
Amanda sudah sampai di kediaman rumah adi,dia memarkirkan mobilnya dan turun dari mobilnya dengan elegan
Dia memasuki rumah besar itu dan disambut oleh pelayan disana
"mandaaa"Yani datang mendekati amanda dan langsung memeluknya
Amanda hanya tersenyum kecut,dia masih marah karena melihat ayahnya tadi
"kenapa sayang,kamu kenapa muram gitu mukanya?"tanya yani sambil mengelus pipi amanda dengan kasih sayang
"ga papa ma"jawab amanda
"kamu jangan bohong manda,mama tau kamu lagi sedih kn,kamu gk bisa bohongin mama sayang"ujar yani
Amanda terharu mendengar perkataan yani,matanya sangat berkaca kaca
Dia memeluk yani dengan hangat sembari meluapkan kesedihannya
Yani mengelus punggung Amanda dengan kasih sayang,dia merasa kasihan dan jg heran
"ada apa sayang?"tanya yani tapi amanda terus saja menangis
Amanda meredakan tangisnya dan menghapus air matanya,dia melihat kedepan dan tersenyum saat melihat yani yg khawatir padanya
Suara langkah datang dari luar dan ternyata yg datang adalah pemilik rumah itu yaitu Adi,dia mendekati mereka berdua dan terkejut karena melihat wajah Amanda yg memerah dan matanya berair
"apa kamu menangis?"tanya adi khawatir,dia memegang pundak Amanda tapi amanda hanya menggeleng
Adi melihat yani tapi yani jg ikut menunduk dan adi kembali menatap manda
"siapa yg membuatmu menangis manda katakan pada ayah!"ujar Adi yg tidak terima melihat anak angkat yg seperti anak kandungnya itu menangis
"gak papa yah,manda gak papa"lagi lagi amanda berbohong,sedangkan anak tk saja bisa melihat ada kesedihan yg mendalam di batin amanda
"katakan pada ayah,ayah akan menghukumnya!"paksa ayahnya
Suara isak tangis amanda mulai terdengar dan yani langsung menyuruh amanda untuk duduk di sofa dan adi pun ikut menyusul dan duduk disamping amanda
"cerita sayang"yani mengelus kepala amanda
"ayahhh,,,,ayahh,,,hikss,,,ayahh,,,,aaaaaaa"
amanda hanya menangis terus menerus,dia tidak kuat untuk mengatakan yg sebenarnya
"kenapa ayah kamu manda?"Yani khawatir kalau ada sesuatu yg buruk pada ayah amanda
"ayahh,,,,ayah jahat maa"amanda melihat yani tapi yani tidak mengerti
"ayah selingkuh"sambung amanda dan langsung memeluk yani dengan tangisannya yg keras
Yani terkejut mendengar ucapan amanda dengan ada rasa tak percaya,Yani menatap adi yg sama terkejutnya jg
"kamu jangan nuduh sembarangan sayang,siapa tau itu teman ayah kamu"ujar yani
"gk ma,ayah emang selingkuh,manda lihat dengan mata kepalaku sendiri kalau ayah bermesraan dengan wanita kurang ajar itu"Ujar amanda dengan sedikit kesal
"tapi siapa wanita itu?apa dia masih muda?"tanya yani
"aku tidak tau siapa wanita itu,dan sepertinya wanita seumuran dengan mama manda,dan wanita itu cantik,cantik bak pelakor tingkat dewa"
__ADS_1
Dari raut wajah Adi dan Yani sepertinya mereka mengetahui sesuatu tapi entah kenapa memberikan kode untuk tidak beritahu kepada amanda.Apa yg ingin dirasahiakan mereka berdua?
Yani mengelus punggung amanda "kamu yg sabar ya sayang,kamu jangan sedih lagi itu,lebih kamu hibur mama kamu,kalok semisalnya kamu ditinggalin sama ayah kamu kan masih ada om adi,om adi kn jg ayah manda kn"ujar yani yg berusaha menghilangkan kesedihan amanda
Yani meletakkan kepala amanda diatas bahunya,dia mengelus rambut amanda sambil merenungi kesedihan apa yg akan ditanggung amanda,felix,dan jg mama amanda padahal selama ini Laras adlah tulang punggung keluarga mereka
***********
Amanda diantar oleh sekretaris Adi ke rumahnya,karena tengah sedih,yani mengatakan untuk tidak usah belanja dulu agar amanda bisa menghabiskan waktunya sendiri
Amanda jg sudah bilang agar orang tua ilene tidak memberitahukan ini semua kepada ilene karena ilene jg tengah sedih sekrang dan amanda tidak mau membuat ilene semakin sedih
Amanda masuk kerumahnya dengan rasa yg bercampuk aduk didalam hatinya
Seperti biasa,rumahnya selalu saja kosong dan walaupun keluarga dirumahnya ada di dalam pasti akan tetap terasa kosong dan sepi
Amanda tidak pernah melihat rumahnya hidup dari mulai kecil dan begitu jg dengan keluarga amanda,mereka hidup tapi seperti hanya ilusi.Itulah yg membuat sifat amanda menjadi cuek dan tidak pedulian pada hal lain,tetapi yg membuat amanda heran adalah sifat orang tuanya yg berbeda saat bersama orang lain,orang tua amanda selalu tersenyum bercanda ria dengan teman temannya tapi tidak untuknya,orang tuanya selalu bersikap seperti orang lain padanya,adiknya felix jg selalu mendapatkan tempat dihati orang tuanya tapi itu tidak masalah bagi amanda
Felix berhak mendapatkan kasih sayang yg lebih karena dia adalah anak terkecil,dan lagipula felix selalu bersikap baik pada amanda,dia jg sering mengajak amanda berbicara karena felix memiliki mulut yg tidak pernah bisa diam.Saat felix berbicara,itu hanya membuat amanda semakin stres karena dia hanya membicarakan hal yg tidak jelas
********
Hari mulai gelap dan mungkin sebentar lagi orang tua Amanda akan tiba di rumah
Amanda mendengarkan beberapa alunan musik dan bernyanyi dengan suara merdunya
Ceklek
Felix datang menghampiri amanda yg sedang menatap laptopnya di atas kasur
"kk man"felix mendekati amanda
"kakak sudah makan?"felix duduk disamping kakaknya itu
"belum"
"makan yuk kak,aku lapar"rengek Felix dengan suaranya yg seperti anak kecil
"kakak gk lapar"
"ayo lah,aku lapar banget"Felix menarik narik tangan amanda
"huffttt,,,,,"amanda menatap felix "yg lapar siapa?"tanya amanda
"aku"jawab felix
"yaudah sana makan,kan kamu yg lapar bukan kakak"ujar amanda yg rada rada kesal karena sikap manja adiknya,bagaimana mungkin seorang laki laki bersikap manja dan cengeng
"tapi kalok makan sendiri gk enak kk,kalok aku makan sendiri jadi gk kenyang terus kalok aku gk kenyang jadi belajarnya gk semangat"ujar felix yg terus menerus menarik narik tangan amanda
Felix memang tidak mau kalah,semua yg dia minta harus dipenuhi jika tidak dia akan bersikap seperti itu terus menerus
Akhirnya amanda menyerah dan dengan terpaksa dia menyetujui ajakan adiknya itu dan tawa tampan adiknya terlontar di wajahnya
Mereka berdua menuruni tangga bersamaan.Saat berpijak di anak tangga terakhir tiba tiba ayah amanda datang dengan sempoyongan sepertinya dia habis mabuk
Toni selalu pulang malam malam padahal dia tidak memiliki pekerjaan,dan sudah pasti tulang punggung keluarga mereka adalah tiara,mama amanda.
Amanda kesal melihat ayahnya,ayahnya selalu mencoba untuk memberi mereka nasehat tapi perkataan dan nasehat ayahnya tidak sesuai dengan prilakunya,ayahnya hanya pandai berbicara dan hanya bisa menilai hidup orang tapi dia tidak pernah melihat dirinya sendiri
__ADS_1
"ayah"felix melangkah mendekati ayahnya tapi amanda menahan tangan felix
Felix melihat amanda dan amanda menggelengkan kepalanya
"tapi kak,,"
"kakak lapar,kita makan di luar aja yuk"ajak amanda yg sengaja untuk menghindari ayahnya
***********
Sekarang sudah tengah malam tapi amanda dan adiknya baru sampai di rumahnya,dan orang tuanya jg tidak akab peduli jika mereka pulang lama
Felix langsung pergi ke kamarnya karena dia sudah sangat mengantuk
Entah kenapa amanda mencari cari Tiara,amanda yakin pasti mamanya berada diruang kerjanya dan dia pergi ke sana dan betul saja Tiara ada disana dengan laptop dihadapannya
Amanda mengintip dari balik jendela,dia merasa kasihan pada mamanya,amanda bersalah karena dirinya selalu menyalahkan mamanya karena mamanya tidak pernah memperhatikan dirinya.Kini amanda sudah besar dia harus berpikiran dewasa,Tiara adalah tulang punggung keluarga,dia bukan hanya memimpin keluarganya tapi dia jg memimpin karyawan di tempat kerjanya,jadi tiara tidak pernah mempunya waktu untuknya
Amanda sangat merasa bersalah dan kasihan karena tiara karena mendapatkan suami kurang ajar seperti Toni.Toni hanya tau meminta uang dan menghabiskannya dalam satu hari,dia tidak punya malu karena wanita yg menafkahinya seharusnya dia yg menafkahi wanita dan keluarganya
Amanda turun dan kembali keruang kerja tiara dengan membawa beberapa makanan dan air putih
"ma"panggil amanda tapi tiara sangat fokus pada kerjaannya sampai dia tidak menyadari kedatangan putrinya
"ma!"panggil amanda sedikit keras,Tiara selalu saja begitu,saat dia sudah berurusan dengan kerjaannya pasti dia akan lupa dengan dunianya
Tiara melihat kearah amanda
"ma,manda bawa makanan,mama makan ya pasti mama lapar kan?"amanda meletakkan makanan itu di atas meja kerja tiara
"tapi mama gk punya waktu untuk makan manda,mama mau ngerjain ini dulu"ujar tiara
"mama selalu saja begitu,apa bagi mama kerjaan itu adalah hal yg paling penting bagi mama?kenapa mama selalu saja memprioritaskan kerjaan ma?"amanda mulai kesal dan dia memberanikan diri untuk bertanya semua pertanyaan yg telah lama dia simpan
"ya,jika mama tidak bekerja siapa yg akan menghidupi kalian?,kenapa kamu marah marah,semua kerja keras mama hanya untuk kalian jadi jangan mengganggu mama dengan pertanyaan konyolmu"
"baiklah,amanda ingin bertanya satu hal yg penting"ujar amanda dengan serius sekali
"apa itu?"
"bagi mama,apa yg paling penting,pekerjaan atau keluarga?"tanya amanda
"apa maksudmu?jika bukan karena keluarga mama tidak akan bekerja sekeras ini"jawab tiara
"aku tau ma,tapi apakah 24 jam waktu mama hanya untuk melayani pekerjaan mama?apakah tidak ada sedikit jam pun mama luangkan untuk keluarga mama?,tidak salah mama bekerja dengan keras tapi itu tidak berarti mama sampai tidak memperdulikan apa yg terjadi pada keluarga mama dan sampai mama tidak punya waktu untuk bersama keluarga mama"ujar amanda
"apa yg membuatmu marah seperti ini?jadi maksudmu mama salah?iya?,jadi kamu mau mama berhenti bekerja?,karena sudah menjadi model dan bisa menghidupi kebutuhanmu sendiri bukan berarti kamu berhak mengatur mama,ingatlah sebelum kamu bekerja mama yg menyekolahkan kamu,jadi mama hanya meminta agar kalian memahami mama,bagi mama pekerjaan itu sangat penting dan harus diprioritaskan"ujar tiara dan kembali pada laptopnya
"bawa kembali makanannya!"suruh tiara pada amanda
Amarah amanda menaik karena tiara tidaj mengerti dengan apa yg dibicarakan dirinya,amanda hanya kasihan karena perilaku ayahnya pada tiara,dari dulu perbuatan baik amanda selalu saja salah dimata mamanya
Amanda menahan air matanya,dia tidak mau mamanya melihatnya menangis,karena kesal amanda menghempaskan nampan yg berisi makanan dan air putih itu ke lantai dan suara pecahan gelas itu membuat tiara terkejut dan makanan pun berhamburan di lantai
Tiara marah dan berteriak
"MANDA!!!"teriak tiara,dia menatap tajam putrinya itu
Amanda membalas tatapan tiara dan langsung pergi dari ruangan itu
__ADS_1
Tiara menghela napas panjang dan memegang kepalanya,lalu dia kembali pada laptopnya