Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya

Mafia Tampan Mencari Jejak Waitress Kaya
#11


__ADS_3

sedangkan Alea sudah tiba di apartemen miliknya, ia kemudian melihat ke luar, terpampang jelas betapa indah nya pemandangan malam ini. Alea masih bingung harus bagaimana menghindar dari alex. jika ingin pindah lagi, Alea pasti akan kehabisan tabungan nya. dan jika ia menggunakan blackcard miliknya. orang tua nya pasti akan mengetahui keberadaan Alea.


"ya tuhan, bahkan aku baru 2 hari berada di kota ini. tapi rasanya kewarasan ku sudah mulai hilang" ucap alea sambil memandangi ke arah luar apartemen nya



"sepertinya aku harus merubah penampilan ku. baik nya aku merubah gaya rambut ku, lalu apa lagi ya? penampilan ku sepertinya juga harus berubah. supaya alex tidak akan mengenali ku lagi" ucap alea sendiri


sedangkan alex masih memendam amarah karena belum mendapat kabar Alea sampai sekarang. Alex kemudian pulang kembali kerumah nya. dia sudah memerintah kan bawahan nya untuk mencari Alea.


"nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan"


"aaah Alea, kemana kamu!" teriak Alex frustasi yg kehilangan Alea baru beberapa jam saja. bagaimana jika sampai berbulan - bulan. mungkin Alex akan menggila.


keesokan harinya. Alea pergi ke sebuah salon untuk merubah penampilannya. ia sengaja mengkritingkan rambut nya. lalu ia pergi lagi ke toko optik untuk membeli sebuah kaca mata, tak lupa ia membeli beberapa pakaian untuk nya.


Alea langsung mengenakan pakaian dan kaca mata nya , iya takut tidak sengaja bertemu alex di mall itu. Alea terlihat seperti perempuan kuno di di dalam mall itu. ia terpaksa begini dari pada harus bertemu lagi dengan alex. kemudian Alea mengendarai taxi untuk kembali ke apartemen nya.



"hanya ilustrasi ya gaes. biar alex nya ga tanda sama neng alea"


"triing" panggilan masuk dari mama Sinta


"hallo ma?" jawab Alea


"Alea, apa kamu baikbaik saja?" tanya mama Sinta


"Alea baik ma, mama pasti merindukan Alea kan? padahal baru 3 hari Alea pergi" ucap alea


"jadi kamu tidak mau mama rindu? Apa kamu sudah melupakan mama mu ini?" tanya mama Sinta


"haha nggak gitu ma, Alea cuma bercanda. justru Alea yg merindukan mama" jawab Alea dengan nada sendu


"sudah lah kalau kamu baikbaik saja disana mama sudah senang mendengar nya. mama mengkhawatirkan mu Alea, nikmati liburan mu dan segera lah pulang" ucap mama Sinta

__ADS_1


"iya ma, Alea sedang menikmati liburan Alea disini. mama mau titip sesuatu tidak?" tanya Alea seraya menghibur dirinya yg entah kapan akan pulang ke rumah nya.


"tidak. mama tidak mau apa apa, cuma mau kamu pulang dengan selamat" ungkap mama Sinta yg entah mengapa membuat hati Alea terasa sakit.


"iya ma, ma sudah dulu ya. Alea ingin istirahat sebentar" ucap alea beralasan kemudian menyudahi panggilan nya.


"maaf kan Alea ma, Alea pasti pulang. tapi mungkin tidak secepat yg Alea janjikan. alea sayang mama dan papa" batin Alea sambil berjalan menuju balkon apartemen nya.


di kantor alex


"lexi, coba periksa kondisi gudang bawah tanah. Aku merasa seperti ada yg tidak beres. apa kau berfikir ada penghianat diantara mereka?" ucap Alex kepada lexi yg kini duduk di hadapan nya.


"penghianat?" tanya lexi sambil mengerut kan dahi nya


"coba perhatikan ini" ucap alex sambil menunjukan beberapa foto dan bukti transaksi pada lexi.


seketika lexi melotot saat melihat foto dan bukti transaksi yg di tunjukan oleh alex.


"akan segera ku selidiki" ucap lexi kemudian bangkit dari tempat duduk nya.


"Adellia menuju keruangan mu" isi pesan lexi kepada alex.


alex yg membaca isi pesan lexi langsung terlihat sangat menyeramkan. pasal nya alex sangat membenci Adellia, sudah terbukti menjajakan dirinya kepada pria lain, masih saja tidak mau mengakui nya. "dasar wanita ular, untuk apalagi dia menampakan dirinya ke hadapan ku!" berang alex kemudian menyandarkan tubuhnya ke kursi kerja nya.


"selamat malam nona, apa sudah membuat janji untuk bertemu tuan alex?" tanya sekretaris Sindi di depan ruangan alex.


"kamu, sekretaris baru alex ya?" tanya Adellia dengan sombong


"iya benar nona" ucap Sindi ramah


"Aku kekasih alex. jadi aku tidak perlu izin untuk masuk keruangan nya" ucap Adellia penuh penekanan.


Sindi kemudian mempersilah kan Adellia masuk.


"Sayang. apa kabar mu?" ucap Adellia masuk ke dalam ruangan alex yg sudah di tatap tajam oleh alex.

__ADS_1


"berhenti lah memanggil ku sayang, kamu tidak pantas memanggil ku dengan sebutan itu" jawab Alex datar


"alex, aku merindukan mu, sudah setahun kita tidak bertemu bukan? kamu pasti sangat sulit melupakan ku bukan" rayu Adellia sambil berjalan mendekat ke arah alex


"heh, percaya diri sekali !" jawab Alex


"sekertaris mu saja percaya kalau aku kekasih mu" ucap Adellia berada di sebelah alex sambil mengalungkan tangan nya pada leher alex


flashback on


**4 tahun lalu


"aaah, sayang. hmm.." desah Adellia bersama roy**


alex langsung membuka pintu kamar Adellia menyaksikan kegiatan panas mereka berdua.


mereka yg sedang asyik sampai tidak menyadari seseorang sedang menyaksikan kegiatan mereka


saat mereka selesai melakukan kegiatan nya. alex tersenyum melihat ke arah mereka.


"a alex" ucap Adellia terbata


"Sudah puas? lanjutkan saja Adellia. kamu bebas sekarang!" ucap alex langsung meninggal kan mereka berdua.


flashback off


"bodoh " ucap alex tersenyum menyeramkan.


Adellia kemudian beranjak duduk kepangkuan alex, berusaha merayu alex dengan tatapan menggoda. Adellia merangkul kan tangan nya ke leher alex seraya mendekatkan wajah nya ke wajah alex. Alex hanya berdiam memandangi apa yg akan Adellia lakukan.


hai teman teman, terima kasih dukungan nya. jangan lupa baca terus novel karya ku ya. jangan lupa beri like nya ya. terima kasih ❤❤❤❤❤



nih neng Alea sebelum berubah jadi neng Alea yg ala ala culun ya . ilustrasi aja ya gaes ya

__ADS_1


__ADS_2