MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
Mendengar ku


__ADS_3

Setelah Salfa tertidur karena terlalu banyak menangis Zira keluar dari kamar Salfa Kemudian memanggil Pak Din dan memberitahukan pada Pak Din Untuk sering lihat lihat keadaan Salfa karena dia sedang tidak sehat.


Zira bersiap siap dan keluar dari mension menuju Cafe Ummanya seperti biasa. Zira terus terfikir Tantang Salfa bagaimana jika Sampai ILham tau jika Salfa Hamil. Soalnya jika Salfa di cerai kan Oleh ILham bagaimana kehidupan Salfa. Itu lah yang melintasi Fikiran Zira Terus menerus.


Beberapa minit Zira Sudah Tiba Di Cafe Ummanya.


Ternyata Sudah ada pesanan. Dan Zira langsung mengantar Pesanan Tersebut Ke lokasinya. Seperti biasa Zira Hanya Memakai Motor saja jika pergi mengantar pesanan karena dia takut terjebak macet jika menggukan mobil.


Lokasi tempat Zira mengantar makanan ternyata di sebuah hotel mewah." Ni orang kayak nggak jelas, udah nginap nya di hotel tapi malah memesan makanan dari luar. Apa hotel ini tidak menyiap kan makanan Ya. " Gumam Zira saat berada di dalam Lift.


Saat tiba di atas Zira langsung mendatangi kamar hotel tersebut.


Tok tok tok


Zira Mengetuk pintu kamar hotel.


Cklekkk


Seseorang dari dalam membuka pintu kamar dan melihat Zira Yang membawa makanan. Pria itu tertegun melihat wajah cantik Zira.


Dia bahkan tidak sadar jika sedari tadi Zira terus memanggilnya" Hellowwww " Kata Zira menyadar kan pria itu dari terkagum nya melihat wajah cantik Zira.

__ADS_1


" Ah, Sorry, sorry.. saye tak sadar kalau awak panggil saye... " Kata Pria tersebut yang dari Malaysia kemudian tersenyum pada Zira.


Zira juga tersenyum pada pria itu "Apa kotak makanan ini milik Anda" Tanya Zira Menyodor kan kotak makanan pada pria tersebut tanpa perduli dengan pujiannya.


" Iye, saye yang order.. Saye nampak banyak sangat yang bagi bintang Lima Kat cafe awak tu, tu yang saye order nak cube tu" Kata Pria itu kemudian mengeluar kan Uang dari dompetnya dan membayar Zira.


" Oh, Benar kah? Baik lah, saya juga ijin pamit Ya" Jawab Zira ingin melangkah pergi.


" Eh jap, jap, kalau boleh tau siapa nama awak? Nama saye Sulisam, panggil Sam Je.. Siapa lah tahu kut kut saye datang kat Cafe Awak kan.." Kata Sam mengulur kan tangannya untuk berkenalan dengan Zira.


Zira menyatuh kan kedua tangannya di hadapan dadanya dan tidak menjabat Sam" Nama Saya Zira. " Jawab Zira kemudian ijin Pamit turun ke bawah menuju parkiran.


" Zira.. Nama yang sangat Cantik, sama seperti rupa dia yang menawan. " Gumam Sam tersenyum.


Saat tiba Di parkiran.


Zira ingin mengambil motornya tapi tiba tiba dia mendengar suara seorang wanita yang bercanda kemudian tertawa bahagia di punggungnya. Zira mengalihkan pandangannya ternyata dia adalah Farhan bersama kekasihnya.


Zira langsung panas melihat kemesraan Farhan pada Wanita yang bersamanya.


" Brengsekkkk" Umpat Zira menghampiri Farhan Dan tanpa aba aba langsung meninju Wajah Farhan yang membuat Farhan Langsung Oleng ke belakang.

__ADS_1


Buk !


Farhan Kaget dan Langsung melihat Pada Wanita yang meninju nya. " Apa kau sudah gila !!!" Teriak Farhan ingin menampar Zira.


Tapi dia kalah cepat Zira Langsung Menendang perutnya membuat Tubuh Farhan terjatuh dan memegang perutnya.


Farhan berdiri dan menyerang Zira. Dengan Sangat terampil Zira menghindari dan menangkis semua serangan dari Farhan.


Zira melumpuh kan Farhan dengan sangat Mudah. " Permpuan Gila!!! Hentikan!!!" Teriak Pacar Farhan kemudian menghampiri Farhan yang sudah tumbang dan babak belur akibat pukulan pukulan Dari Zira.


" Lelaki sampah... Setelah kau menghamili Mbak Salfa, Bukannya bertanggung jawab, Kau malah keluar bersama wanita lain, Kau memang benar benar pria sampah" Geram Zira menatap Farhan.


" Cuih ! Tau dari jika Salfa Hamil anak ku, dia juga memiliki suami, Mungkin saja itu anak suaminya." Jawab Farhan dengan darah yang memenuhi mulutnya karena bibir nya pecah.


" Dasar memang brengsek, Tetap brengsek, Suaminya tidak pernah menyentuhnya, Hanya kau laki laki satu satu yang sudah menyentuhnya bajingan." Zira benar benar geram pada Farhan.


" Kau tau dari mana perempuan Gila. itu bukan anakku.." Elak Farhan memaki Zira.


"Tentu saja aku tau, Karena aku madunya sekali gus istri kedua ILham Delvan Bajingan !!" Jawab Zira yang membuat Farhan terdiam karena Gadis di hadapannya itu adalah istri kedua ILham.


" CiH !! " Decih Zira membalikkan tubuhnya berniat ingin melangkah pergi. Tapi siapa sangka jika ILham dan sekretaris Jack Sudah berdiri Di punggungnya sedari awal Zira menyerang Farhan dan mendengar semua ucapan Zira.

__ADS_1


Zira kaget melihat ILham yang menatap nya. Apa dia mendengar semua ucapanku. Batin Zira dengan wajah yang sudah berubah pias.


__ADS_2