Loving Cold Girl

Loving Cold Girl
26. Gara gara bella


__ADS_3

Jam masih menunjukkan pukul 09.40 yang artinya sekolah masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar.


Tetapi ketiga gadis ini malah sibuk santai santai duduk diatas rooptof milik sma cahya bhakti.


Banyak makanan dan cemilan cemilan yang terhambur bebas diatas meja yang mereka tempati.


Suasana rooptof yang nyaman membuat mereka sangat betah berada ditempat itu.


"Wah Gila? Gila,Gila akhirnya anjirrr selama gue sekolah disini baru pertama kali gue bolos? OMG ya allah terima kasih engkau sudah memberikan nikmat kepada hambamu ini". Ucap irda antusias.


Melihat tingkah irda yang seperti itu amel dan jojo hanya menatapnya dengan tatapan bingung.


"Sakit ni anak". Tebak jojo.


"Apaan sih lo jo? Suka suka gue lah bilang aja lo iri ...Ble". Ucap gadis itu lalu memamerkan lidahnya pada jojo dengan wajah mengejek.


Jojo yang melihat irda hanya memutar kedua bola matanya malas.


"Dasar? Jelek muka lo". Ketus jojo.


Mendengar itu irda langsung menatap tajam ke arah jojo.


"Muka lo yang jelek? Gue mah cantik mirip dewi fortuna membahana badai halilintar hu uuuuuuuu ". Ucap irda percaya diri.


"Ih apaan lo najis". Sinis jojo.


"Lo yang najis". Balas irda.


"Apa lo". Tukas jojo dingin.


"Apa". Sahut irda.


"Udah udah gak usah berantem lo pada". Ucap amel menengahi.


"Dia duluan". Tunjuk irda pada jojo.


"Cih apaan elo? Kenapa jadi gue yang salah". Bela jojo.


"Jelas elo lah yang salah". Ucap irda tidak terima.


"Elo". Balas jojo.


"Elo". Sahut irda.


"STOP". Ucap amel tegas


"Gue bilang diam? Ngerti". Pinta amel.


Mendengar perintah amel jojo dan irda langsung diam.


Mereka berdua mengangguk patuh.


"Bagus gini kan Cantik? diam, hening, tenang". Puji amel.


Jojo dan irda hanya saling lihat lihatan tidak ada yang ingin berbicara mereka berdua saling membelakangi.


Tidak tahan dengan suasana yang hening dan canggung akhirnya irda membuka suara.


"Umm? Mel kita diam diam aja ya jangan sampai ada yang tau kalau gue bolos hari ini selain kita bertiga oke? Janji ya ya ya Plisss gue mohon". Ucap irda seperti memohon ia memegang tangan kanan amel dan gadis berdarah cina itu mengeluarkan pupy eyesnya yang sangat sulit untuk amel menolaknya.


Melihat irda seperti itu amel hanya menghembuskan nafas pasrah.


"Iya, iya gue janji? Sekarang lepasin". Pinta amel.


Irda menurut ia melepaskan genggamannya dari tangan amel.


Lalu gadis itu tersenyum lega.


Cekrekkkk


Jojo memotret wajah cantik milik irda.


"Woy jo ngapain lo foto gue". Tanya irda.


Jojo tersenyum jahil.


"Mau kirimin ke tante rika mau kasih tau kalau sekarang anaknya lagi bolos". Ucap jojo dengan ancaman.


"Wah lo ya jo kebangetan sam gue siniin hp lo". Pinta irda ia mencoba merebut hp jojo dari tangan gadis itu tapi gagal.


"Gak bisa? Gak bisa lo ambil". Ucap jojo mengejek.


"Ihhhh jojo". Irda tetap berniat menguatkan tekatnya untuk mendapatkan hp jojo dari tangannya.


Ia berlari mengejar jojo tapi na'as tetap saja tidak berhasil.


Kini jalan satu satunya menurut irda adalah memohon pada teman sialannya itu.


Irda pasrah.


"Jojo gue mohon jangan dikirimin ke mami gue gak mau dimarahin jojo? Whaaaaaaaa abis gue bakal dicincang cincang sama mami kalau ketahuan bolos jojo". Rengek irda ia sudah terduduk dilantai rooftop.


"Gak tetap gue kirimin". Ucap jojo teguh pada pendiriannya


Mendengar itu irda langsung membulatkan matanya sempurna lalu kembali merengek. "Aaaaaaaaaa amel tolongin gue temen lo jahat".


Melihat tingkah irda yang seperti anak kecil amel dan jojo tertawa geli.


"Lo ngapain sih". Tanya amel disela sela tawanya.


"Hiks hiks amell ko lo ketawain gue sih". Ucap irda kesal kali ini ia menangis.


"Gue gak ketawain lo". Ucap amel yakin meski ia telah mati matian menahan tawanya.


"Gak lo boong? JOJOOOOO". Teriak irda


"Iya iya ni gue hapus fotonya". Ujar jojo memberitahu.


Mendengar pernyataan dari jojo irda langsung berdiri dan tersenyum tak lupa ia menghapus air mata palsunya.


"Hehehehe coba ke dari tadi". Ucap irda sedikit lega.


"Enak banget lo? Jangan seneng dulu tapi mba". Jojo menyeringai jahil ia menaik turunkan kedua alisnya.


"Tapi apa lagi sih? banyak tapinya lo jo". Ucap irda kesal.


Amel yang sedari tadi memperhatikan kedua temannya yang sedang berdebat ituย  hanya tersenyum lalu menggelengkan kepalanya pelan.


"Gue minta? Hari ini lo teraktir gue sama amel? Oke". Ucap jojo lalu mata jojo menatap amel.


"Gimana mel". Tanya jojo.


"Gue mah iya aja". Sahut amel


"Deal gak da? Kalau deal gue hapus ni foto". Tanya jojo.


Irda nampak berfikir.


"Hmmm deal". Tukas irda kesal.


"Pinter banget ya lo berdua morotin teman sendiri".


Mendengar itu amel dan jojo langsung tertawa.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Kringgggggggggg


Bel berbunyi memenuhi area sma cahya bhakti suara yang sangat ditunggu tunggu oleh murid murid bahkan suara itu sangat merdu mengalahkan merdunya suaranya autor ๐Ÿ˜†.(maaf ya gayss).


"Turun yo udah istirahat ni". Ajak jojo.


Amel dan irda sibuk menyantap cemilan dengan lahap mendengar saran dari jojo mereka berdua langsung menoleh ke arah gadis itu.


Irda mengangguk.


"Ayo". Sahut irda sambil memakan permen lolipop.


Mereka bertiga berdiri dari duduknya berjalan keluar dari daerah rooftop menuju kantin.


Koridor sangat ramai dilalui oleh murid murid yang berlalu lalang ingin pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang kosong setelah lamanya berkutat dengan pelajaran.


Amel, jojo dan irda berjalan beriringan tidak sedikit mata yang memperhatikan mereka.


Semua orang terlihat kagum kepada tiga gadis yang termasuk kedalam the most wanted sma cahya bhakti.


"Gila gue ditatapin mulu dari tadi? Emang gue cantik ya mel". bisik irda


Mendengar pertanyaan irda amel hanya tersenyum simpul." Iya lo cantik makanya tu banyak kan yang liatin". Balas amel dengan bisikan.


Mendengar balasan amel irda langsung tersenyum bahagia.


"Minggir". Ucap jojo dingin.


Mendengar itu semua ade kelas yang bergerumbul menghalangi jalan mereka langsung bubar.


tidak ada satupun yang berani menatap jojo dan amel karna memang kedua gadis itu terkenal sangat judes dan dingin dengan orang lain.


Butuh waktu beberapa menit berjalan akhirnya mereka sampai di kantin.


Mata amel menyapu seluruh penjuru kantin dan ia mandapatkan tempat kosong dipojok.


"Disana kosong". Tunjuk amel.


Jojo dan irda melihat arah tangan gadis itu berhenti.


"Ayo tunggu apalagi jum kesana? Laper nih gue". Ucap irda tidak sabaran lalu ia berjalan mendahului.


Melihat itu amel dan jojo berjalan mengekori irda dibelakang.


Kini mereka bertiga sudah duduk dimeja yang mereka pilih tadi.


"Kalian mau pesan apa gayss? Sini biar gue yang jalan". Ucap irda.


"Gue nasgor sama es teh aja". Pinta jojo.


"Gue bakso". Pinta amel.


"Oke". Sahut irda


"Eh tunggu? lo minum pake apa mel". Tanya irda.


"Air mineral aja gue".


"Sip? Sekarang lo berdua diem disini jangan kemana mana". Suruh irda lalu gadis itu pergi.


Jojo dan amel sibuk dengan urusannya masing masih mereka berdua fokus pada layar handphone ditangannya.


Sekitar 10 sampai 15 menit akhirnya irda datang bersama dengan mba mba kantin sambil membawa nampan berisi makanan.


"Makasih mba". Ucap irda sopan.


"Iya neng sama sama". Jawab mba kantin.


"Ayo gaysss silahkan makan". Ucap irda memulai.


Amel dan jojo males meladeni tingkah temanya yang kekanak kanakan ini ia tidak memperdulikan irda yang terus mengoceh kini kegiatanya hanya fokus memakan makanannya.


mereka bertiga sibuk dengan makanan mereka masing masing.


"Ehemmm". Seseorang berdehem.


Suara seseorang membuat ketiga gadis itu menghentikan aktivitas makannya.


"Lo bertiga bisa minggir gak gue sama teman teman gue mau duduk disini". Suara seseorang mengintrupsi mereka untuk pergi.


Merasa terganggu dengan pernyataan orang tersebut akhirnya ketiga gadis itu menoleh ke arah sumber suara dan melihat ternyata pelakunya adalah bella dan dua dayangnya.


Amel tertawa mengejek ketika melihat wajah bella.


"Lo lagi". Sahut amel.


Bella tidak terima melihat tatapan amel yang sepertinya terkesan mengejek.


Bella maju satu langkah mendekati meja ketiga gadis itu.


"Huhh? Kenapa misalnya kalo gue? Lo takut". Ucap bella didekat telinga amel.


Amel menoleh sedikit kearah bella menatapnya dengan sinis.


"Gue takut sama lo". Tanya amel.

__ADS_1


Bella menaikan satu alisnya.


"Mimpi? Cewe kaya lo itu pantesnya di injek injek gak ada cocoknya untuk dijunjung junjung karna apa? Karna lo itu LOSER". Ucap amel sinis lalu gadis itu tertawa senang.


Telinga bella sangat panas ketika mendengar ucapan amel tapi ia mencoba sedikit menahan emosinya.


Bella mencoba tersenyum tapi senyum palsu yang ia keluarkan.


"Amell ade kelas gue yang cantik? Penurut? tolong ya sekali lagi tolong ini meja gue and geng gue dan kita mau duduk disini jadi gue minta kalian pergi? NGERTI". Jelas bella sedikit lembut tapi masih ada bumbu bumbu sinis.


Amel menyusuri melihat kolong meja, atas meja, kanan dan kiri meja.


"Gue gak ada liat disini ada tulisan tempat geng lo? Jadi so ini tempat umum dong". Ucap amel ia menaikan satu alisnya.


"Huftt? Natali gue minta lo jelasin ke mereka? Karna gue males ngeladeninnya". Pinta bella pada natali.


"Oke bell". Tukas natali.


"Ehemm? Untuk kalian bertiga para para kuman ini itu udah jadi tempatnya geng kita you know? Semua orang tau dan ketika kita suruh pergi mereka langsung pergi jadi gue minta kalian para kuman tolong jauhin tempat ini sesuai permintaan bella so udah jelas kan? Kalau kalian gak ngerti berarti kalian yang ****". Ucap natali menjelaskan.


Jojo tertawa sumbang.


"kaka kaka kelas gue yang sok cantik kan bisa duduk ditempat lain gak usah disini". tambah jojo ia menirukan gaya bicara bella.


Mendengar itu amel langsung tertawa.


"Lo diam". Sanggah rahel pada jojo.


Jojo tersenyum sinis. "Lo siapa berani nyuruh gue diem". Tantang jojo.


Rahel menatap jojo sinis. "Lo gak perlu tau siapa gue yang pasti posisi gue lebih tinggi daripada lo". Balas rahel.


"Pede banget lo". Sahut amel.


"Lo gak usah ikut campur". Ucap bella.


Amel langsung berdiri dari duduknya berjalan mendeketi bella.


Amel berhenti tepat didepan bella.


Ia menatap bella dari bawah sampai atas.


Lalu ia tersenyum.


"Lo cantik sih? Tapi sayang gak punya otak". Ucap amel tepat didepan wajah bella.


Mendengar itu bella langsung menatap amel sinis. "Lo ngomong apa gue gak punya otak". Tanya bella.


Amel tersenyum lalu mengangguk.


Bella menghembuskan nafas kasar. Lalu tanpa aba aba gadis itu langsung menerjang amel dengan menarik rambut gadis itu ganas.


"Lo harus dapat pelajaran karna berani nantang gue". Ucap bella tersenyum iblis.


Mendengar itu amel langsung tertawa. "Bisa apa lo bell? Lo sama gue itu jauh bagai langit sama bumi ngerti". Ucap amel santai.


Melihat reaksi amel bella tambah menarik rambut gadis itu.


"Awwww". Pekik amell.


"Anjingg bella lepas ******". Marah jojo ia berdiri dari duduknya dan langsung menerjang bella ia juga menarik rambut bella sama seperti bella manarik rambut amel.


"Awww rambut gue anjirrr lepasin". Pinta bella sama jojo.


"Jauhin tangan lo dari rambut temen gue". Pinta jojo.


"Gue gak mau". Ucap bella.


"Lo gak usah ikut campur jo". Ucap rahel memberitahu.


"Lo diam ******". Sinis jojo.


"***** lo jo". Marah rahel ia langsung sama menerjang jojo dari belakang dengan menarik rambut gadis itu.


"Aaaaaa sakit anjayy lepasin ******". Pinta jojo.


"Gak akan". Ucap rahel.


Mereka berempat saling tarik menarik rambut bella menarik rambut amel? Jojo menarik rambut bella? Rahel menarik rambut jojo?.


keributun itu termasuk keributan besar karna membuat ricuh kantin semua orang bergerumbul untuk melihat mereka.


"Woyy udah dong kelainya". pinta irda.


"Iya iya coba kelainya udahan? Entar ada guru gaysss". Ucap natali.


"DIAM LO BERDUA". Ucap amel?bella?jojo?rahel bersamaan.


Mendengar itu irda dan natali langsung diam.


Mereka berempat masih melanjutkan aktivitas tarik menarik rambut.


Sampai akhirnya ketua osis dan guru bk datang menghampiri mereka.


"Ada apa ini kalian berempat ngapain". Tanya bu arie."ibu bilang sekarang berenti". Pinta bu arie pada mereka berempat.


"GAK MAU". Ucap mereka bersamaan.


Bu arie menggelengkan kepalanya melihat kelakuan muridnya.


"Satya tolong kamu pisahin mereka". Pinta bu arie pada satya ketua osis.


Satya mengangguk."baik bu".


Ia berjalan menghampiri amel.


"Tolong lepas". Pinta satya ia memegang tangan bella.


"Gak? Gue gak mau ngelepasin". Ucap bella.


satya menghembuskan nafas kasar.


Jalan satu satunya adalah membuka tangan bella secara kasar.


"Awww lo kasar banget jadi cowo". Pekik bella karna satya membuka tangan gadis itu secara kasar.


"Lo sendiri yang nyuruh gue buat ngelakuin ini? Jadi gue minta lo lepasin atau gue bakal ngelakuin yang lebih dari ini". Ancam satya.


Mendengar ucapan satya bella langsung melepas tangannya dari rambut amel.


Terlepasnya tangan bella dari rambut amel itu rambu untuk menyudahi perkelahian mereka.


Perlahan jojo dan rahel juga melepas cakarannya.


Saat rambut amel terlepas satya langsung memegang tubuh gadis itu agar tidak terjatuh. "Lo gak papa". Tanya satya ia mengelus lembut rambut amel.


"Gue gak papa". Ucap amel.


"Anjing lo bella". Ucap amel ia menerjang bella tapi gagal karna tubuhnya ditahan oleh satya. "Mel sudah". Pinta satya.


"Bella anjing awas lo nanti". Ucap amel marah dengan nafas memburu.


"Kalian berempat cepat ikut ibu keruang bk sekarang". Tegas bu arie.


Mereka berempat dengan pasrah menurut berjalan dengan malas mengikuti bu arie keruang bk dengan rambut yang acak acakanan.


Part yang ini bakal aku lanjut ya gaysss karna aku nulisnya panjang banget jadi mohon maaf ya kalo kepanjangan.๐Ÿ˜Œ


Jangan lupa bintang sama comentnya ya kalo mau tanya tanya tentang mereka juga boleh๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜†๐Ÿ˜˜


Selamat membaca๐Ÿ‘‹

__ADS_1


__ADS_2