
Amanda akhirnya sampai di depan rumahnya, dia turun dari mobilnya lalu maduk ke dalam, di dalam rumahnya dia melihay felix yg sedang asik menonton di ruang keluarga, dan mamanya tengah asik mengetik di keyboard laptopnya,Larad memang selaku seperti itu,24 jam waktunya dia habiskan hanya untuk pekerjaan saja, ya dia memang di cap sebagai karyawan terajin dan terbaik diperusahaannya, oleh karena itu posisinya selalu saja naik dan sekarang dia telah menjadi wakil pemimpin redaksi di sebuah perusahaan majalah kecantikan ternama THE WORLD,sebelum majalah mereka diterbitkan,Laras yg akan mempersetujui terbitnya majalah itu,dia jg yg memimpin rapat redaksi, dan dia jg yg mengadang pertemuan dengan para model dan dengan tokoh terkenal lainnya untuk bekerja sama,oleh karena itu dia selalu tak punya waktu untuk keluarganya
Amanda menghampiri Laras tapi dia tidak menyadari kehadiran putrinya karena sangat serius Amanda kesal melihat Laras, dia bahkan tidak menyapa Amanda ataupun bertanya
"Ma"panggil Amanda tapi tidak ada jawaban dari Mamanya, dia memanggul kedua kalinya tapi tetap tidak dijawab "Ma"teriak manda hingga membuat felix terkejut
"Apa manda?kamu Udah lihat kan mama lagi sibuk jangan diganggu, Udah sana kamu tidur"tegas Laras tanpa menoleh ke arah Amanda
"apa tidur? seharusnya mama menyuruhmu makan bukan tidur"gumamnya didalam hati
Dia pergi meninggalkan Mamanya dan naik ke atas menuju kamarnya, Amanda berbaring diatas kasurnya dia berusaha menenangkan pikirannya
************
Ilene dan Lino duduk duduk di tepi pantai yg luas, mereka menatap pantai itu dengan ketenangan
"Lihatlah cahaya bintang itu menyatu dengan air pantai,warna langit yg biru tua dan bintang Yg bertaburan membuat pesona laut menjadi lebih indah"sahut Ilene dengan senyuman diwajahnya
"makasih ilene"ujar Lino secara tiba tiba dan membuat ilene heran dan dia bertanya kenapa Lino berterima kasih padanya
"kau bisa membuat keluargaku kagum dan tertawa, mereka sangat senang jika melihatmu,setiap saat keluargaku pasti bertanya keadaanmu bahkan mereka lebih mengutamakan keadaanmu dari pada anaknya, saat aku pulang kerja ibu ku pasti yg akan bertanya tentangmu begitu kg dengan adikku"jawab Lino dan membuat Ilene tersenyum
"Oh iya,tadi ibuku bilang apa padamu? "tanya Lino Yg mengingat kejadian tadi sore saat ilene memeluk ratna
"Oh itu, tadi aku hanya berjanji untuk selalu bersama denganmu,ibumu meminyaki untuk menemani hidupmu dan selalu membuatmu tertawa"jawab ilene, lino tertipu malu mendengarnya lalu mereka tertawa
"benarkah? akan kutunggu kakimu nanti"ujar Lino menatap Ilene
"apa kau tidak akan dicariin? "tanya lino Yg merasa khawatir karena orang tua ilene akan mencarinya karena ilene sudah pergi dari pagi tadi, ilene menggelengkan kepalanya
"aku ingin selalu bersamamu sampai malam hari tapi malam selalu memisahkannya denganku"ujar Ilene dengan wajah yg cemberut, Lino tidur dan meletakkan kepalanya diatas paha ilene
__ADS_1
"kenapa kau merasa sedih saat malam? kau masih bisa bertemu denganku saat malam hari"sahut Lino menatap ke arah langit sambil tersenyum
"bagaimana caranya? "tanya ilene
"kau hanya perlu menatap bintang, anggap bintang itu adalah aku dan kau adalah bulan karena bintang selalu mengelilingi bulan dan bintang selalu menemani bulan di malam Yg sunyi, jika kau melihat bintang Yg sangat banyak berarti aku sedang sangat merindukanmu, jika bintang itu sedikit berarti aku sedang memikirkanmu"ucapnya
"bagaimana jika bintang tidak ada? "tanya Ilene
"jika bintang tidak ada berarti aku sudah menunaikannya di dalam tidurku"jawabnya "dan jika malam itu Hujan berarti aku ingin mengatakan sesuatu yg penting padamu tapi aku tak bisa mengatakannya"sambung Lino lagi
"dan pada malam hari,aku akan berdoa dan berharap bintang itu turun dan menemuiku"ujar ilene
Lino tersenyum dan bangun dari paha ilene, dia menatap wajah ilene dengan mendekatkan wajahnya, dan Sekarng wajah mereka hanya berjarak beberapa centil saja
"bintang itu akan selalu bersamamu dan menemani malammu sampai akhir hayatnya"Lino memejamkan matanya dan dia mengecup kening ilene, ilene memejamkan matanya dan tersenyum, jantungnya berdetak kencang dan dadanya sesak karena dia merasa sangat senang sekali karena itu adalah ciuman pertama mereka
***********
"kamu dari mana aja ilene?mama khawatir"tanya Yani mengkhawatirkan ilene
"ilene habis nonton Seharian Ma, besoklah ilene mau audisi jadi ilene belajar dari film Ma biar akting ilene bagus"jawabnya tanpa ada rasa takut dimarahin oleh orang tuanya
"Udah lah ma, ilene kan sudah besar jadi wajar kalau dia pulang malam"ujar Adi ayah ilene, mendengar perkataan ayahnya ilene merasa senang dan lega
"Yaudah kamu masuk Yg sayang, kamu udah makan kan? "tanya Yani dan diiyakan Ilene.saat ilene berjalan meninggalkan orang tuanya tiba tiba ayahnya memanggilnya
"ada apa Yah? "tanya ilene
"besok ada orang penting yg akan datang nak"ujar adi
"siapa ayah? "tanya ilene lagi
__ADS_1
"dia adalah orang yg menyelamatkan perusahaan ayah Yg diambang kebangkrutan seminggu yg lalu, apakah kau ingat itu? "sahut ayahnya
"iya ayah aku mengingatnya, apakah besok dia akan datang? "tanya ilene dengan senang,dia berharap CEO itu akan menjadi teman dekatnya
"ya besok dia akan datang, jadi kau jangan pergi kemana mana, dia sangat tampan sekali dan juga baik hati"jawab yani
"aku tidak sabar bertemu CEO baik itu,namanya sangat terkenal karena kebaikanny
orang tua ilene merasa senang karena ilene sangat berantusias sekali bertemu CEO itu, dan sepertinya rencana mereka berhasil
"kau harus memakai baju Yg bagus ya nak"pintah Yani ke ilene dan diiyakan oleh ilene.
Ilene berjalan naik keatas dengan perasaan gembira, orang tuanya mengira ilene bahagia Karena akan bertemu CEO baik itu padahal ilene bahagia karena Lino menciumnya tadi
Ilene menjatuhkan badannya di atas kasur dan mengingat ke masa yg tadi, dia masih merasakan kecupan Lino di keningnya
"seharusnya dia jg mencium bibirmu tadi"ujar nya dengan senang,dia bernyanyi kegirangan melompat lompat,dia selalu mengulang kejadian tadi dia merasa sangat senang,dan jika ada yg melihatnya mungkin orang akan mengatakan ilene adalah orang gila
Ilene tidak berhenti tersenyum,dia melihat ke luar jendela dan menatap bintang itu dengan senyum manisnya
"bintangnya makin berkurang"gumamnya "jika bintangnya sedikit berarti Lino sedang memikirkan ku xixixixi"ilene tertipu malu dan menatap wajahnya di kaca dan tersenyum,lalu dia mengambil foto Lino di laci lemarinya,dia menatap fotonya dan mencium foto itu berulang kali,lalu ilene menjatuhkan badannya dan menendang nendang kasurnya,dia tidak bisa tidur karena terlalu kegirangan
*************
Di Lain sisi,Lino tengah berbaring di kasurnya dia tidur terlentang matanya lurus kedepan dan kedua tangannya dia taruh Dibelakang kepalanya
Hal sama terjadi pada lino, dia jg sedang memikirkan Ilene sampai dia senyum senyum sendiri, dia melihat ke luar jendela,dia menatap bulan itu dan mengatakan selamat malam
Ucapan Lino benar tentang ramalan itu karena buktinya Lino memang sedang memikirkan ilene sampai dia tidak bisa tidur.
Ilene yg demikian,dia terus saja senyum sendiri sampai tidak bisa tidur.
__ADS_1