LUKA YANG DALAM

LUKA YANG DALAM
BAB 13


__ADS_3

Ilene masuk kerumahnya dan melihat ada Ariel dan Alex di sana,dia menatap Ariel dengan perasaan tidak suka,karena jika dia tidak dtang dikehidupannya maka dia dan Lino tidak akan berpisah


"Ilene sayang kamu dari mana aja, yuk sini! "


panggil Yani dan Ariel menoleh kemana Yani melihat dan Ariel tersenyum melihat kedatangan calon istrinya itu


"apa kamu senang?jangan tersenyum padaku,aku benci melihat senyumanmu itu"gumam ilene yg sudah ada rasa benci kepada calon suaminya itu


"kenapa kamu hanya berdiri ilene kemari lah ayo kita bicara kan tentang pernikahan kita"sahut Ariel


Bibir ilene bergetar,dia menahan air matanya,dia tidak menyangka bahwa dia akan benar benar menikahi orang yg tidak dia sukai


"pergi lah pulang,aku tidak ingin melihatmu dan aku tidak ingin menikahimu"ujar Ilene to the point dan langsung pergi meninggalkan mereka dan dia langsung menuju kamarnya


Ariel tersenyum kecil "ada apa dengannya? "tanya Ariel ke adi


"dia hanya lelah saja,dia memang seperti itu, dia mudah sekali stress"ujar Adi agar tidak membuat kecurigaan kepada Ariel,karena Adi mengatakan bahwa Ilene lah Yg menginginkan pernikahan ini terjadi dan Ariel mempercayainya dan merasa senang karena ariel telah jatuh cinta kepada ilene sejak pandangan pertama


"Owhh iya aku mengerti,pasti dia sedang memikirkan tentang audisinya kan? "tanya Ariel dan diiyakan oleh Adi


"bolehkah aku menemuinya? "izin Ariel dan membuat Adi terkejut dia menatap Yani dengan panik


"tidak perlu nak, biarkan dia sendiri"ujar yani


************


Ilene menutup pintunya dengan kencang,dia berjalan menuju kasurnya,dia terdiam tapi air matanya selalu jatuh,dia menangis tanpa suara, dia tidak percaya dia akan benar benar menikahi ariel dan Lino? apa yg akan terjadi padanya?kepala ilene sperti ingin meledak sekali, kepalanya sangat sakit dan berdenyut denyut,begitu jg dengan hatinya,semua yg terjadi saat ini sangat menyakitkan baginya, dia mencoba untuk tidak menangis dan kuat


Tapi tidak bisa dia lakukan,dia merasa kesal karena Lino,jika saja dia tidak memikirkan tentang orang tua pasti ilene sudh bahagia sekarang dan dia tidak perlu menikah dengan Ariel,dia jg kesal kepada ayahnya karena jika ayahnya merestui mereka,hal ini tidak akan terjadi padanya,dia jg kesal kepada mamanya yg tidak bisa membelanya sedikit pun, dia jg kesal kepada dirinya sendiri karena jika dari dulu dia cerita tentang Lino pasti dia tidak akan dijodohkan dengan Ariel, dan sudah pasti dia jg kesal kepada Ariel karena jika Ariel tidak menyukai ilene maka ini semua tidak akan pernah terjadi.


Yani dan Adi datang dan membuat ilene tersayat dari lamunannya, ilene melihat ada kekesalan di wajah ayahnya itu


"ilene, kenapa kamu mengatakn hal tadi ke tuan al? "tanya Adi


"kenapa ayah? itu memang benar, apakah aku salah jika aku bilang aku tidak ingin menikahinya? itu memang kenyataan ayah, aku memang tidak menyukainya"jawab ilene dengan nada yg menentang

__ADS_1


"apa yg terjadi denganmu?kenapa kamu seprti ini? apa karena si laki laki gambel itu? "sahut ayahnya dan membuat amarah didiri ilene


"apa ayah bilang? gambel?, bisakah ayah tidak melihat seseorang dari tampangnya? ayah coba lh liat kedalam diri Lino Kumohon jangan ayah liat fisiknya ayah, aku tidak peduli jika dia miskin"ujar ilene dan akhirnya suara tangisnya mulai terdengar


"apa kamu masih tidak bisa melupakan pria itu?sadar lah ilene,dia telah merasuki mu,dia telah mengubah sifatmu, dan apa kamu pikir dia jg menyukaimu? kamu salah ilene,dia hanya berpura pura menyukaimu selama ini dia bahkan merelakanmu kepada tuan Al"seru adi


"tidak ayah, itu semua dia lakukan karena dia menyayangiku ayah, dia tidak ingin melihatku berpisah dengan ayah dan mama, ayah kenapa ayah tega melakukannya padaku,hanya ini yg kuminta ayah Kumohon,setelah ini aku tidak akan meminta apaun lagi kepadamu ayah aku janji"Ilene berlutut dihadapan ayahnya, dia ingin ayahnya mengizinkannya menikah dengan Lino


Yani memegang bahu suaminya itu dan membuat kode agar ayahnya mengijinkan ilene menikah dengan Lino


"ilene bangun!! "teriak Adi "bagaimana bisa kamu berlutut hanya karena pria sampah itu, dia telah meracuni Mu,kenapa kamu menjadi bodoh sperti ini"adi mulai kesal dengan tindakan anak dimata wayangnya itu


ilene berdiri dengan berani dan menatap ayahnya dengan tajam


"jika ayah tidak mengijinkan ku menikah dengan Lino maka aku tidak akan pernah menganggap ayah sebagai ayahku lagi seumur hidupku,aku akan pergi dari rumah ini,ayah aku tau Lino masih ingin menikahi ku tapi karena dia terlalu baik sehingga dia membuat keputusan Yg salah, dan aku akan membuat keputusan Yg benar sekarang"ujar Ilene dengan senyuman sinisnya


"keputusan yg benar katamu? apakah dengan meninggalkan orang tuamu dan demi mendapatkan pujaan hatimu itu adalah hal yg benar? ha"ayahnya tersenyum sinis jg "ayah tidak mau tau kamu harus menikahi tuan Al dan ayah tidak peduli jika kamu tidak menganggap ayah sebagai ayah kandungmu sendiri"adi menunjuk ilene dan ingin menamparnya tapi Yani langsung memeluk putrinya itu,dia berusaha melindungi putrinya dari tamparan suaminya


"sudah lah, jangan kamu sakiti Ilene lagi, dia sedang sedih sekarang dan pikirannya belum stabil jadi jangan membuatnya makin stress"ujar Yani kepada ilene


Adi pergi dengan amarah di kepalanya,dia berusaha mengurangi rasa kesalnya kepada putrinya itu, sebenarnya dia tidak ingin membentak putrinya tapi ini adalah hal yg terbaik agar putrinya mengerti


"Ma,,,hiks,,, mama bilang ke ayah Ma, ilene gk mau dipaksa"ilene memohon kepada mamanya itu


"mama gk bisa sayang,karena 2 hari lagi hari pernikahanmu dan tidak mungkin acaranya kita batalkan karena Tuan Al sudah menyiapkan semuanya nak"tolak Yani dengan halus


ilene terkejut dan langsung menjatuhkan badannya di kasur, dia menangis sekencangnya


Yani yg tak tega melihat keadaan putrinya langsung menghampiri putrinya dan mengelus rambutnya,tapi ilene menepis tangan Yani dia ingin Yani pergi dari kamarnya,yani hanya bisa terdiam, dia merasa sakit melihat putrinya yg menangis,dia ingin melakukan sesuatu untuk menghibur ilene tapi dia bingung apa yg harus dia lakukan untuk putrinya itu, lalu dia pergi meninggalkan ilene sendiri dikamar


setelah 5 menit menangis Ilene terdiam dan sepertinya dia mengingat sesuatu,dia mengambil hpnya dan menelpon Lino tapi tidak dia jawab dan dia terus menelpon Lino tanpa henti dan akhirnya Lino mengangkat telpon dari ilene


"ada apa ilene?"tanya Lino


Ilene mulai menangis karena dia takut ini akan kali terakhirnya mendengar suara Lino

__ADS_1


"lino,,,hiks,,, lino,,,,, hiks"ilene tidak bisa berbicara karena tangisnya yg tidak bisa dia kontrol


"ada apa ilene?"tanya lino khawatir


"aku tidak mau menikahi tuan al"ujarnya dengan tegas dengan suaranya Yg berdengung karena kebanyakn menangis


"apa? "tanya lino Terkejut


"datang lah besok ketempat biasa"suruh ilene


"kenapa? ada apa? "tanya Lino


"bawa aku pergi bersama mu,kumohon!!"ujar ilene


"apa? apa kamu gila ilene?"sahut Lino yg tidak percaya dengan perkataan ilene barusan


"bawa aku pergi bersamamu dan kita menikah,aku ingin hidup bersamamu"ucap Ilene


"itu tidak mungkin ilene"


"2 hari lagi aku akan menikah dan jika besok kamu tidak datang maka aku akan bunuh diri!"ancam ilene dan membuat lino takut, dia bingung apa yg harus dia jawab


"jawab aku!!mana yg kamu pilih? apakah kamu rela melihatku mati karena dirimu? "ucap ilene


"ilene jangan ilene, kenapa kamu berpikir seperti itu"sahut Lino dengan panik


"jawab aku Sekarang, kuhitung satu sampai tiga,satu,,,,,"


Lino panik dan bingung sekali karena dia lebih tidak bisa melihat ilene bunuh diri


"duaa,,,, "ilene menyambung hitungannya


"baiklah, aku akan datang kesana dan tunggu aku, aku berjanji ilene tapi kamu berjanji untuk tidak melukai dirimu"jawab lino dengan terpaksa


ilene senang mendengarnya dan tersenyum"baiklah,aku akan menunggumu terima kasih Lino,aku mencintaimu"ujar Ilene dan menutup panggilan, dia duduk dikasurnya dan menghapus air matanya, dia mengambil dan mengumpulkan semua uang renungannya dan dia taruh dilacinya agar dia mudah mengambilnya besok.

__ADS_1


Ilene merasa senang dengan pilihan lino tadi dan dia tidak perlu merasa khawatir karena dia tidak akan menikahi Ariel lagi


__ADS_2