
Ariel mengantar felix pulang kerumahnya dan mereka lanjut ke rumahnya tanpa pergi ke perusahaannya
Alex menatap Ariel dari kaca spion,Alex heran karena Ariel hanya diam saja dan merenung karena biasanya Ariel tampak bahagia dan bersemangat,Alex ingin bertanya tapi kepo bukan sifat alex dan bodo amat adalah sifat utama alex
"Alex"panggil Ariel dan Alex merasa lega karena dia tidak perlu repot repot bertanya tentang apa yg terjadi pada bosnya itu
"apa yg kamu rasakan kalau kamu adalah orang yg memisahkan hubungan orang yg kamu sukai dengan orang yg dia sukai?"tanya ariel
"apa maksudmu tuan?aku tidak mengerti"alex bingung karena ucapan ariel sangat berbelit belit
"misalnya kamu menyukai seseorang dan seseorang ini...."Ariel terhenti karena Alex langsung berbicara
"langsung intinya saja"ucap alex
"hehehehe,kn gini,,Adik manda bilang, kalau ilene punya mantan dannn mereka putus karena aku"ujar Ariel
"ohh"jawab Alex dengan singkat tanpa ekspresi
"kenapa kamu biasa saja?"tanya ariel
"Buat apa peduliku,lagian Ilene sudah menjadi istrimu kenapa kamu harus memikirkan mantannya"
"tapi aku merasa bersalah Lex"
"jika Tuan merasa bersalah maka ceraikan saja ilene dan nikahkan dia dengan mantannya"ujar alex dengan santainya
"apakah mulutmu tidak punya beban untuk mengatakan itu?"
"tidak"
" tidak semudah itu lex,apakah kamu tau,Ilene sangat cuek padaku,dia tidak memperlakukanku seperti suaminya tapiii kenapa dia mau menikahiku?itu membuatku sangat bingung"
"Seharusnya Tuan menanyakannya pada nyonya Ilene bukan kepada saya"
"Tapi entah kenapa aku tidak berani bertanya karena aku takut dia marah padaku"
Alex hanya diam padahal dalam hatinya dia ingin tertawa karena lucu melihat Tuannya,bagaimana mungkin seorang CEO takut pada istrinya
***********
Ariel masuk ke dalam rumahnya dan Alex langsung pergi ke perusahaan
Ariel di sambut oleh pelayan pelayan disana dan begitu jg dengan Mama alex dan adiknya Valen
Dia masuk ke kamarnya dan melihat ada seorang wanita yg duduk dikursi balkon dan wanita itu adalah istrinya sendiri
__ADS_1
Dia menghampiri istrinya yg memandangi langit yg mulai gelap
"ilene"panggil Ariel
"apa?"Nada suara ilene masih serak
"aku mau menanyakan sesuatu padamu"
"apa?tanyakan saja sekarang!"ujar ilene tanpa melihat ke arah suaminya yg dari tadi berdiri di sampingnya
"pertama tama,tatap mataku"ujar Ariel
Ilene sebenarnya malas berhadapan dengan Ariel tapi dari nada bicarany sepertinya dia serius
Ilene berdiri dan menghadap ke ariel,dia menatap Ariel dengan mata merahnya
"apakah kamu tidak mencintaiku?"tanya ariel
"apa maksudmu?"
"Kamu tidak mencintaiku kan?"Ariel memaksakan senyumnya "katakan saja aku tidak akan marah,katakan yg sebenarnya"pinta Ariel
"mmm,aku memang tidak mencintaimu,bukan kah kamu sudah tau"
"sudah aku bilang kn kalau menikahimu karena aku terpaksa"
"seharusnya kamu tidak memaksakan pernikahan hanya karena permintaan orang tuamu ilene,bukan hanya kamu tapi aku juga merasa sedih"
"Kamu sedih?ha,sedih yg kamu rasa tidak akan sebanding dengan apa yg kurasa"ujar ilene menahan air matanya
"kenapa kamu tidak bilang padaku sebelumnya kalau kamu tidak mencintaiku dan kenapa kamu tidak bilang soal pacarmu dulu?"
Ilene menatap Ariel,dia sedikit terkejut karena Ariel sudah mengetahuinya,Ilene penasaran dari siapa dia tau
"hem?"Ilene pura pura tidak mengerti
"aku memisahkanmu dengan pacarmu kan?,maaf ilene tapi aku tidak tau jika kamu sudah memiliki kekasih"ujar Ariel
"tidak perlu meminta maaf,tidak ada gunanya sekrang kamu meminta maaf dan tidak ada gunanya kamu membicarakan itu sekarang"
"kenapa?,jika kamu tidak bahagia bersamaku bagaimana mungkin aku bisa tenang,aku hanya ingin melihatmu bahagia"
"ha,jadi kamu mau aku kembali dengan kekasih itu?"
"aku tidak masalah jika itu bisa membuatmu tersenyum karena aku tidak suka melihatmu sedih terus"
__ADS_1
Ilene mengeluarkan air matanya bersamaan dengan senyumnya "jika saja bisa,sudah dari jauh jauh hari aku menikah dengan Kekasihku itu,tapi sekarang,sekarang,,,aku tidak bisa melakukannya"Ilene menangis
"kenapa tidak bisa?apa dia sudah menikah?"Ariel merasa khawatir
"tidak,dia hanya mencintaiku dan bagaimana mungkin dia mencintai orang lain"
"jadi kemana dia?"
"dia pergi,pergi ke tempat yg jauh,sangat jauh sampai tiada satu orang pun yg bisa melihatnya,diaaa dia sudah meninggal"Ilene menangis dengan keras dan itu mendengar ucapannya tadi membuat Ariel terkejut dan ikut menangis
"apa yg terjadi sampai dia bisa meninggal?"
Ilene hanya menggeleng geleng kepalanya
Karena merasa kasihan Ariel memeluk tubuh Ilene dengan kehangatan dan ilene terus menangis di dada ariel dan membuat jas Ariel basah
"Aku membencimu karena aku berpikir semua ini terjadi karena kehadiranmu"
Ariel mengencangkan pelukannya dengan erat,tapi ilene menarik badannya dari pelukan Ariel
"jadi,kamu sudah tau alasan kenapa aku tidak bisa bersikap menjadi istri yg baik untukmu karena aku hanya mencintainya,hanya dia,sama seperti dirinya yg hanya mencintaiku"ujar ilene dan menghentikan tangisannya
"tidak bisakah kamu berikan sedikit cinta padaku?"mohon Ariel dengan wajah yg tulus
"tidak bisa,aku tidak bisa,aku tidak bisa berbagi cinta dengan yg orang lain"
"tapi dia suda meninggal ilene,kamu tidak bisa mencintai orang yg sudah meninggal"
"bagi mu dan bagi semua orang dia memang sudah meninggal tapi bagiku dia masih hidup,dia hidup di diriku,walaupun sudah meninggal dia tetap Linoku"
"tapi ileneeee"
"sudah lah Al,berhentilah mengejarku karena semua yg kamu lakukan tidak akan berarti bagiku,aku telah mencintai seseorang jadi kamu juga harus mencari seseorang yg bisa mencintaimu dengan tulus,aku tidak apa apa jika kamu mengencani wanita lain,kita tidak perlu bercerai karena aku tau jika kita bercerai maka reputasimu akan hancur jadi berkencanlah diam diam,aku mendukungmu"Ujar Ilene memohon agar ariel tidak perlu mencintainya
"apa yang kamu katakan ilene,berbicara memang gampang ilene tapi bukan berarti kamu berbicara seenaknya,jadi kamu menyuruhku untuk selingkuh?bagaimana mungkin aku melakukannya,aku akan membiarkan kamu mencintai mantanmu dan kamu jg harus membiarkan aku mencintaimu,mungkin saat ini kamu tidak bisa melupakannya,tapi ilenee aku akan membuatmu mencintaiku dengan segala cara"Ariel memegang pundak ilene dan menatap wajanya "aku berjanji"sambung Ariel
"kenapa kamu sangat susah dibilangin,aku tidak akan mencintai siapapun karena tidak ada satu orang pun yg seperti dirinya tidak seorang pun jadi kumohon jangan mendekatiku,bersikaplah seperti orang asing padaku,jika kamu memang mencintaiku maka kamu harus menjauhiku,dan jika kamu tidak bisa menjauhiku maka aku yg akan menjauhimu"Ilene melepaskan tangan ariel dari pundaknya dan pergi meninggalkan Ariel sendiri di balkon
"Ilene,aku akan tetap mengejarmu sampai kapanpun aku berjanji akan terus membuatmu mencintaiku"Ariel berjanji pada dirinya sendiri
Ariel berpikir sejenak dan baru menyadari sesuatu.Mendengar nama Lino membuat dia mengingat kejadian di malam hari saat dia membawa seorang pria kerumah sakit
"*siapa Lino yg ilene maksud?kenapa aku memiliki firasat yg aneh,tidak mungkin,di dunia ini banyak yg memiliki nama lino dan pasti mereka adalah orang yg berbeda"
"kira kira siapa mantan Ilene itu,kenapa Ilene sangat mencintainya sampai sampai ilene tidak bisa melupakannya,ya,, aku harus mencari tau siapa dia dan dimana keluarganya*"
__ADS_1