
"Aku adalah pacarmu,bagaimana bisa orang lain lebih mengenalimu dari pada diriku,jika kau memang sayang padaku seharusnya kau katakan semua tentang dirimu,kita sudah 4 tahun pacaran dan aku tidak ingin ada yg kita sembunyikan,walaupun itu tentang makanan,kau mengerti"sambung ilene,dia mendapat pelukan hangat dari Lino karena Lino sangat terharu dengan ucapan ilene
Sherly yg melihat mereka dari kejauhan merasa marah karena dia cemburu
Lino dan ilene balik ke panti asuhan itu dan mereka terkejut karena Ibu Lino dan adik adiknya ada disana
"ibu kapan kalian tiba?dan siapa yg membawa kalian kesini?"tanya Lino kepada sang ibunya itu
"kami baru saja sampai nak,ibu yg minta kesini nak,tadi supir nak sherly yg datang menjemput ibu"ujar ibunya itu.Sherly memegang pundak laras dari belakang kursi roda yg digunakan ratna dengan penuh kehangatan,mereka seperti keluarga kandung.
Adik adik Lino pergi bermain dengan anak anak yg di panti asuhan itu bersama dengan Lino,mereka asik tertawa dan bercanda,ilene yg duduk disamping laras merasa canggung karena sherly memperlakukan ratna dengan baik sekali,dia memberi makan,menyuapi,dan mengambilkan air minum,Ilene hanya bisa melihat saja.
ilene memperhatikan sherly yg masuk kedalam untuk mengambil beberapa buah,disitu ratna memanggil namanya
"kenapa ibu?"tanya ilene
"apakah kau tau nak,Lino sangat menyukai tempat ini"ujarnya dengan tatapan lurus kedepan sembari memandangi pantai
"iya bu ilene tau,ini tempat Lino sewaktu dia kecil kan?"sahut ilene sambil menoleh ke arah ratna
__ADS_1
"iya,dulu Lino sangat kecil sekali,dia sangat manis makanya ibu bawa dia pulang,disitu ibu susah sekali hamil,ibu pengen banget punya anak,sampai umur hampir 30 tahun pun ibu masih jg belum hamil,jadi ibu memutuskan untuk mengadopsi Lino,pada saat itu dia menangis tapi saat dia ibu pangku dia diam dan tertawa,dia membuat ibu terharu lalu ibu adopsi dia"ratna menceritakan tentang masa lalu Lino sebenarnya Lino sudah pernah cerita tapi dia hanya bercerita intinya saja
"Apakah Lino ibu yg buat namanya?"tanya Ilene
"tidak nak,ayah Lino yg buat,pada saat itu dia sedang jatuh sakit,sakitnya sangat parah,dia yakin bahwa hidupnya sudah tidak lama lagi,makanya dia memberikan namanya kepada Lino,nama ayah Lino sama dengan nama Lino,dengan memberikan namanya dia bermaksud untuk memberikan tanggung jawabnya kepada Lino,dan syukur lah Lino adalah anak yg baik,dari kecil dia selalu berjulan keliling tanpa ada rasa malu,karena ayahnya meninggal ibu jadi stress dan ibu mengalami kecelakaan sehingga ibu tidak bisa berjalan,disitu Lino masih anak anak tapi karena kebaikan panti asuhan Lino bisa mendapatkan makanan,dri umur 7 tahun dia sudah bekerja,Ibu sangat kagum sekali padanya"Sahut Ratna dan menatap ilene dengan senyuman
"Lino adalah penyejuk hati ibu nak,dia telah berhasil menggantikan posisi ayahnya,jika dia tidak ada ibu mungkin akan bunuh diri,dia sangat mirip seperti ayahnya,dia bahkan tidak pernah mengeluh,dia jg tidak pernah melawan perkataan ibu dan dia sangat menyayangi adik adiknya,dan sekrang pun ibu bangga padanya karena dia telah memilih perempuan yg tepat sekali"ujarnya sambil mengelus rambut ilene,ilene tersenyum karena ratna tersenyum padanya
"Nak,kau adalah pilihan yg tepat bagi Lino,ibu sangat bersyukur dia menemukan wanita sepertimu,ibu sangat lega sekali melihat tawanya saat bersamamu nak,ibu selalu merasa dari dia kecil ibu selalu menyusahkannya ibu tidak pernah membuatnya tersenyum lebar,kau adalah anugrah bagi Lino nak,kau memberikan dia semangat,dan kau jg bisa memahami ekonomi Lino,kau bahkan menerima Lino apa adanya,jadi ibu mau kau harus bersama Lino,apakah kau bisa mengabulkan permintaan kecil ibu nak?"ucapnya dengan nada yg serius tapi lemah lembut
Ilene tersenyum "iya ibu ilene janji gk akan pernah ninggalin Lino,ilene akan selalu ada buat Lino apapun yg terjadi "janji Ilene sambil memeluk ratna dengan hangat,Ratna tersenyum bahagia dia sangat senang sekali dengan ucapan Ilene
Lino tersenyum dari kejauhan melihat keakraban ilene dan ibunya itu,dia tertawa dan tersipu malu,lalu dia berjalan menghampiri mereka dan di ikuti oleh audrey dan jg Lian.
Sherly,Lino dan adiknya duduk di tempat ilene dan Ratna.Ilene membawa Ratna masuk kedalam karena angin yg mulai kencang,saat dia kembali dia melihat Sherly duduk disamping Lino dan ilene duduk dihadapan mereka bersama adik Lino
Ilene mulai kesal karena tingkah centil sherly,dia memperlakukan Lino seolah olah Lino adalah pacarnya,sherly memang sangat handal dalam caper,Ilene mengajak adik Lino berbicara,mereka memang sudah sangat dekat jadi mereka tidak canggung lagi soal bercanda,mereka tertawa ceria entah apa yg dibicarakan mereka,melihat itu Lino tersenyum melihat tawa adiknya karena ilene,sherly cemburu melihat itu lalu dia mencari cara dan mengganti topik pembicaraan mereka tapi adik Lino lebih suka dengan Ilene,audrey dan Lian hanya asik bercerita dengan ilene saja.Melihat sherly yg kesal ada rasa senang dihati ilene karena melihat sherly yg kebingungan
************
__ADS_1
Hari mulai gelap,amanda bersiap siap untuk pulang kerumahnya tapi dia diajak oleh temannya untuk minum di cafe
"maaf tapi aku tidak bisa minum"tolaknya dengan nada bicara yg seperti biasa dengan nada yg datar dan jg wajah yg datar,dia memang tidak pernah meminum minuman alkohol makanya dia menolak.Amanda memang orang yg jujur,tak ada satupun ucapannya mengandung kedustaan,dia bukan orang yg munafik yg baik diluar tapi busuk didalam,dia lebih suka to the poin.
"hei ayolah jangan bercanda,jika kau tidak minum kau bisa memesan yg lain,ini tidak akan lama,dan anggap saja ini sebagai makan bersama kita yg terakhir"ujar temannya itu,dia memaksa amanda untuk tetap ikut begitu jg dengan yg lain
Akhirnya dengan terpaksa amanda ikut dengan yg lain, mereka mendatangi sebuah cafe yg terkenal,disitu mereka memesan meja dan jg makanan.
Amanda duduk dan memperhatikan tempat itu,cafe itu sudah seperti tempat disko para perempuan malam
"kenapa banyak sekali para perempuan murahan disini?apakah mereka tidak tau malu,dasar wanita murahan,lihat laki laki itu dia menciumi wanita itu seolah olah wanita itu adalah istrinya,dan mengapa tempat ini sangat berisik,musiknya sangat kuat,aku benci tempat ini"gumamnya didalam hati,dia melihat" semuanya dengan rinci dan akhirnya matanya tertuju kepada seorang pria dan wanita yg tengah bermesraan,amanda menyipitkan matanya dia melihat dengan jelas siapa pria itu karena sepertinya amanda mengenalnya dan benar saja amanda memang mengenal pria itu,badannya habis dipeluki oleh wanita wanita jalang dan ada satu wanita yg di respect pria itu,dia hanya mencium wanita itu saja
"apa?tidak mungkin,itu tidak mungkin,kenapa dia ada disana?apakah aku salah lihat? tidak,aku tidak salah lihat itu memang dia,dasar laki laki tak tau diri beraninya dia berbuat seperti itu,ingin sekali ku tampar wanita itu"gumamnya kesal di dalam hati,dia marah sekali melihat pemandangan itu lalu dia berdiri dan meninggalkan cafe,temann temanya heran melihat amanda yg pergi terburu buru tanpa permisi,mereka memanggil amanda tapi amanda menghiraukan panggilan mereka,dia tampak sangat kesal sekali,rahangnya menguat karena marah,tangannya dikepal dengan kuat dia seperti ingin menonjok apapun yg ada dihadapannya.
Air matanya mengalir saat dia memasuki mobilnya,dia tidak menyangka bahwa ayahnya tega melakukan itu,bagaimana bisa ayahnya selingkuh dengan wanita lain,padahal ayahnya selalu mengatakan dia lembur saat pulang lama,mamanya capek capek kerja dengan keras karena gaji ayahnya yg sedikit tapi kini Amanda tau kenapa gaji ayahnya sedikit sebenarnya bukan gajinya yg sedikit tapi ayahnya yg membayar wanita wanita jalang itu untuk bersenang senang.
Amanda bingung ingin melakukan apa,dia ingin menghampiri ayahnya tapi dia tidak mau membuat keributan antara orang tuanya,amanda melihat keluar mobil,dia melihat ayahnya bersama perempuan tadi,perempuan itu masuk ke dalam mobil ayah amanda entah apanyg sedang dilakukan mereka disana.
Emosi amanda memuncak dia tidak ingin membuat masalah,dengan kencang dia melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal,dia tidak perduli dengan apa yg dihadapannya dan dia jg tidak perduli bila ada orang dijalan atau menyebrang,untung saja penyebrang jalan itu sigap dan langsung menghindari mobil amanda,jika polisi melihat itu pasti amanda akan ditangkap,air mata amanda jatuh dan dia langsung cepat cepat mengelapny,dia benci air matanya yg jatuh karena perbuatan ayahnya,dia tidak mau menangisi ayahnya tapi seberapa kuat dia menahan air matanya tetap saja berjatuhan membuat dia semakin marah dan kesal.
__ADS_1