MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
menjemput nya.


__ADS_3

Kantor ABADIJAYA group.


ILham sedang berdiri melihat pemandangan dari Gedung ABADIJAYA group yang tembus pandang sambil menyimpan kedua tangannya di saku.


Dia terus memikirkan Zira. Apa lagi Zira yang tidak pernah pulang ke Mension nya.


Drrrtttt Drrrtttt Drrrtttt


Ponsel ILham berdering.


Nyonya Oma


Nama Yang ILham simpan di ponsel nya.


"Hello Assalamualaikum nyonya Oma" Jawab ILham tersenyum tipis menjawab panggilan Oma Sarah.


" Waalaikumussalam.Eh, Cucu tenggil.. Kemana saja kau, Sudah satu bulan lebih Kau menikah dengan istri baru mu tapi kau sama sekali tidak pernah membawa Istri mu untuk menemui Oma" Oceh Oma Sarah pada cucu Dinginnya.


" Maaf Nyonya Oma, ILham sangat sibuk, Ini juga baru pulang dari Taiwan Oma" Jawab ILham tersenyum.


"Terserah lah, Yang Nyonya Oma Mau kau datang Malam ini juga untuk menginap di Mension Oma. Tidak pake titik koma, Harus Datang " Tegas Oma Sarah yang Tidak terbantahkan kan.


ILham Manarik nafas berat, Dia tau Oma nya itu sangat sulit untuk di bantah.


" Baik Nyonya Oma" Jawab ILham Pasrah.


,,,


Selesai solat maghrib ILham tidak punya pilihan lain selain menurunkan egonya untuk menjemput istrinya di rumah Abinya, Karena dia tidak ingin jika nyonya Oma nya akan mengoceh yang akan membuat telinga nya bisa budek.


ILham sudah tiba di rumah ustadz Sulaiman. Dia menarik nafas kemudian turun dari mobilnya melangkah mendekati pintu rumah ustadz Sulaiman. Seperti biasa ILham hanya menggunakan baju Kokoh jika Maghrib.

__ADS_1


Tok tok tok.


Ketuk ILham.


Cklekkk


"Eh, Kak ILham" Kata Zila yang membuka pintu untuk Adik iparnya yang jauh lebih tua darinya.


" Assalamualaikum... Apa Zira ada" Tanya ILham pada Zila.


"Waalaikumussalam. Iya Kak Ada masuk saja" Jawab Zila.


ILham mengangguk pelan dan melangkah masuk ke dalam.


Tiba di ruang keluarga Dia melihat istrinya yang sedang bersantai bersama dengan Abinya sambil tertawa.


" Assalamualaikum" Salam Ilham.


Bola mata Zira bertemu dengan bola meta suaminya.


Zira buru buru mengalih kan pandangan nya karena dia masih sakit hati mengingat ucapan suaminya satu minggu lalu sewaktu di kantor ABADIJAYA group.


Ustadz Sulaiman tersenyum pada ILham. Dan ILham juga tersenyum pada Ustadz SUlaiman. Sebenarnya Ustadz Sulaiman tau jika rumah tangga Zira dengan ILham tidak baik baik saja.


Tapi dia tidak ingin masuk campur turusan rumah tangga Putrinya. Yang penting ILham tidak memberi kekerasan Fisik pada putrinya baginya biar kan saja mereka berdua menyelesai kan masalah mereka masing masing.


" ILham. Kau kemari untuk menjemput Istrimu.." Tanya Ustadz Sulaiman juga tidak lupa mempersilakan menantunya untuk duduk.


'' Ya Abi'' Singkat ILham mendudukkan dirinya di sofa.


" Zira '' Tegur Ustadz Sulaiman pada putrinya yang hanya duduk diam tidak menyalami suaminya.

__ADS_1


Zira menarik nafas Pelan berdiri dari duduknya dan menghampiri suaminya nya kemudian menyalaminya dan mencium punggung tangan suaminya.


Ustadz Sulaiman mulai membuka suara pada menantunya dan meminta maaf pada perbuatan putrinya yang telah mengggantikan posisi mereka di hari pernikahan mereka tempoh hari.


ILham hanya tersenyum dan mengata kan tidak masalah siapa pun yang menjadi istri bagi nya sama saja. Karena mereka juga sodara kembar. seperti itu lah Kira kira ucapan ILham pada mertuanya.


Boong tu ILham. Padahal dia lebih seneng jika yang menjadi istrinya itu adalah Zira. Hadehhhh.


Beberapa minit berlalu akhirnya ILham pamit kepada Kedua orang tua Istrinya untuk membawa Zira ke rumah Omanya.


,,,


Di mobil ILham dan Zira hanya diam satu sama lain. Tidak ada yang bersuara di antara mereka berdua.


Zira sibuk dengan perasaannya sendiri. Sedangkan ILham sibuk dengan amarahnya karena masih terus mengingat tawa Zira yang sangat bahagia bersama dengan Sam.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


😊😊Ada satu komentar di atas yang mengomentari bab di atas dan mengatakan "Katanya ILham Rajin beribadah Bla Bla Bla...." Gitu la Kira kira komentar nya. Bunda author mau kasih jelas ya. Beribadah itu, Wajib, tapi marah itu manusiawi. Coba deh ibu sendiri yang liat lakinya jalan ma perempuan lain dan tertawa tertawa tahan enggak ?? Jika ada yang mengatakan tahan. salut ma tu orang🀭🀭


Dan lagi ILham kan memang lagi trauma.. jadi wajar lah jika ILham seperti itu. 😁


Sekali lagi Bunda mau jelasin solat itu wajib. tapi marah, memberontak itu manusiawi. Bukan Mau jadi ustazah, hanya saling ngingatin aja jangan sampe takabbur Bun.. Pasti semua tidak asing kan dengan kisah Nu' Aiman yang di cintai Allah dan Rasulnya. tau nggak kenapa dia sering di cambuk. ya tentu saja jawapannya 'sering minum arak' itu kan manusiawi toh. jika nu' Aiman saja yang hidup di zaman nabi tidak bisa menahan diri, apa lagi kita.. yang memang hidup di akhir zaman.✌️


Dan bener kata ibu solat itu cerminan diri kita. tapi apa kabar dengan kyai di Indonesia yang menghamili beberapa santriwati nya ??? itu Kyai lohπŸ™ˆ


Hadehhhhhh 🀦🀦🀦🀦🀦


Cuma mau bilang. manusia tidak ada yang sempurna πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ€­πŸ€­


Dan juga Bunda minta maaf ya kalo tidak membalas komentar komentar para Reader. 😊😊 bukan sombong ya, hanya saja bunda ini orangnya yang sedikit Sibuk😁✌️ apa apa pun salam kenal semua.. semoga selalu dalam perlindungan Allah SWT. Aamiin..🀲🀲

__ADS_1


__ADS_2