MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
Masih marah


__ADS_3

Malam hari.


Ilham dengan dengan wajah dingin nya duduk dalam mobil, sebenarnya dia sangat khawatir karena dia belum pulang, padahal sudah menunjuk kan pukul tujuh malam.


Ternyata dia terjebak macet di jalan hingga berjam jam, dan lokasi tapak yang mereka datangi ternyata sangat jauh.


"Apa tuan muda ingin mampir untuk makan sebentar" Tanya asisten Jack. Karena saat ini sudah waktunya makan malam.


"Tidak" Singkat Ilham menjawab asistennya.


Sedangkan Jenny duduk di kursi depan dekat kemudi karena tadi Ilham yang menyuruh nya, saat ini mereka sedang jalan pulang.


"Jadi mau hantar yang mana dulu tuan" Tanya asisten Jack.


Ilham diam dan berfikir sebentar, dia ingin menyuruh Jack mengantar nya lebih dulu, tapi dia takut jika istrinya melihat Jenny dan menimbul kan salah faham di antara mereka berdua, apa lagi saat ini istrinya lagi ngambek. Fikir Ilham.

__ADS_1


"Hantar dia dulu" Kata Ilham, akhir nya dia memutus kan untuk mengantar Jenny lebih dulu.


"Baik tuan" Patuh asisten Jack.


"Apa bisa aku ke toilet sebentar di depan sana, kayak nya ada toilet umum di depan" Kata Jenny.


"Baik nona"


Beberapa minit berlalu mobil yang di kenderai asisten Jack sudah tiba di dekat toilet dan langsung memarkir mobilnya.


Jenny melangkah masuk ke dalam toilet. Ilham juga keluar dari mobil dan mengambil ponselnya menghubungi nomor ponsel istrinya, tapi nomor ponsel istrinya tidak aktif, Ilham kembali menghubungi nomor yang berada di mensionnya, tapi lagi lagi tidak di angkat, Ilham menghubungi nomer ponsel pak Din, tapi pak Din juga tidak mengangkatnya, pak Din tidak sadar jika ponselnya sedang berdering.


"Sedang menghubungi siapa" Tanya Jenny pada Ilham yang membuat Ilham kaget karena ternyata Jenny sangat dekat dengan nya.


Ilham tidak menjawab Jenny dan langsung masuk ke dalam mobil. Jenny tersenyum penuh arti, ternyata tadi ada reporter yang melihat mereka berdua dan langsung mengambil foto Ilham dan Jenny, Jenny memang sengaja merapat kan dirinya pada Ilham saat reporter tersebut sedang mengambil foto mereka berdua.

__ADS_1


Asisten Jack kembali menjalan kan mobil nya menuju ke rumah Jenny untuk mengantar nya, setelah itu asisten kembali mengantar tuannya ke mensionnya.


Saat tiba di mension ternyata sudah sholat isyak, Ilham melangkah masuk ke dalam dengan buru buru dan langsung naik ke lantai atas di kamarnya.


Cklekkk


Saat pintu kamarnya terbuka dia melihat istrinya yang sedang melaksanakan sholat isyak.


Ilham bergegas membersih kan tubuhnya dan bersiap untuk sholat isyak.


Beberapa minit berlalu Ilham sudah selesai sholat, dia melihat istrinya yang sedang bermain dengan anak anaknya di karpet, melangkah mendekati istrinya.


"Kau sudah makan" Tanya Ilham dengan nada lembut dan penuh perhatian pada istrinya, dia tau jika isterinya masih marah padanya, Ilham tau jika Zira wanita yang tidak bisa diam, tapi saat dia diam, itu pasti dia sedang marah.


"Belum" Singkat Zira terdengar cuek.

__ADS_1


"Aku lapar Zira, ayo kita turun untuk makan malam" Kata Ilham di angguki oleh Zira dan Berdiri dari duduknya memanggil salah satu pelayan untuk menjaga bayi bayi nya.


Setelah itu Ilham dan Zira melangkah turun ke bawah.


__ADS_2