MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
Tamat


__ADS_3

Ilham tersenyum pada istrinya. "Aku di rumah saja, memangnya aku mau kemana, seharus nya yang bertanya itu aku, semalam kau dari mana, apa kau baru pulang bertemu kekasih mu" Sindir Ilham pada istrinya.


Zira menyerjit" Bertemu kekasih? jangan main asal nuduh aja ya kak, enak aja" Kesal Zira mendengar ucapan suaminya, ia menganggap jika suaminya sedang menuduhnya.


"Terus, siapa pria yang bersama mu di mall sewaktu kita baru saja menikah, kau terlihat sangat bahagia bersama pria itu, sewaktu kita bertengkar, kau juga menemui nya di pinggir pantai" Tanya Ilham mengungkap kan isi hati nya yang mengganggu nya selama ini.


Zira terdiam sebentar dan mengingat ingat siapa pria yang di maksud oleh suaminya. Ia akhirnya tau siapa dia.


Zira tersenyum pada suaminya. "Itu Sam, hanya teman kok, lagian, dari mana kak Ilham tau semua itu," Tanya Zira menatap penuh selidik pada suaminya.


"Aku hanya tidak sengaja melihat mu beberapa kali bersama dengan pria itu, aku tidak ingin jika kau dekat dekat dengan nya lagi Zira" Ujar Ilham berterus terang mengungkap kan perasaannya.


"Zip, tidak masalah" Jawab Zira mantap.


Ilham menarik istrinya ke dalam pelukannya.


Mereka berdua akhirnya berdamai setelah melalui sedikit ketegangan dalam rumah tangga kehidupan.


Seperti itu lah kehidupan rumah tangga, tidak akan ada yang sempurna, jika tidak memiliki bumbu-bumbu penyedap rasanya, ada yang berakhir bahagia, ada juga yang berakhir dengan penceraian, tergantung kitanya seperti apa cara menghadapi ujian yang datang.


,,,

__ADS_1


Beberapa hari berlalu.


Hubungan Zira dan Ilham sudah kembali pulih, Ilham juga menjadi suami yang lebih peka lagi dari sebelumnya.


Rumah Abi Sulaiman.


"Assalamualaikum" Salam Zira bersama suaminya.


"Waalaikumsalam" Jawab Aggam Aara, bersama dengan ustadz Sulaiman dan Zahra secara bersamaan.


"Daddy, mommy, ada di sini juga" Tanya Zira menyalami kedua orang tua suaminya dan juga orang tuanya di susul suaminya.


"Tidak," Jawab Aara singkat.


"Nonya oma dan kakek juga udah menyusul ke sini, mungkin sebentar lagi sampai" sahut Aggam.


"Bagaimana dengan kandungan mu nak" Tanya Ustadz Sulaiman pada putrinya.


"Baik baik saja Abi" Jawab Zira tersenyum memeluk Abinya,


Aara dan Aggam serta Zahra mengambil cucu-cucu mereka dan membawa nya bermain, meraka semua sangat bahagia menyambut kedatangan cucunya si kembar.

__ADS_1


Tidak berapa lama terdengar suara memberi salam dari luar pintu, ternyata oma Sarah sudah tiba bersama kakek Kusuma.


Mereka menyambut kedatangan nyonya oma dan kakek Kusuma, siang itu rumah ustadz Sulaiman sangat ramai terdengar canda tawa dari dua keluarga besar yang telah bersatu, membentuk keluarga semangkin besar dari pihak ustadz Sulaiman dan Aggam.


................TAMAT...................


🙏Terima kasih karena sudah mampir dan sudi membaca Novel receh dari bunda author ini.😅


❤️Sekalian juga bunda ingin minta maaf jika ada komentar bunda yang menyinggung hati para reader tanpa bunda sadari🙏


😍Salam kenal juga bagi yang belum kenal sama bunda. 🙏🙏🙏 Sekali lagi, bunda sangat berterima kasih karena sudah mampir menemani bunda saat-saat update dan memberi penyemangat buat bunda🙏🥰🥰 .


💝💝💝💝


❤️Bunda juga masih bingung mau up novel kapan, jika bunda sudah punya waktu, hari ini tau beberapa hari ke depan, bunda pasti akan up ya🙏😊


Dan jika up nanti, mungkin novel nya akan menguras emosi, dan konflik nya juga panjang dan sangat menegang kan. Jika ada di antara kalian yang memiliki emosi tidak stabil, di saran kan jangan mampir🤭🤭 karena akan berbahaya baji jantung😅🤣🤣🤣.


Sampai di sini saja ya.


I LOVE U ALL....❤️❤️❤️❤️❤️😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2