LUKA YANG DALAM

LUKA YANG DALAM
BAB 10


__ADS_3

Ilene berjalan ke kamarnya dengan air mata yg masih lengket di pipinya dia masuk dalam kamarnya dan menjatuhkan badannya di ranjangnya, dia bingung apa yg harus dia lakukan,dia memejamkan kedua matanya dan berusaha untuk tidur


Tiba tiba hpnya berdering Amanda karena menelponnya lalu dia mengangkatnya


"kamu sudah nyampek?"tanya Ilene dengan suara yg mulai serak


"sudah kok Udah lama"jawabnya dari seberang sana


"Owhh,apa disana bagus? "tanya ilene lagi


"ya lumayan"jawabnya singkat


ilene tersenyum "aku jg ingin pergi kesana ke korea pasti disana cantik banget"ujar ilene menutupi kesedihannya


"iya dong, aku jg ketemu sama idol yg jadi model jg tadi"amanda membanggakan dirinya dan tertawa kecil tapi dia heran karena ilene slow respon biasanya dia paling heboh tentang itu tapi dia tidak mendengar suara nyaring ketawa ilene yg khas


Amanda mulai khawatir tentang keadaan sahabatnya itu "ilene kamu gk papa kan? "tanya amanda


"Hem? gk aku gk papa kok"ilene berbohong agar Amanda tidak khawatir padanya,dia sangat kenal Amanda jika dia memberitahu maka dia akan membuat keributan dengan datang Kesini dan akan memarahi ayahnya dia tidak akan mempedulikan kerjaannya karena baginya sahabatnya adalah prioritasnya


"jujur ilene kamu jangan bohong, aku tau kamu lagi ada masalah, aku benar kan? jangan bohong atau aku yg kesana sekarang"ujarnya dengan suara yg mengancam


ilene menahan air matanya dan menghela napas panjang "manda aku dijodohin"jawab ilene,dari suaranya terdengar sekali dia sedang menahan tangisnya


"apa? sama siapa? siapa yg jodohin?kenaoa dijodohin?"tanya Amanda tanpa ada koma disetiap katanya


"iya manda, ayah Yg jodohin sama Tuan Ariel yg hari itu Nolong perusahaan ayah man"jawab ilene


"apa? y bagus lah ilene aku kira siapa tadi kalok dia ya aku setuju lah ilene siapa sih yg gk mau sama dia, Udah tampan kaya baik,gk ada kurangnya tuh anak,kalok Gitu aku gk jadi kesna lh buat belain kamu buang buang waktuku aja"jawabnya dengan ceplas ceplos, Amanda memang seprti itu, setiap perkataannya adalah kebenaran,dia tidak pernah berbohong dengan ucapannya,dia tidak peduli orang yg mendengarnya akan sakit hati


"ihh kamu kok bilang gitu sih, kan aku pacaran sama Lino dia itu cinta pertamaku aku gk mau ninggalin dia"tolak ilene dengan nada yg kesal

__ADS_1


"ilene cinta pertama itu gk semestinya jodohmu, siapa tau tuhan ingin menunjukkan Kalok Ariel itu lebih pantas dari Lino"seru amabda


"kok gitu? "tanya ilene yg heran karena sahabatnya tidak membelanya


"mungkin si Lino mau mati kali hahaha"canda Amanda,dia berusaha membuat ilene tertawa tapi lelucon bukan keahlian Amanda jadi Yg baginya lelucon malah membuat ilene semakin kesal


ilene ingin sekali menonjok shabatnya itu pada saat itu aja, dia menarik napasnya panjang panjang dan menghembusnya dengan cepat dia menahan amarahnya dan dia berusha sabar karena Amanda adalah sahabatnya


************


Ilene pergi menemui Lino di tempat biasa yaitu di pantai dekat panti asuhan,mereka janjian bertemu karena Lino memanggillnya dan sepertinya dia sudah tau tentang kencan buta ilene karena sherly


"Lino"panggil ilene dan menghampiri Lino "ada apa Lin? "tanyanya lgi


"apa kamu bertanya kenapa aku memanggilmu? "tanya Lino lagi


"Hehehehe,kukirain ada hal yg penting mau kamu bilang ke aku"ujar ilene


"ah iya soalnya aku ninggalin hpku Dikamar karena aku buru buru pergi"jawab ilene,entah kenapa ilene merasa khwatir padahal Kn Lino tidak melihat mereka


"buru buru?kemana kamu pergi buru buru? apakah itu hal yg sangat penting sekali?"tanya Lino seperti menjebak ilene


"kenapa kamu bertanya seperti itu? kamu bertanya seperti aku melakukan kesalahan saja,ada apa denganmu? "ujar ilene yg mulai heran dengan Lino


"kamu yg ada apa ilene,kenapa kamu pergi bersama laki laki lain? "tanya Lino dengan suara yg sedih dn tidak percaya


Ilene terkejut "enggak aku gk pernah pergi sama laki laki lain selain kamu"seru ilene dengan nada yg gemetaran


"kenapa kamu berbohong ilene?"


Lino mengangkat hpnya ke hadapan wajah Lino,ilene terkejut karena difoto itu ada dirinya dan Ariel dia heran kenapa Lino bisa datang ke restoran se mewah itu

__ADS_1


"ini siapa ilene? "tanya Lino lagi tapi ilene hanya diam, dia tidak tau apa yg harus dia katakan dia bingung sekali


"jawab ilene?"teriak Lino, baru kali ini ilene melihat Lino meninggikan suaranya kepadanya,kali ini Lino sangat marah


"dia bukan siapa siapaku,dia,,,dia itu ,,,, aku gk kenal dia Lino, orang tua ku Yg rencanain ini semua"ilene berusaha jujur dn menjelaskan apa yg terjadi


"tidak mungkin,kalian baru kenal tapi kamu tertawa bahagia di foto ini, padahal dulu aku mengejarmu selama 2 tahun lebih dan kamu terus saja menolakku,kamu tidak pernah memberikanku senyumanmu, tapi kamu tertawa bahagia saat pertama kali bertemu dengannya"Lino sangat merasa cemburu kepada perlakuan ilene


"kenapa kamu menyalahkanku? aku memang tidak kenal dia, dia pernah membantu ayahku dan ayahku menyukainya jadi ayahku,,,,,ayahku ingin menjodohkanku dengannya"air mata ilene mulai jatuh dan dia menundukkan kepalanya dia mulai menangis


Lino terkejut" apa? dijodohkan? "tanya Lino tidak percaya "tidak mungkin ilene tidak mungkin,kamu tau kan kita Udah Udah bertekad untuk selalu bersama kamu Ingat kan?"Sahut Lino


"aku ingat,aku jg gk mau dijodohkan Lino,tapi kamu tenang aja, ayahku orang yg baik dia ingin menemuimu dia ingin tau tentangmu jika dia menyukaimu dia pasti akan mengijinkanku denganmu bersama Y kn? "sahut ilene dengan senyum kecilnya


"bukankah orang tuamu sudah tau tentang hubungan kita? jika mereka sudah tau kenapa orang tuamu tega ilene?"tanya Lino


"mereka,,,,, mereka gk tau tentang hubungan kita Lin,aku sengaja gk beri tau mereka soalnya...."ilene bingung ingin melanjutkan perkataannya atau tidak


"kenapa karena aku ini miskin? jadi kamu takut jika kita akan dipisahkan? "tebak Lino dan ilene menganggukkan kepalanya, dia tidak ingin lagi berbohong sekarang karena kebohongannya akan membawa mereka ke pertengkaran dan ilene tidak menginginkan itu


"lalu kenapa ilene?kenapa kamu menerimaku, kita sudah 4 tahun pacaran dan kamu tidak pernah memberitahu orang tuamu? itu sama saja dengan kamu meragukanku y kn? apa kamu tidak yakin denganku? "tanya Lino dengan kecewa


"jangan katakan sperti itu, maafkan aku Lin"ilene terus saja menangis, dia berharap Lino bisa melihat ketulusannya dari air matanya itu


"bagaimana bisa ilene?jika kamu memberitahu orang tuamu aku yakin ini semua tidak akan pernah terjadi, apa yg harus kita lakukan sekarang? aku jg tidak mau kehilanganmu aku tidak mau janji kita sia sia sekarang ilene"


"kamu hanya perlu menemui orang tua ku itu saja"jawab ilene


"tidak semudah yg kamu pikirkan ilene,aku belum siap melamarmu,aku belum memiliki apa apa, aku tidak punya uang ilene,aku belum bersedia untuk melamarmu,jika kamu memberiku waktu satu tahun lagi aku yakin aku akan melamarmu dengan tabunganku"ujar Lino


Ilene terkejut mendengar ucapan Lino"aku tidak memintamu untuk melamarku,aku hanya ingin orang tuaku tau siapa orang yg sebenarnya aku cintai itu saja Lin itu saja"setu ilene dan menatap wajah Lino

__ADS_1


Lino menetujui perkataan Ilene dan memeluknya dengan hangat,mereka berpelukan lama sekali,mereka memang takut kehilangan satu sama lain.


__ADS_2