkin kau bukan untukku dan mungkin pula rasa ini suatu saat akan hilang dengan sendirinya.


Bukan seseorang yang pandai merangkai kata, bukan pula seorang cenayang yang mampu mengungkapkan kata-kata, bukan pula sang pendahulu yang mampu mengucapkan kata, dan bukan pula sang pelukis yang mampu menggambar kata-kata. Setiap asa melukiskan kata, setiap hal memberikan informasi tentang perjalanan hidup dan setiap waktu akan menggoreskan tinta tentang arti kebahagiaan dan juga kesedihan. Gue cuma orang biasa bukan seorang protagonis yang layak di sanjung dan juga bukan sosok antagonis yang layak buat di bully, bukan juga seorang figuran yang cuma numpang lewat, gue bukan cewek gaul yang sok gaul dan juga bukan cewek keren yang sok keren, gue gak seromantis Nicolas Saputra dan juga gak secantik Dian Sastro Wardoyo, btw ini bukan kisah antara Rangga dan Cinta.


Entah kenapa gue jadi sosok yang puitis padahal gue bukan sosok cewek yang humoris atau romantis, dan juga bukan sosok cewek yang gaul bak mie gaul, bahkan juga bukan artis yang sok artis, jangankan buat bersikap sok akrab wajah gue yang pendiam justru mungkin dianggap orang kurang ramah dan tak pandai bergaul, padahal gue sebenernya gak ngerti apa-apa. Kenapa ya akhir-akhir ini gue sering banget nulis di buku harian gue sampai suatu ketika gue sadar buku harian gue udah penuh sama curhatan gue, yang intinya panjang di kali lebar sama dengan entah sejak kapan gue jadi sosok yang romantis bak pesinetron papan atas padahal aslinya gue orang biasa dan tak terkenal. Mungkin bukan seorang gue namanya kalau gak punya rasa, sebab setiap rasa akan membawa kita kepada suasa cinta, ataupun persahabatan kayak cerita yang gue tulis di sini. Entahlah Lo mau baca atau enggak seterah Lo ya istilahnya bodo amatlah, karena dari dulu gue orangnya gak suka banyak omong tapi sekalinya ngomong banyak banget.


"Apa Lo bahagia?" Entahlah cuma kata-kata yang ditulis dengan tanda tanya, gak tegas gak elok. Cuma pengen jadi seseorang yang sepesial di depannya, meski aku bukan sosok perfeksionis yang pantas buat di sanjung. Aku memang egois gak seharusnya dia menjadi bagian dalam kisah hidupku ini padahal dia bukan bagian dalam hidupku. Langkahku ini terhenti namun aku tak ingin ini hanya menjadi cerita tentang aku dan dia, nyatanya kini bukan hanya ada aku tetapi juga ada dia.


"Kenalin aku Rangga!" Ujarnya sambil menjulurkan tangannya tetapi si Tiara malah nyolong START duluan, ambyar deh gue


"A..aku Tiara"


Entah sejak kapan gue cuma menjadi seekor nyamuk diantara Tiara dan Rangga yang sedang mengobrol, tetapi biarlah gue cuma bisa diem sambil ngelanjutin makan siang cantik ala gue.


"Dinda!" Panggilnya


Lah kok dia tau nama gue, ujar gue dalam hati


"Kami Dinda Kanyadewi kan?" Tanyanya

__ADS_1


"I..iya," jawab gue sambil nyeruput kuah bakso


"Dari tadi makannya enak banget sampe aku gak di tawarin" Ucapnya


"Heeheee . " Hadeuh gue cuma bisa Awkward sendiri karena sadar dari tadi makannya lahap dan gak sadar buat nawarin kak Rangga


"Kok kakak tau nama aku?" Tanya


"Siapa yang gak kenal sama Anggota Cheers yang cantik kayak kamu" ujarnya gombal


"Ahhh kakak bisa ajah" jawab


"Iya aku juga sering kok liat kamu!" Ujarnya tambah


"Liatin aku?" Tanya


"Hmmm..." Eh dia malah diem sendiri dan kemudian dia pergi karena di panggil sama temen-temennya.


Gue jadi bingung kok dia bisa bilang begitu ya, hadeuh kayaknya pipi gue tiba-tiba langsung jadi merah nih.


Gillla, gue berasa kayak chameo yang dideketin sama artis-artis yang jadi pemeran utamanya sedangkan gue cuma seorang chameo (pemeran pembantu) menyedihkan tetapi gue merasa bangga ya siapa tau gue juga bisa jadi sepopuler mereka waduh gue ngomong apa sih dasar Dinda buang tabiat ye (kurang waras).


Ada kalanya kamu tersenyum, dan ada kalanya pula kamu bersedih setiap jalan panjang yang kamu lalui itu gak mudah tiap jalan penuh halangan dan juga rintangan, kamu ingin bahagia tapi semua butuh proses panjang gak instan kayak Indomie, bahkan kamu akan merasa semakin kamu diatas maka akan banyak orang yang akan menjatuhkan kamu. Bagaimanpun juga semua akan terjadi dan setiap hal akan menjadi kisah perjalanan hidup yang penuh dengan fantasi, bersama dengan sosok sahabat yang selalu menemanimu di kala kamu suka maupun duka kita takkan pernah berjalan sendirian selalu ada seseorang di belakang kita entah mereka sebagai sosok penyelamat maupun sosok antagonis. Ada kebahagiaan yang aku rasa bersama dengan cinta dan juga setiap hal yang aku hayalkan dengan itu aku merasa bahwa Tuhan selalu bersamaku menjaga ku dan juga melindungi ku. Karenanya aku kuat karenanya aku merasa bangga menjadi diriku sendiri, meski aku sadar bahwa setiap manusia tidak ada yang sempurna semuanya mempunyai kelebihan dan juga kelebihannya masing-masing. Aku sadar setiap asa yang aku punya terkadang menjatuhkan diriku sendiri dan juga terkadang semua lelah yang ku perbuat bukan hanya mempberiku bahagia tapi juga memberikan peluang untuk tetap maju dan sukses.


***

__ADS_1


__ADS_2