
Cup !!
Zira membeku saat ILham benar benar mencium bibir nya dengan lembut dan memeluk pinggang nya.
Ini adalah ciuman pertama Zira dan ILham.
Apa yang pria ini lakukan... Oh ghostttttt. Batin Zira membeku karena shock.
Perlahan ILham mulai melepaskan ciuman nya kemudian mendekatkan bibirnya di telinga Zira dan membisiknya.
'' Jangan coba coba mencabar ku.. " bisik ILham melepas pelukan nya pada Zira
Kemudian mengambil nota di balik jasnya " Ambil Motor mu di alamat ini.. " Kata ILham memasukkan nota kecil ke dalam saku Zira dan langsung melangkah pergi dari hadapan Zira yang masih mematung.
Zira yang masih diam seperti manekin perlahan dia mulai mengangkat tangan nya dan menyentuh bibir nya. " Tidak apa kan... kan sudah halal" Lirih Zira mengambil nota di sakunya yang ILham masukkan tadi alamat bengkel tempat Jack menyimpan motor nya, karena semalam ILham menghubungi Jack dan menyuruh nya mengantar motor istrinya ke bengkel.
Zira kembali melangkah keluar dari restoran menuju parkiran.
,,,
Di meja restoran.
__ADS_1
Kenan sesekali melihat pada Zila. dia heran karena Zila tidak menyapa ILham, padahal yang dia tau jika ILham adalah suami Zila. Kenan juga sudah Bertunang Satu hari lalu dengan wanita pilihan Papinya.
Begitu pun dengan Zila yang sesekali mencuri pandang pada Kenan. dia belum tau jika Kenan sudah bertunangan. jika dia tau pasti Zila akan sangat terpukul dan bersedih kerana dia terlalu mencintai Kenan.
,,,
Di lain tempat juga di sebuah restoran.
Salfa dan Farhan sedang duduk makan siang. Farhan melihat Salfa yang hanya mengaduk aduk makanannya.
" Ada apa .. kau sepertinya ada masalah " tanya Farhan kekasih Salfa.
" Jangan Bilang jika kau cemburu, dan kau mulai menyukai ILham.." Tanya Farhan penuh selidik.
"Jangan bicara sembarangan !!" marah Salfa sedikit meneriaki Farhan.
"Ada apa dengan mu, aku hanya bertanya dan kau langsung marah marah " Kata Farhan juga ikut terpancing emosinya melihat Salfa.
" Aku mau pulang.. " Salfa berdiri dari duduknya dan langsung melangkah keluar dari restoran.
" Sial !!! " umpat Farhan memukul Kursi di sebelah nya.
__ADS_1
,,,
Sore hari.
Zira mendatangi alamat bengkel tempat motornya kemudian mengambil dan membawa Motor nya Untuk ketemu dengan kakaknya Zila. mereka memang bertukar kendaraan jika sudah pulang masing masing ke rumah.
Kemarin mereka tidak sempat bertukar kendaraan karena Zira Benar benar telat dari mengantar kotak makanan, dan lagi Motor nya malah mogok di jalan kemudian ketemu ILham.
Ustadz Sulaiman dan Zahra tidak curiga pada Zila yang dia anggap Zira saat dia mengendarai Mobil bukan motor. karena Zila beralasan jika motornya mogok dan Meminjam mobil Kakaknya Zila.
Zira dan Zila Bertemu dan bertukar kendaraan. setelah itu Zira langsung menjalankan mobil Kakak nya untuk pulang ke Mension suaminya.
Di jalan Zira lagi lagi telat karena terjebak macet. " Kayaknya ada masjid deh di depan.. Aku mampir aja deh, dari pada aku telat lagi Solat nya." Gumam Zira yang sudah kembali menggunakan Cadar dan baju Sya'i nya.
Sebelum tiba di masjid Zira melihat Farhan kekasih Salfa dari kejauhan sedang memeluk seorang wanita cantik dan lebih seksi dari pada Salfa.
"Wow... kayaknya menarik ni.. Wah wah wah.. Ambil foto ah..." Ujar Zira kemudian mengambil ponselnya dan memfoto Farhan dengan seorang wanita yang sangat mesra dari kejauhan.
"Sip.. mantap.. ah.. kepo banget gue.. Ternyata karma itu benar nyata ya, yang selingkuh, di selingkuhin hihihihi" Tambah Zira terkikik geli setelah mengambil gambar Farhan dengan wanita lain.
Zira kembali menjalankan mobilnya Masuk ke dalam Pekarangan masjid. kemudian turun dari mobil dan melangkah menuju masjid di hadapannya. Tiba-tiba seseorang memeluk pinggang Zira dari arah belakang dan Dengan lancang langsung mencium pipi Zira yang di tutupi cadar. Zira tersentak kaget dengan perlakuan pria itu.
__ADS_1