
Adrian sedang berada di tengah-tengah tokoh fraksi yang sibuk menyelamatinya. Tiba-tiba Adrian melihat adiknya haru masuk ke dalam istana. Haru baru satu tahun berada di fantasi land, setelah bakatnya di kenali. Sehingga Adrian cukup khawatir dengan adiknya itu.
Adrian bermaksud menghampiri Haru. Dia terkejut saat melihat siapa yang bersama Haru. Namun dia segera mengubah ekspresinya. Dan menghampiri Haru dengan wajah datar.
"Haru, kau datang juga ternyata" kata Adrian pada Haru. Dia tidak memperdulikan Jian yang berada di samping Haru, seolah-olah tidak mengenalinya.
"Bagaimana bisa aku tidak datang di acara penobatan kakak" jawab Haru tersenyum pada Adrian
"Ini siapa?" tanya Adrian menanyakan tentang Jian pada Haru.
'Dia selalu bertindak seperti ini, sikapnya berubah-ubah setiap saat' pikir Jian dalam hati.
"Ah... ini temanku, namanya Jian" jawab Jian.
__ADS_1
"Oh perkenalkan aku Adrian" Adrian menyalami Jian.
"Aku Jian, selamat atas penobatanmu" jawab Jian.
"Terima kasih" jawab Adrian sambil tersenyum tulus.
Adrian kemudian meninggalkan Haru dan Jian. Haru berbicara panjang lebar tentang bagaimana bagaimana dia akhirnya bisa menjadi anggota Fantasy land seperti kakaknya. Dia tidak memperhatikan perubahan ekspresi Jian.
Tiba-tiba suara dalam ruangan menjadi diam, terlihat seorang wanita memasuki ruangan. Wanita itu diiringi banyak pengikut, dia terlihat anggun dan mengenakan pakaian mewah.
"Itu Skarlet, ketua fraksi selatan, aku dengar dia adalah ketua fraksi termuda dan satu-satunya wanita" jawab Alex.
"Dia terlihat sombong" kata Haru mengomentari Skarlet.
__ADS_1
"Kau pasti salah paham, dia memang orang yang anggun dan berkelas tetapi dia bukan seorang yang sombong" kata Alex.
"Terserah kau saja" balas Haru.
Acara pelantikan berjalan lancar , melantik Adrian sebagai Raja baru Fantasy land. Adrian memang di prediksi akan dipilih, mengingat kemampuannya yang cukup tinggi. Dia punya kemampuan pengendali petir, kepemimpinan yang cukup baik. Hari ini saat dekret Raja dibacakan oleh sekretaris kerajaan tidak ada yang terkejut dengan hasilnya.
Semua orang menyalami dan memberi selamat pada Adrian. Sedangkan Jian lebih memilih pamit pergi dari tempat itu. Dia pergi ke fraksi barat tempat gurunya berada. Sudah beberapa bulan Jian tidak pergi ke Fantasy land, dan menyapa gurunya. Dia bermaksud menyapa gurunya saat masih di Fantasy land.
Dia sampai di fraksi barat dan memasuki kediaman gurunya. Baru saja dia membuka pintu, seseorang menghadangnya dengan serangan bola api. Namun Jian tidak terkejut sama sekali, dia sudah hapal dengan kebiasaan gurunya itu. Dia langsung menangkis serangan itu dengan tangannya. Bola api langsung padam tanpa bekas. Setelah bola api padam, terlihat seorang laki-laki tua berambut putih tertawa terbahak-bahak.
"Murid menyapa guru" kata Jian sambil membungkuk pada gurunya. Dia tidak terganggu sama sekali dengan tawa gurunya yang tidak wajar itu.
"Muridku sudah kembali rupanya" kata gurunya sambil mengangguk-angguk.
__ADS_1
Gurunya adalah ketua fraksi barat, seseorang yang sangat berpengaruh dan punya kemampuan yang luar biasa. Menurut kabar yang beredar gurunya adalah orang paling kuat di Fantasy land. Namun karena tingkah gurunya yang aneh dan kadang terlihat seperti orang gila, dia tidak menjadi raja pada pemilihan raja dimasa lalu. Jabatan raja pun di serahkan pada adiknya.
Jian juga awalnya berpikir seperti itu. Namun saat dia mengenal gurunya dengan baik, gurunya adalah orang terbaik bagi Jian. Dia teringat pertemuan pertama dengan gurunya di jembatan pelangi yang membawanya memasuki kehidupan Fantasy land.